Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - John Herdman mengaku terkejut melihat Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura. Hasil tersebut terjadi pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Hasil itu terasa aneh karena Singapura datang dengan status sebagai tim yang sudah lolos Piala Asia 2027. Sementara itu, Malaysia justru tidak berhasil mengamankan tiket ke turnamen tersebut.
Singapura memastikan tempat di Piala Asia 2027 setelah mengalahkan Hong Kong 2-1 pada November 2025. Kelolosan itu menjadi pencapaian penting bagi The Lions di level Asia.
Namun, status tersebut tidak mampu mencegah Singapura mengalami kekalahan telak dari Malaysia. Enam gol bersarang di gawang The Lions dalam pertandingan yang berlangsung di Bandung.
Pertandingan Malaysia kontra Singapura berlangsung bersamaan dengan duel Indonesia melawan Bangladesh. Laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu berakhir dengan kemenangan besar Indonesia 9-2.
Herdman mengetahui hasil pertandingan Malaysia setelah melihat perkembangan laga secara bersamaan. Pelatih Timnas Indonesia itu bahkan mengaku sulit memahami bagaimana skor 6-0 bisa terjadi.
"Kami tahu apa yang terjadi dalam pertandingan lainnya. Kami hanya tidak tahu bagaimana mungkin Malaysia bisa mengalahkan Singapura 6-0," ujar Herdman dalam konferensi pers.
Pelatih asal Inggris tersebut memiliki alasan untuk terkejut dengan hasil itu. Menurutnya, pertemuan Malaysia dan Singapura biasanya berlangsung lebih ketat.
"Kalau melihat sejarah pertemuan mereka, itu belum pernah terjadi sebelumnya. Biasanya skornya 1-1, 2-1, atau 2-0," kata Herdman.
Herdman menyebut skor terbesar dalam pertemuan kedua tim sebelumnya adalah 4-1. Karena itu, kemenangan Malaysia dengan selisih enam gol berada di luar perkiraannya.
Hasil tersebut juga menjadi bagian dari persaingan ketat Grup A. Malaysia membutuhkan kemenangan besar karena Indonesia juga sedang mengejar selisih gol di Jakarta.
Herdman bahkan sempat memberi tahu para pemainnya bahwa Indonesia masih membutuhkan satu gol untuk mengamankan posisi mereka. Informasi itu kemudian membuat Elkan Baggott sempat mengira sang pelatih sedang menjalankan taktik psikologis.
"Dia mengira itu sebuah trik atau taktik. Sampai Emil dengan jelas mengatakan kepadanya, 'Elkan, kita butuh satu gol lagi,'" tutur Herdman.
Indonesia akhirnya mencetak sembilan gol ke gawang Bangladesh. Dua gol pada masa tambahan waktu membuat Garuda melewati Malaysia dan finis sebagai pemuncak Grup A.
Meski Malaysia menang 6-0 atas Singapura, hasil tersebut tetap tidak cukup untuk membawa mereka ke final. Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi tujuh poin, tetapi Garuda unggul dalam jumlah gol yang dicetak.
Bagi Singapura, kekalahan telak tersebut menutup perjalanan mereka di Grup A. The Lions finis di posisi ketiga setelah sebelumnya kalah dari Indonesia dan menang atas Bangladesh.
Herdman sendiri menilai kemenangan Indonesia 9-2 atas Bangladesh bukan kemenangan terbesar dalam kariernya. Namun, pelatih tersebut menyebut pertandingan itu sebagai salah satu laga paling tidak biasa yang pernah dijalaninya.
"Ini adalah pertandingan paling gila yang pernah saya jalani," ujar Herdman. Sebelumnya, ia pernah membawa Kanada menang 11-0 atas Kepulauan Cayman pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.
(sub)
Load more