News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggal Ini Dalam Olahraga: 06 Februari 1973, Timnas Indonesia Hajar Klub Liga Jerman

Timnas Indonesia terus berharap bisa tampil di Piala Dunia. Pada era 1970-an, PSSI menyiapkan tim dalam pertandingan pemanasan, termasuk melawan klub Jerman.
Senin, 6 Februari 2023 - 12:14 WIB
Indonesia dapat bekal menuju kualifikasi Piala Dunia 1974.
Sumber :
  • tvonenews

tvOnenews.com – Timnas Indonesia terus berharap bisa tampil di Piala Dunia. Pada era 1970-an, PSSI menyiapkan tim dalam pertandingan pemanasan, termasuk melawan klub Jerman.

Tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia akan bersaing pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 1974 zone Asia-Pasifik. Pada putaran pertama, Timnas bergabung Grup B atau Grup A yang berisi Australia, New Zealand dan Iraq.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum berusaha mencari peluang untuk lolos ke Piala Dunia 1974 di Jerman, Timnas mengasah kekuatan pada pertandingan pemanasan atau uji coba, termasuk mengundang klub Bundesliga.

 

Timnas Asah Ketajaman

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengadakan rangkaian pertandingan uji coba untuk Timnas. Sebulan sebelum kualifikasi Piala Dunia 1974, PSSI menyiapkan dua pemanasan untuk Tim Garuda pada Februari 1973.

Sebagai tes pertama, PSSI mengundang tim dari Eropa Timur, Bulgaria, pada 04 Februari 1973. Tim lawan ialah pemimpin Grup F pada kualifikasi Piala Dunia 1974 zona Eropa dengan mengatasi Portugal, Irlandia Utara dan Siprus.

Setelah Timnas kalah 0-4 oleh Bulgaria, PSSI menyodorkan klub profesional Jerman sebagai lawan selanjutnya bagi Pasukan Garuda di Jakarta pada partai uji coba kedua, 06 Februari 1973.

 

Timnas Kalahkan St Pauli

Berbeda dengan laga pertama saat melawan Bulgaria, jadwal kedua bagi Timnas tidak terhitung sebagai pertandingan internasional di bawah FIFA. Pertemuan dengan St Pauli setara uji coba atau ekshibisi karena perbedaan status tim yang berjumpa di Stadion Senayan, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan predikat pula yang membuat Timnas dapat mengalahkan St Pauli. Tim arahan pelatih Suwardi Arland dapat mengalahkan klub dari wilayah di dekat Hamburg dengan skor 4-2 pada 06 Februari 1973.

Kemenangan jadi bekal penyelamat bagi Timnas Indonesia yang akan mulai menjalani pertandingan kualifikasi Piala Dunia 1974 pada Maret 1973. Sebulan kemudian, Tim Garuda terbang ke Australia untuk bersaing dengan tuan rumah, New Zealand dan Iraq. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Waspada Campak, Dinkes Ungkap Ratusan Kasus Ditemukan di Subang

Ratusan kasus campak tercatat ditemukan di Subang, Jawa Barat terhitung sejak tahun 2025 hingga Maret 2026 berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri dan Anak, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Usai kasus pengejaran polisi lalu lintas yang berakibat tewasnya seorang pengendara setelah menabrak tiang listrik, kini Polres Pacitan kembali jadi sorotan.
DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

DPR Ungkap Tantangan Investasi Jumbo Jepang ke RI, Sebut Komitmen Rp384 Triliun Bukan Basa-Basi

Komitmen investasi Jepang ke Indonesia yang mencapai 22,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp384 triliun disebut bukan basa-basi diplomasi atau formalitas kunjungan Presiden saja.
Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Dedi Mulyadi Blak-blakan soal WFH ASN, Tegaskan Dampaknya bagi Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi blak-blakan menanggapi soal kebijakan WFH bagi ASN, jelaskan secara detail dampaknya bagi Jawa Barat.
Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Pemilik Hajat di Purwakarta Dikeroyok Preman hingga Tewas, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Warga mendesak agar Gubenernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusut tentang insiden pengeroyokan pemilik hajat oleh sekelompok preman di Purwakarta. Seperti apa?
Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Masih Terpuruk di Tiga Balapan Awal, Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo terpuruk di peringkat ke-17 di klasemen sementara MotoGP 2026 dengan mengoleksi enam poin

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT