News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggal Ini Dalam Olahraga: 20 Januari 1968, Timnas Indonesia Tahan Iraq di Thailand

Timnas Indonesia pernah jadi kekuatan potensial di kawasan Asia. Pasukan Garuda dapat bersaing dengan negara-negara lain, seperti pada kualifikasi Olimpik 1968.
Jumat, 20 Januari 2023 - 06:37 WIB
Indonesia dapat atasi Iraq lagi pada kualifikasi Olimpik 1968.
Sumber :
  • tvonenews

tvOnenews.com – Timnas Indonesia pernah jadi kekuatan potensial di kawasan Asia. Pasukan Garuda dapat bersaing dengan negara-negara lain, seperti pada kualifikasi Olimpik 1968.

Tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia seperti menjadi pelanggan tetap yang kerap datang di Bangkok pada awal 1960-an. Di sela hadir pada dua penyelenggaraan Asian Games, 1966 dan 1970, Timnas juga ikut kualifikasi Olimpik 1968 di Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia masuk Grup B atau Grup 2, bersama tuan rumah Thailand dan Iraq. Seharusnya ada tiga peserta lain, tapi Hong Kong, Malaysia, dan Pakistan mengundurkan diri, sehingga tersisa hanya tiga kontestan dalam persaingan kualifikasi tahap awal.

 

Timnas Bersaing di Tingkat Asia

Panitia Olimpik menetapkan tiap Grup harus tetap berisi enam peserta. Lantaran tiga tim mundur, sistem pertandingan di Grup 2 berubah.

Bila Grup tetap berisi enam peserta, fase kualifikasi Olimpik seharusnya menggunakan pola setengah kompetisi, masing-masing tim bermain satu kali menghadapi lawan berbeda.

Namun sistem berubah, tiga peserta tersisa, yakni Indonesia, Thailand dan Iraq, kini harus saling berhadapan dua kali seolah menjalankan dua leg pertandingan.  

20 Januari 1968, Indonesia kembali bertemu Iraq. Setelah menang 2-1 pada pertandingan pertama, Timnas optimistis dapat melewati laga kedua dengan baik lagi di Bangkok.

 

Timnas Lebih Dulu Unggul Lagi

Laga kedua Iraq versus Indonesia memancing minat penonton lebih banyak ketimbang pertandingan pertama. Sebanyak 5.679 orang menyaksikan pertunjunkan di Supachalasai Stadium, Bangkok.

Gemuruh segera terdengar. Menit 22, wasit Norman Boswell asal Malaysia meniup peluit dan memberi isyarat telunjuk ke tengah lapangan yang menandakan pengesahan gol setelah Soetjipto Soentoro membuka skor bagi Indonesia.

Skor 1-0, Indonesia menjaga keunggulan sampai waktu untuk turun minum. Tim arahan pelatih Ernest Alberth Mangindaan percaya diri untuk merebut kemenangan kedua atas Iraq.

Tapi harapan tak berkembang jadi kenyataan. Seusai istirahat, tepat pada saat pertandingan berjalan satu jam, Iraq dapat menyamakan kedudukan 1-1 dengan Indonesia.

Seperti pada laga pertama, Nouri Dhiab kembali dapat menerobos pertahanan tim utusan PSSI dan membuat gol. Skor 2-1. Gol membuat Iraq bersemangat mengubah keadaan untuk membalas kekalahan 1-2 pada laga pertama.

Walau bagaimana pun upaya Iraq, Indonesia mampu mencegah serbuan lawan. Tim Merah-Putih pun berusaha menambah gol lagi pada sisa waktu tapi keadaan tidak berubah.

Sampai peluit terakhir berbunyi, skor 1-1 tidak berganti. 20 Januari 1968, Timnas Indonesia imbang 1-1 dengan Iraq pada pertandingan kualifikasi Olimpik 1968 Grup 2 di Bangkok, Thailand. (raw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harta Kekayaan Dua Wakil Menteri Keuangan, Harta Luky Alfirman Paling Fantastis

Harta Kekayaan Dua Wakil Menteri Keuangan, Harta Luky Alfirman Paling Fantastis

Berdasarkan data LHKPN di KPK Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Luky Alfirman tercatat memiliki harta kekayaan Rp52.827.928.569 atau sekitar Rp52,8 miliar.
Rival Megawati Hangestri Curi Perhatian di Jepang, Dijuluki 'Seperti Aktris'

Rival Megawati Hangestri Curi Perhatian di Jepang, Dijuluki 'Seperti Aktris'

Lee Da-hyeon, rival Megawati Hangestri di V-League, kini membuka petualangan baru di Jepang. Kehadirannya bersama NEC Red Rockets Kawasaki langsung jadi sorotan
Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan, Akademisi Nilai Bisa Percepat Hilirisasi hingga Kemandirian Energi

Bahlil Lahadalia Rangkap Jabatan, Akademisi Nilai Bisa Percepat Hilirisasi hingga Kemandirian Energi

Wahyudi mengatakan posisi Bahlil sebagai Menko sekaligus Menteri ESDM juga membuka peluang mengintegrasikan kebijakan pertambangan, energi, hilirisasi, dan investasi dari hulu hingga hilir. 
Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 5 Oktober 2026: Cancer Full Senyum Masalah Kelar, Scorpio Awas Terprovokasi Kabar Burung

Ramalan Zodiak Cinta Besok Senin 5 Oktober 2026: Cancer Full Senyum Masalah Kelar, Scorpio Awas Terprovokasi Kabar Burung

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Senin, 5 Oktober 2026, membawa energi yang menekankan pentingnya komunikasi terbuka serta keseimbangan ...
Hasil Cek KAI soal Insiden Kemarin, Ada Gangguan pada Sistem Penggerak Eskalator di Stasiun Duri

Hasil Cek KAI soal Insiden Kemarin, Ada Gangguan pada Sistem Penggerak Eskalator di Stasiun Duri

Pihak KAI segera lakukan perbaikan secara intensif oleh tim teknis untuk memastikan eskalator dapat berfungsi dengan baik di Stasiun Duri.
DPP Golkar: Rangkap Jabatan Menko Bahlil Perjelas Koordinasi dan Percepat Eksekusi Hilirisasi

DPP Golkar: Rangkap Jabatan Menko Bahlil Perjelas Koordinasi dan Percepat Eksekusi Hilirisasi

Langkah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Bahlil Lahadalia mengemban dua posisi sekaligus—sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri ESDM—dinilai sebagai strategi penting dalam menggenjot program hilirisasi nasional.

Trending

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Rekap Hasil Tinju Dunia Hari Ini: 'Nyawa' Ben Whittaker Selamat, Dramatis Kalahkan Conor Wallace di Perebutan Gelar IBF

Rekap Hasil Tinju Dunia Hari Ini: 'Nyawa' Ben Whittaker Selamat, Dramatis Kalahkan Conor Wallace di Perebutan Gelar IBF

Rekap hasil tinju dunia, di mana Ben Whittaker berhasil meraih kemenangan secara dramatis atas Conor Wallace dalam 12 ronde.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT