News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Resmi Debut dengan Timnas Indonesia, Keteguhan Hati Mathew Baker Diuji Setelah Media Australia Ungkap Fakta Ini

Mathew Baker pun telah debut bersama Timnas Indonesia ketika tampil di laga uji coba internasional melawan Oman pada Juni 2026 lalu.
Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB
Mathew Baker di laga Timnas Indonesia vs Oman
Sumber :
  • Instagram @mat_baker09

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain keturunan Indonesia, Mathew Baker bisa jadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang masih memiliki paspor ganda. 

Bukan karena dapat keuntungan tertentu, melainkan Mathew Baker belum berusia 21 tahun ketika debut dengan Timnas Indonesia yang membuatnya masih memiliki dua paspor, Indonesia dan Australia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mathew Baker pun telah debut bersama Timnas Indonesia ketika tampil di laga uji coba internasional melawan Oman pada Juni 2026 lalu.

Saat itu, Mathew Baker tampil dari bangku cadangan dan bermain selama 10 menit untuk mempertahankan keunggulan 3-0 Timnas Indonesia atas Oman. 

Dia pun mendapatkan pujian dengan mampu bermain apik dalam sisa pertandingan tersebut. 

Walau sudah resmi mendapatkan debut bersama Timnas Indonesia, ternyata keteguhan hati Mathew Baker diuji setelah media asal Australia, Futbol Australia melaporkan bahwa Socceroos masih menaruh minat pada Mathew Baker.

"Sepertinya Australia mencoba untuk mendekati Mathew Baker untuk bermain dengan tim nasional walau ada fakta di mana bek Melbourne City tersebut sudah debut bersama Timnas Indonesia," tulis laporan Futbol Australia, dikutip Selasa (3/11/2026). 

Bukan rahasia lagi jika Australia memang menaruh minat pada pemain yang memiliki darah batak ini. Sebelumnya, Mathew Baker sempat dipanggil Timnas Australia U-17 sebelum akhirnya memiliki Timnas Indonesia U-17. 

Bahkan Mathew Baker sempat menjadi lawan bagi Australia ketika tampil di Kualifikasi Piala Asia U-17 dan Piala AFF U-19. 

Keputusan pun ada di tangan Mathew Baker, hal ini karena regulasi FIFA tetap bisa memberikan opsi 'one-time switch' alias perpindahan sekali seumur hidup yang masih berlaku pada kasus Mathew Baker. 

Menariknya, Futbol Australia mengklaim hal ini akan sulit didapatkan Socceroos mengingat Mathew Baker tetap teguh untuk membela Timnas Indonesia. 

"Respons dari pemain kelahiran Melbourne ini adalah tetap setia pada negara asal ibunya," tutup laporan Futbol Australia. 

Opsi 'one-tim switch' ini sebenarnya tak terlalu menguntungkan Mathew Baker mengingat ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh sang pemain sebelum bisa berpindah dari Timnas Indonesia ke Australia. 

Sebut saja ada batasan jumlah laga bersama tim senior, dengan hanya bermain tiga pertandingan resmi dengan status laga uji coba internasional. Sehingga ketika Mathew Baker sudah tampil di Piala Asia, maka opsi tersebut tak lagi berlaku. 

Usia Mathew Baker yang masih 17 tahun memang membuat opsi 'one-time switch' masih sangat mungkin diambil, hal ini karena ada periode waktu tunggu selama tiga tahun sejak terakhir kali Mathew Baker bermain untuk Timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ini akan merugikan bagi Mathew Baker yang selama ini menjadi andalan Nova Arianto untuk tampil bersama Timnas Indonesia level junior. 

Jika Mathew Baker absen selama tiga tahun membela Timnas Indonesia, dia akan melewatkan berbagai kompetisi penting  bahkan peluang untuk masuk dalam skuad final Piala Asia. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)
Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT