News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kualitas Timnas Indonesia Diakui Usai Pesta Setengah Lusin Gol Lebih atas Bangladesh: Garuda Beda Kelas, Sulit Menyainginya

Timnas Indonesia tunjukkan perbedaan kualitas saat hadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda tutup laga dengan kemenangan telak 9-2, Kamis (01/10/2026).
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:12 WIB
Timnas Indonesia Vs Bangladesh
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia menunjukkan perbedaan kualitas saat menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda menutup laga dengan kemenangan telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (01/10/2026).

Hasil tersebut memastikan Indonesia finis di puncak Grup A. Garuda unggul produktivitas gol atas Malaysia yang juga mengoleksi poin sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia tampil agresif sejak awal pertandingan. Skuad asuhan John Herdman mampu menciptakan banyak peluang hingga mencetak sembilan gol.

Pada pertandingan lainnya, Malaysia juga meraih kemenangan besar atas Singapura. Harimau Malaya menang 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Hasil kedua laga tersebut membuat persaingan posisi teratas Grup A berlangsung ketat. Indonesia akhirnya berada di puncak berkat keunggulan selisih gol.

Penampilan Garuda mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai pertandingan melawan Indonesia memiliki perbedaan yang jelas dibandingkan laga sebelumnya.

"Kami bisa melihat itu sejak awal. Pertandingan ini berbeda dengan apa yang kami lihat ketika Indonesia melawan Singapura," ujar Dooley dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Pelatih asal Jerman tersebut juga menyoroti perbedaan kualitas kedua tim. Menurutnya, aspek umpan, kontrol bola, hingga kekuatan fisik menjadi pembeda di lapangan.

"Kami juga bisa melihat perbedaan kualitas tim, terutama dalam hal umpan, menerima bola, serta fisik," kata Dooley.

Dooley bahkan menyebut rata-rata pemain Indonesia memiliki postur lebih tinggi. Perbedaan tersebut membuat Bangladesh kesulitan mengimbangi permainan Garuda sepanjang pertandingan.

"Pemain mereka rata-rata 10 sampai 20 sentimeter lebih tinggi dibandingkan pemain kami. Jadi, pertandingan sejak awal sangat sulit," tuturnya.

Bangladesh juga kesulitan menjalankan pressing yang sebelumnya sudah dipersiapkan. Situasi tersebut membuat para pemain Indonesia memiliki ruang untuk mengembangkan permainan.

"Kami tidak melakukan pressing di lini tengah sebanyak yang sudah kami bicarakan sebelumnya. Kami lebih banyak berdiri di antara pemain lawan, bukan benar-benar menempel mereka," ujar Dooley.

Menurutnya, ruang yang diberikan kepada Indonesia menjadi masalah besar. Para pemain Garuda mampu memanfaatkannya untuk membangun kombinasi di lini serang.

"Ini membuat Indonesia memiliki sedikit ruang untuk melakukan kombinasi satu sama lain," kata Dooley. Teknik individu pemain Indonesia juga mendapat sorotan dari sang pelatih.

"Anda juga bisa melihat teknik para pemain mereka yang luar biasa, dan mereka memanfaatkannya. Bagi kami, sudah jelas pertandingan ini akan sangat sulit," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Thailand yang menjadi juara Grup B di partai puncak. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin mendatang.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

Mahkamah Agung mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang. Ini tahapan selanjutnya

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

Mahkamah Agung mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang. Ini tahapan selanjutnya
Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Bongkar Pesan Khusus Prabowo: Bukan Urusan Teknis

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Bongkar Pesan Khusus Prabowo: Bukan Urusan Teknis

Rocky Gerung menjelaskan tugas Wantimpres setelah dilantik Presiden Prabowo. Ia menegaskan fungsi dewan adalah kritis terhadap kebijakan, bukan menangani
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT