News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Wasit FIFA dari Malaysia Singgung Insiden Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh: Ada Kesalahpahaman di Sana

Eks wasit FIFA asal Malaysia, Subkhiddin Mohd Salleh, menyoroti insiden tambahan waktu dalam laga Timnas Indonesia vs Bangladesh. Ia menduga ad miskomunikasi.
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:31 WIB
Keributan di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan wasit FIFA asal Malaysia, Subkhiddin Mohd Salleh, menyoroti insiden tambahan waktu dalam laga Timnas Indonesia vs Bangladesh. Ia menduga terjadi miskomunikasi dalam proses penentuan injury time.

Kontroversi tersebut terjadi saat laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Papan tambahan waktu awalnya menunjukkan dua menit sebelum kemudian berubah menjadi tujuh menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan tersebut menjadi perhatian karena Indonesia mampu mencetak dua gol pada masa tambahan waktu. Garuda akhirnya menang telak 9-2 atas Bangladesh pada Kamis (1/10/2026).

Dua gol di penghujung pertandingan turut memengaruhi posisi Indonesia di Grup A. Skuad Garuda akhirnya unggul atas Malaysia dalam produktivitas gol dan melaju ke final.

Menurut Subkhiddin, perubahan tambahan waktu seharusnya melalui proses komunikasi yang jelas. Setiap keputusan perlu dikonfirmasi sebelum informasi tersebut ditampilkan kepada publik.

"Sebelum wasit keempat menandakan waktu tambahan dua menit, ia seharusnya sudah menerima konfirmasi dari wasit utama," kata Subkhiddin dikutip dari Berita Harian, Sabtu (3/10/2026).

Ia menjelaskan, wasit keempat juga perlu mendapat informasi dari petugas VAR. Hal itu berkaitan dengan waktu yang terpakai selama peninjauan maupun penghentian pertandingan.

"Petugas VAR kemudian akan memberi tahu wasit keempat dan mendapatkan konfirmasi dari wasit," lanjut Subkhiddin. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan durasi tambahan waktu.

Subkhiddin menerangkan bahwa injury time dihitung berdasarkan waktu yang terbuang selama pertandingan. Beberapa faktor yang diperhitungkan antara lain cedera, pergantian pemain, selebrasi gol, dan pemeriksaan VAR.

Karena itu, ia menilai perubahan dari dua menjadi tujuh menit tidak bisa langsung dianggap sebagai kesalahan wasit keempat. Ada kemungkinan persoalan tersebut muncul akibat komunikasi antarperangkat pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin saja setelah dia menampilkan dua menit, wasit kemudian menyadari adanya kesalahan teknis," ujar Subkhiddin. Menurutnya, koreksi bisa saja terjadi setelah wasit menerima informasi tambahan dari tim VAR.

Ia juga membuka kemungkinan adanya kesalahpahaman saat proses komunikasi berlangsung. Situasi tersebut dapat membuat informasi yang diterima wasit keempat berbeda sebelum keputusan akhirnya diperbarui.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Siaran Langsung Port FC Vs Persib di ACC Hari Ini, Kick-off Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?

Jadwal Siaran Langsung Port FC Vs Persib di ACC Hari Ini, Kick-off Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?

Jadwal siaran langsung Port FC vs Persib hari ini, Kamis 8 Oktober 2026. Simak jam kick-off, stasiun TV, dan link live streaming Maung Bandung di Thailand.
Taisei Marukawa Bisa Jadi Debutan Baru John Herdman, Jalani Naturalisasi Demi Bisa Bela Timnas Indonesia

Taisei Marukawa Bisa Jadi Debutan Baru John Herdman, Jalani Naturalisasi Demi Bisa Bela Timnas Indonesia

Taisei Marukawa tengah menjalani naturalisasi jalur mandiri setelah lima tahun tinggal di Indonesia. Dia pun menargetkan untuk bisa membela Timnas Indonesia. 
Cristiano Ronaldo Akhirnya Bongkar Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Tegaskan Belum Pensiun

Cristiano Ronaldo Akhirnya Bongkar Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Tegaskan Belum Pensiun

Cristiano Ronaldo akhirnya blak-blakan mengungkap alasan di balik keputusannya meninggalkan timnas Portugal. Meski mengakui tindakannya layak mendapat hukuman.
Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo meminta profesionalisme TNI-Polri diperkuat menghadapi ancaman baru. Kemampuan intelektual, teknologi, pendidikan, dan latihan menjadi sorotan.
Literasi Keuangan Makin Naik, Tapi Literasi Asuransi Turun: Gen Z Paling Berisiko?

Literasi Keuangan Makin Naik, Tapi Literasi Asuransi Turun: Gen Z Paling Berisiko?

Gen Z semakin mudah mengakses layanan keuangan digital, tetapi literasi asuransi masih rendah. Ini pentingnya edukasi finansial bagi mahasiswa sejak dini.
Review Film Bapak Paling Jujur: Ketika Calon Gubernur Tak Bisa Bohong, Tapi Justru Kehilangan Filter

Review Film Bapak Paling Jujur: Ketika Calon Gubernur Tak Bisa Bohong, Tapi Justru Kehilangan Filter

Review film Bapak Paling Jujur, drama komedi Fajar Nugros tentang calon gubernur yang tak bisa berbohong dan kehilangan filter dalam berbicara. Bagaimana

Trending

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo meminta profesionalisme TNI-Polri diperkuat menghadapi ancaman baru. Kemampuan intelektual, teknologi, pendidikan, dan latihan menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT