Kisah Rumini Korban Erupsi Semeru yang Ditemukan Meninggal Berpelukan dengan Sang Ibu
Lumajang, Jawa Timur - Erupsi Gunung Semeru memang menyisakan kisah pilu, salah satunya kisah rumini yang meninggal dunia bersama sang ibu. Jasad keduanya ini ditemukan dalam keadaan berpelukan di dapur rumahnya.
Duka pun masih menyelimuti keluarga Rumini, warga Curah Kobokan, Lumajang, Jawa Timur. Sang suami yakni Imam Safi’i tak menyangka erupsi Gunung Semeru bisa merenggut nyawa istri dan ibu mertuanya. Saat Erupsi semeru menerjang desa mereka, Rumini memilih menemani Salamah yakni sang ibu yang saat itu tak sanggup berjalan.
Sementara itu, sang suami pun menjelaskan bahwa dirinya tak memiliki firasat apapun terkait peristiwa tersebut. Sebelum erupsi Gunung Semeru terjadi, Ia sempat berkomunikasi dengan Rumini. “Terakhir berkomunikasi pas saya mau berangkat kerja, dia cuma peluk saya dan bilang suruh hati-hati di jalan,” ucap Imam.
Lebih lanjut, Ia mengatakan jika Rumini tidak pernah melakukan hal itu sebelumnya. Bahkan semalam Rumini tidur sambil memeluk sang suami.
Sebelumnya, erupsi Gunung Semeru telah mengeluarkan bebatuan dan awan panas hingga menyebabkan 2.970 rumah dan fasilitas umum rusak. Rumah Rumini juga menjadi salah satu rumah yang disapu awan panas. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru ini bertambah menjadi 34 korban pada Selasa (7/12/2021). Rumini menjadi satu dari 34 korban tewas akibat erupsi Gunung Semeru. (adh)