News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pada Media Australia, Mathew Baker Mantapkan Hati Tolak Pinangan Socceroos demi Timnas Indonesia

Mathew Baker menjadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang masih memiliki dua paspor, Indonesia dan Australia dengan debut di usia 17 tahun pada Juni 2024 lalu bersama Timnas Indonesia. 
Selasa, 3 November 2026 - 14:58 WIB
Pecahkan Rekor Timnas Indonesia di Usia 17 Tahun, Mathew Baker Tak Kuasa Tahan Air Mata usai Debut Lawan Oman
Sumber :
  • Instagram Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Mathew Baker memamerkan alasannya untuk memilih membela Merah Putih dibandingkan pinangan Socceroos. 

Mathew Baker menjadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang masih memiliki dua paspor, Indonesia dan Australia dengan debut di usia 17 tahun pada Juni 2024 lalu bersama Timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jauh sebelum dipanggil Timnas Indonesia, Mathew Baker sudah lebih dahulu memiliki dua paspor. Sampai akhirnya, Mathew Baker dilirik Timnas Indonesia dengan debut bersama Skuad Garuda Asia sampai akhirnya debut dengan tim senior. 

Pada media Australia, ABC Asia, Mathew Baker mengungkapkan keputusannya untuk membela Indonesia, tanah kelahiran ibunya alih-alih membela Australia. 

"Ini semua berawal pada 2024 lalu, di saat itulah saya memantapkan posisi saya, di Timnas Indonesia," kata Mathew Baker dikutip Selasa (3/11/2026). 

Mathew Baker saat itu mendapatkan dua panggilan negara sekaligus oleh Timnas Indonesia dan Australia untuk tampil di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 pada Agustus 2024 lalu. 

"Pada Agustus, saya dipanggil Timnas Australia, yang kemudian saya tolak untuk melanjutkan di Timnas Indonesia U-16," kenang Mathew Baker. 

Pemain berdarah batak ini mengakui saat itu tetap membuka kans untuk membela Australia mengingat dia baru tampil bersama Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF. 

"Ketika saya memiliki pilihan untuk bermain dengan tim senior, saya sebenarnya tidak berpikir untuk menutup pintu bagi Australia, saya hanya berpikir apa yang terbaik itu saya pada saat itu," tambahnya. 

Sampai akhirnya dia membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia U-17 2025. Saat itulah dia yakin bahwa membela Skuad Garuda adalah keputusan yang tepat untuknya. 

"Pertandingan-pertandingan itu sangat berbeda dengan sepak bola biasa karena ada aspek emosional berbeda," katanya. 

Hingga akhirnya Mathew Baker mendapatkan debut resmi bersama Timnas Indonesia senior pada Juni 2026 lalu. Baginya, bukan soal pilihannya untuk Timnas Indonesia ketika dia lahir dan besar di Australia, tapi bagaimana dia merasakan perasaan berbeda tiap kali mendapatkan panggilan negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagi saya, ini sebenarnya bukan soal memilih Indonesia dan Australia. Saya adalah anak Indonesia, anak Australia, saya mencintai dua negara ini," katanya. 

"Tapi saya merasakan begitu bayak kasih sayang dan rasa memiliki di sana, dan tidak ada alasan bagiku untuk pindah," kata Mathew Baker. (hfp)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.
Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Bisa Bantu Kerja Tanpa Sentuh HP, Samsung Siapkan Kacamata Pintar Berbasis AI: Bisa Terjemahkan Bahasa hingga Rangkum Rapat

Samsung Intelligent Eyewear dikabarkan meluncur Desember 2026. Kacamata pintar berbasis Android XR dan Gemini ini bisa menerjemahkan bahasa hingga merangkum
Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Media Sosial Negeri Jiran Sorot Pemain Kelahiran Bontang yang Bersinar di Kasta Teratas Liga Malaysia: Layak Dipanggil Timnas Indonesia

Tampil konsisten di Liga Malaysia membuat pemain lokal kelahiran Bontang mendapat sorotan media sosial Negeri Jiran dan dianggap layak ke Timnas Indonesia.
Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Tragedi LaLiga 2: Striker Tenerife Jesus de Miguel Meninggal Dunia usai Benturan Brutal di Lapangan

Penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia pada usia 30 tahun setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra dalam laga LaLiga 2 itu.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT