News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangladesh Siap Rusak Skenario Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026: Kami di Sini Bukan untuk Berlibur!

Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, mengaku bahwa para anak asuhnya memiliki motivasi tinggi jelang menghadapi Timnas Indonesia. Bahkan, skuadnya siap menjegal Garuda demi lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Rabu, 30 September 2026 - 13:06 WIB
Pelatih Timnas Bangladesh Thomas Dooley
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, mengaku bahwa para anak asuhnya memiliki motivasi tinggi jelang menghadapi Timnas Indonesia. Bahkan, skuadnya siap menjegal Garuda demi lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

‎Timnas Indonesia harus mewaspadai ambisi Bangladesh yang berjanji memberikan perlawanan habis-habisan pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Situasi tersebut bisa menjadi ganjalan bagi skuad Garuda yang membutuhkan kemenangan dengan banyak gol demi menjaga peluang menuju partai final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi laga penentuan bagi pasukan John Herdman dalam persaingan memperebutkan posisi teratas Grup A.

‎Kemenangan menjadi target mutlak yang harus didapatkan Indonesia pada pertandingan tersebut. Namun, skuad Garuda juga perlu memperhatikan jumlah gol karena masih bersaing ketat dengan Malaysia.

‎Indonesia membutuhkan produktivitas gol yang lebih baik apabila Malaysia juga berhasil mendapatkan kemenangan pada pertandingan terakhirnya. Harimau Malaya akan menghadapi Singapura pada waktu yang bersamaan.

‎Kondisi itu membuat munculnya harapan skuad Garuda bisa mencetak banyak gol ke gawang Bangladesh. Apalagi, calon lawannya sudah dipastikan tersingkir setelah gagal mendapatkan poin dari dua pertandingan pertama.

‎Bangladesh mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kekalahan telak 0-3 dari Malaysia. Tigers of Bengal kemudian kembali gagal mendapatkan angka setelah takluk 0-1 ketika menghadapi Singapura.

‎Meski demikian, Bangladesh tidak datang ke pertandingan terakhir untuk sekadar menyelesaikan kewajibannya. Thomas Dooley memastikan anak asuhnya tetap mempunyai motivasi besar ketika berhadapan dengan Indonesia.

‎Dooley menuntut seluruh pemain Bangladesh memberikan kemampuan maksimal sepanjang pertandingan. Ia tidak ingin melihat anak asuhnya kehilangan semangat bertarung meski kesempatan untuk melanjutkan perjalanan di turnamen sudah tertutup.

‎"Kami telah membicarakan betapa kami harus berjuang demi negara, penggemar, keluarga, dan federasi. Kami di sini bukan untuk berlibur, melainkan untuk bertarung melawan tim-tim yang peringkatnya jauh di atas kami," ujar Thomas Dooley.

‎"Kami harus berani bertarung; kami tidak bisa bermain hanya dengan sepuluh, sembilan, atau delapan pemain di lapangan. Setiap orang harus memberikan segalanya," tambahnya. 

‎Keyakinan Dooley juga muncul setelah melihat perkembangan permainan Bangladesh dalam dua pertandingan sebelumnya. Kekalahan tipis dari Singapura dianggap menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan ketika mereka dihajar Malaysia pada laga pertama.

‎Perkembangan tersebut ingin diteruskan saat menghadapi Indonesia di SUGBK. Dooley menyadari lawannya memiliki kualitas lebih baik, tetapi kondisi itu tidak membuat Bangladesh menyerah sebelum pertandingan dimulai.

‎"Kami menghadapi tim yang bagus. Apakah mereka sebagus Bahrain atau tim-tim peringkat 100 besar? Belum tentu. Namun, mereka lebih baik daripada kami saat ini, dan kami masih bisa berkembang," kata pelatih yang pernah malang melintang di sepak bola Asia Tenggara. 

‎"Peningkatan selalu datang ketika Anda berbuat kesalahan lalu memperbaikinya, atau ketika Anda menemukan taktik yang berhasil dan mendatangkan rasa percaya diri," sambungnya. 

Selain menuntut semangat bertarung, Dooley ingin Bangladesh lebih berani menguasai dan memainkan bola. Ia tidak ingin anak asuhnya terlalu mudah menggunakan umpan panjang yang justru berpotensi membuat penguasaan bola kembali berpindah kepada lawan.

‎Pendekatan tersebut menjadi salah satu aspek yang ingin diperbaiki Bangladesh sebelum menghadapi Indonesia. Dooley ingin para pemainnya memainkan sepak bola dengan bola di kaki ketimbang menghabiskan energi untuk terus mengejar penguasaan lawan.

‎"Karena secara statistik, 90 persen umpan lambung jarak jauh akan hilang begitu saja. Anda kehilangan bola lalu terpaksa mengejarnya. Saya suka memainkan sepak bola, bukan mengejar bola," ucap Dooley. 

‎"Saat melawan Malaysia, rata-rata pemain kami berlari sejauh 9.500 hingga 10.000 meter. Itu jarak yang sangat jauh. Namun, 8.000 meter di antaranya dihabiskan hanya untuk mengejar bola. Itu bukan permainan yang baik," tutupnya. 

‎(igp/rda) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendadak Viral, Ternyata Universitas Negeri di Karawang ini Dulu Pernah Menjadi Lokasi Syuting Nikita Willy

Mendadak Viral, Ternyata Universitas Negeri di Karawang ini Dulu Pernah Menjadi Lokasi Syuting Nikita Willy

Sebuah universitas negeri di Kabupaten Karawang mendadak viral di media sosial karena kemunculan video lawas saat dipakai sebagai lokasi syuting Nikita Willy.
Babak Baru Kasus Pelecehan Seksual Guru ke Murid di Tangsel

Babak Baru Kasus Pelecehan Seksual Guru ke Murid di Tangsel

Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswa oleh seorang guru Insan Cendikia Madani di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memasuki babak baru.
Kuliah Gratis Ditanggung 100 Persen, Ratusan Mahasiswa Baru Terima Beasiswa Penuh di Unisbar

Kuliah Gratis Ditanggung 100 Persen, Ratusan Mahasiswa Baru Terima Beasiswa Penuh di Unisbar

Universitas Sumatera Barat (Unisbar) kembali membuktikan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui penyediaan program beasisw
4 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 2 Oktober 2026

4 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 2 Oktober 2026

Karier makin bersinar! 4 zodiak ini diprediksi paling beruntung besok, 2 Oktober 2026. Ada yang dipercaya pegang peran penting hingga dapat pengakuan.
Gagal Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Nino Ungkap Biang Kerok Kekalahan atas Myanmar di Partai Final 

Gagal Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Nino Ungkap Biang Kerok Kekalahan atas Myanmar di Partai Final 

Tim Mobile Legend: Bang Bang Indonesia, gagal membawa pulang medali emas Asian Games 2026 setelah takluk dari Myanmar di partai final, hari Kamis 1 Oktober.
MUI Minta Aparat Cabut Izin Konser Israel Houghton di Jakarta Jika Ada Agenda Propaganda Zionis

MUI Minta Aparat Cabut Izin Konser Israel Houghton di Jakarta Jika Ada Agenda Propaganda Zionis

Rencana perhelatan konser musik rohani bertajuk "Til The Whole World Knows Tour 2026" yang memboyong musisi peraih Grammy asal Amerika Serikat, Israel Houghton,

Trending

Klasemen Medali Asian Games 2026, Kamis 1 Oktober Pagi: Tim Indonesia Melesat Usai Desak Made Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Kamis 1 Oktober Pagi: Tim Indonesia Melesat Usai Desak Made Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Kamis (1/10/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia langsung melesat usai cabang olahraga (cabor) panjat tebing menyumbangkan satu emas.
Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan Gantikan Dudung Abdurachman

Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan Gantikan Dudung Abdurachman

Reshuffle kabinet, Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi dirinya akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Bintang Timnas Voli Indonesia Fauzan Nibras Soroti Perkembangan Perlengkapan Olahraga

Bintang Timnas Voli Indonesia Fauzan Nibras Soroti Perkembangan Perlengkapan Olahraga

Bintang Timnas Voli Putra Indonesia, Fauzan Nibras terus menunjukkan perkembangan dalam perjalanan kariernya sebagai seorang atlet profesional. Hal ini tak lepas dari sejumlah aspek pendukung hingga akhirnya mampu mendapatkan tempat di level senior.
Lapas Sukamiskin Copot AC Imbas "Apartemen Mewah" di Lapas Cibinong, Kalapas: Bangunan Peninggalan Belanda Tanpa AC Sudah Dingin

Lapas Sukamiskin Copot AC Imbas "Apartemen Mewah" di Lapas Cibinong, Kalapas: Bangunan Peninggalan Belanda Tanpa AC Sudah Dingin

Lapas Sukamiskin mencopot AC atau pendingin ruangan menyusul temuan sejumlah fasilitas sekelas “apartemen mewah” di Lapas Cibinong oleh Ombudsman RI. 
Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar dunia olahraga. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Sambut Kepulangan Atlet Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir: Fokus Selanjutnya Olimpiade 2028

Sambut Kepulangan Atlet Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir: Fokus Selanjutnya Olimpiade 2028

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mulai mengarahkan fokus atlet Indonesia ke Olimpiade Los Angeles 2028 usia berjuang di Asian Games 2026.
Nasib Korban Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Kampus Negeri Karawang, Benarkah Cedera?

Nasib Korban Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Kampus Negeri Karawang, Benarkah Cedera?

Wakil Rektor UNSIKA, Mayasari mengatakan, korban dalam keadaan baik-baik saja dan tidak mengalami cedera setelah diduga mengalami pengeroyokan oleh 2 mahasiswa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT