News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jurnalis The Guardian Soroti Juara Timnas Indonesia, Ada Apa di Balik Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026?

Jurnalis The Guardian, John Duerden, mempertanyakan relevansi gelar juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan menyoroti kepentingan politik Gianni
Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:21 WIB
Timnas Indonesia, Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 yang diraih Timnas Indonesia ternyata tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif. John Duerden, jurnalis media Inggris The Guardian, justru mempertanyakan relevansi turnamen tersebut dan menyoroti alasan FIFA menghadirkan kompetisi baru di Asia Tenggara. 

Kritiknya tidak hanya menyentuh kualitas penyelenggaraan, tetapi juga status Indonesia sebagai juara kawasan setelah mengalahkan Thailand di partai final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia sukses mengangkat trofi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti. Kemenangan itu disambut meriah oleh sekitar 70.000 penonton yang memadati stadion. 

Bagi Indonesia, gelar tersebut menjadi pencapaian tersendiri setelah sekian lama belum pernah menjuarai kompetisi sepak bola Asia Tenggara.

Namun, menurut Duerden, keberhasilan tersebut perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas. FIFA ASEAN Cup merupakan turnamen baru yang dinilai berpotensi tidak relevan karena kawasan ini telah memiliki kompetisi regional yang berlangsung secara berkala. 

Ia juga mengaitkan kehadiran turnamen tersebut dengan langkah Presiden FIFA Gianni Infantino memperkuat hubungan dengan asosiasi sepak bola Asia menjelang pemilihan presiden FIFA.

The Guardian Pertanyakan Relevansi Gelar Juara Timnas Indonesia

Dalam tulisannya, Duerden menilai keputusan FIFA memberikan hak tuan rumah kepada Indonesia merupakan langkah strategis. Indonesia memiliki motivasi besar untuk meraih gelar juara Asia Tenggara, sementara turnamen anyar tersebut masih menghadapi persoalan popularitas dan penerimaan publik.

"Ini langkah cerdas FIFA memberi hak tuan rumah kepada Indonesia terhadap turnamen baru yang terancam tidak perlu, tidak diinginkan, dan hampir tidak diperhatikan."

Duerden kemudian menyoroti ambisi Indonesia yang akhirnya berhasil mengangkat trofi setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti.

"Indonesia sangat menginginkan kesuksesan setelah tidak pernah menjadi juara Asia Tenggara," tulis John Duerden.

Meski demikian, status Indonesia sebagai juara kawasan juga menjadi pertanyaan tersendiri. Duerden menyinggung keberhasilan Vietnam menjuarai Hyundai ASEAN Cup, kompetisi regional yang sudah lebih dahulu berlangsung dan edisi terbarunya berakhir pada Agustus 2026.

"Apakah itu berarti Indonesia adalah juara Asia Tenggara mengingat kesuksesan Vietnam di musim panas lalu mungkin bergantung pada siapa yang Anda tanya."

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan yang disoroti bukan semata-mata kemenangan Indonesia, melainkan relevansi kompetisi baru dalam menentukan siapa yang layak disebut sebagai penguasa sepak bola Asia Tenggara.

FIFA ASEAN Cup Dikritik, AFC hingga Penyiar Kurang Antusias

FIFA ASEAN Cup hadir ketika kawasan tersebut sebenarnya sudah memiliki Hyundai ASEAN Cup, yang diselenggarakan sejak 1996. Pengumuman turnamen baru oleh Infantino pada Oktober sebelumnya pun memunculkan pertanyaan mengenai urgensi kompetisi tambahan tersebut.

Duerden juga menyebut Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kurang terkesan dengan langkah FIFA mengumumkan turnamen baru di wilayah yang berada dalam lingkup sepak bola Asia.

"AFC kurang terkesan dengan kehadiran badan dunia tersebut di wilayahnya dan pengumuman turnamen baru," tulisnya.

Persoalan lain muncul dari partisipasi negara undangan. China dan India, yang dipandang memiliki potensi pasar penonton sangat besar, akhirnya menolak tampil. Keduanya memilih menjalani pertandingan internasional lain.

"Akan tetapi dapat dimengerti untuk menarik sebagian dari 2,8 miliar potensi pemirsa. Meski pada akhirnya, keduanya menolak," imbuh Duerden.

Antusiasme penyiar televisi juga menjadi catatan. Sejumlah negara membutuhkan waktu untuk menentukan partisipasi siaran, sedangkan penggemar di Thailand disebut menyaksikan pertandingan final melalui kanal FIFA karena tidak membeli hak siar.

"Stasiun televisi juga tampaknya tidak terlalu antusias, dan butuh waktu bagi sebagian besar wilayah untuk mendaftar, fan Thailand bahkan menonton final di saluran FIFA."

Duerden turut menyoroti tidak dirilisnya angka kehadiran penonton secara keseluruhan. Menurutnya, kursi kosong menjadi pemandangan yang menonjol dalam sejumlah pertandingan, meskipun laga final Indonesia kontra Thailand dipadati puluhan ribu suporter.

Gianni Infantino Disorot Jelang Pemilihan Presiden FIFA

Di luar persoalan turnamen, Duerden mengangkat dimensi politik di balik aktivitas Infantino di Asia. Menjelang pemilihan presiden FIFA, tokoh berusia 56 tahun tersebut melakukan kunjungan ke sejumlah asosiasi sepak bola di kawasan itu.

"Bukan kebetulan, mengingat pemilihan presiden FIFA semakin dekat, tetapi Gianni Infantino telah mengunjungi berbagai asosiasi anggota Asia."

Duerden mencatat kunjungan Infantino ke Makau untuk meresmikan kantor pusat baru, penandatanganan kesepakatan pembangunan stadion nasional di Mongolia, serta pembukaan lapangan mini FIFA Arena di Uzbekistan.

"Ia menghadiri upacara di Makau untuk meresmikan kantor pusat baru, menandatangani perjanjian di Mongolia untuk membangun stadion nasional baru."

"Kemudian di Uzbekistan membuka lapangan mini FIFA Arena. Semua langkah bijak mengingat Asia masih terpecah dalam perebutan posisi tertinggi di dunia sepak bola," pungkas John Duerden.

Sorotan tersebut mengisyaratkan bahwa FIFA ASEAN Cup tidak bisa dilepaskan dari konteks hubungan politik dan kelembagaan sepak bola internasional. Meski Indonesia memperoleh gelar yang bersejarah, kritik Duerden mengingatkan bahwa keberhasilan di lapangan dan legitimasi sebuah turnamen merupakan dua persoalan berbeda.

Pada akhirnya, gelar juara tetap menjadi pencapaian Timnas Indonesia. Namun, relevansi FIFA ASEAN Cup dan kepentingan di balik penyelenggaraannya masih menjadi bahan perdebatan di tengah sepak bola Asia Tenggara.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Conor McGregor Tiba-tiba Muncul di TikTok sambil Gendong Anak Kambing, Singgung Pengumuman Besar

Conor McGregor Tiba-tiba Muncul di TikTok sambil Gendong Anak Kambing, Singgung Pengumuman Besar

Legenda UFC Conor McGregor membuat kejutan saat debut di TikTok dengan menggendong anak kambing dan menyampaikan pengumuman besar di tengah masa pemulihannya.
Tindak Lanjuti Arahan Mendagri, BNPP dan Kementerian PU Bahas Progres Infrastruktur di Wilayah Perbatasan Kaltara

Tindak Lanjuti Arahan Mendagri, BNPP dan Kementerian PU Bahas Progres Infrastruktur di Wilayah Perbatasan Kaltara

BNPP RI menggelar pertemuan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna meninjau perkembangan pembangunan jaringan jalan dan jembatan di beranda depan Kalimantan Utara (Kaltara). 
Tren Lari Makin Ramai, Mau Ikut Marathon ke Luar Negeri? Ini Strategi Fisik dan Finansial yang Wajib Disiapkan

Tren Lari Makin Ramai, Mau Ikut Marathon ke Luar Negeri? Ini Strategi Fisik dan Finansial yang Wajib Disiapkan

Tren marathon makin populer. Simak cara menghitung biaya lomba, menyusun target tabungan, dan menyiapkan finansial sebelum berlari ke luar negeri.
KPK Beberkan OTT di BNPB: Diduga Terkait Pengadaan Barang dan Jasa serta Dana Siap Pakai Bencana

KPK Beberkan OTT di BNPB: Diduga Terkait Pengadaan Barang dan Jasa serta Dana Siap Pakai Bencana

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan perkara di balik operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Inilah Ujian Berat Megatron di Kovo Cup 2026 dalam Debutnya Bersama Hyundai Hillstate

Inilah Ujian Berat Megatron di Kovo Cup 2026 dalam Debutnya Bersama Hyundai Hillstate

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi bakal melakoni ujian debut resmi yang diprediksi berlangsung panas bersama klub barunya Hyundai Hillstate ..
Perkuat Solusi Digital dan Pemberdayaan Pesisir, Pertamina Trans Kontinental Borong Trofi Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Perkuat Solusi Digital dan Pemberdayaan Pesisir, Pertamina Trans Kontinental Borong Trofi Marketeers Editor’s Choice Award 2026

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menorehkan prestasi gemilang dengan menyapu bersih empat penghargaan sekaligus dalam ajang Marketeers Editor’s Choice Award (MECA) 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (12/10). 

Trending

Conor McGregor Tiba-tiba Muncul di TikTok sambil Gendong Anak Kambing, Singgung Pengumuman Besar

Conor McGregor Tiba-tiba Muncul di TikTok sambil Gendong Anak Kambing, Singgung Pengumuman Besar

Legenda UFC Conor McGregor membuat kejutan saat debut di TikTok dengan menggendong anak kambing dan menyampaikan pengumuman besar di tengah masa pemulihannya.
Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Moma Bassoko, rival terberat Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, tampil gemilang dengan 25 poin saat mengantarkan Korea Expressway Hi-Pass menumbangkan juara
Update Kasus Viral Pria Intip Pria di Toilet Mal Bekasi, Polisi Ungkap Kelanjutannya

Update Kasus Viral Pria Intip Pria di Toilet Mal Bekasi, Polisi Ungkap Kelanjutannya

Polisi ungkap kelanjutan kasus dugaan insiden pelecehan berupa aksi pengintipan di fasilitas toilet salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Bintang Timnas Voli Indonesia, Rivan Nurmulki akan kembali berkarier di luar negeri. Pemain yang berposisi sebagai opposite itu bergabung dengan The Cong Tan Cang pada putaran kedua Liga Voli Vietnam 2026.
Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sahabat Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, akhirnya comeback ke lapangan setelah sempat setahun menjadi komentator dan langsung membantu Pink Spiders menang.
Top Skor KOVO Cup 2026: Kangkangi Gyselle Silva dan Moma Bassoko, Yensey Kindelan Jadi Pemain Tersubur di Pramusim

Top Skor KOVO Cup 2026: Kangkangi Gyselle Silva dan Moma Bassoko, Yensey Kindelan Jadi Pemain Tersubur di Pramusim

Top skor KOVO Cup 2026, di mana sejumlah pemain asing menguasai papan atas termasuk Yensey Kindelan sebagai pemain tersubur di turnamen pramusim.
Profil Timnas Kuwait yang Dikabarkan Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026

Profil Timnas Kuwait yang Dikabarkan Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026

Timnas Kuwait dikabarkan akan menjadi lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026. Warta ini mencuat melalui jurnalis Kuwait pada Selasa (13/10/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT