GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buat Geger Warga Desa Sumerta Kelod, Orok Bayi Ditemukan Membusuk di Lemari Kos-kosan

Warga Kota Denpasar, Bali digegerkan dengan kabar adanya temuan  mayat orok bayi di lemari salah satu kamar indekos atau kos-kosan, Jalan Tukad Musi, Desa Sumer
Jumat, 17 Februari 2023 - 23:02 WIB
Buat Geger Warga Desa Sumerta Kelod, Orok Bayi Ditemukan Membusuk di Lemari Kos-kosan
Sumber :
  • tim tvone/aris wiyanto

Bali, tvOnenews.com - Warga Kota Denpasar, Bali digegerkan dengan kabar adanya temuan  mayat orok bayi di lemari salah satu kamar indekos atau kos-kosan, Jalan Tukad Musi, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Bali. 

Temuan orok menjadi geger, karena warga melapor ke polisi. Hal itu lantaran sebagian warga mencium bau dari dalam kamar kos-kosan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, pihak kepolisian Polsek Denpasar Timur langsung mendatangi TKP atau kos-kosan tersebut.

Namun, setelah diselidiki ibu orok tersebut adalah seorang perempuan berinisial MP yang sedang dirawat karena keguguran di Rumah Sakit Wangaya, Denpasar, Bali.

Kapolsek Denpasar Timur, Kompol Nengah Sudiarta mengatakan bahwa peristiwa penemuan orok tersebut terjadi pada Sabtu (11/2/2023) sekitar pukul 13.00 WITA.

"Karena sudah tiga hari bau jadi warga melapor ke Polsek," kata Kompol Sudirta, saat dihubungi Jumat (17/2/2023) malam.

Ia menyebutkan, bahwa orok tersebut ditaruh orang tua bayi di bawah lemari. Hal ini lantaran saat itu sang ibu, MP  keguguran dan sempat pingsan lalu dibawa ke rumah sakit untuk dirawat sehingga tidak sempat mengurus orok tersebut.

"Itu keguguran, (ditaruk) dibawah lemari. Dia keguguran pada saat ke kamar mandi, terus karena pendarahan sempat pingsan, karena tidak ada siapa dia sendiri, dia menghubungi saudaranya ke rumah sakit dan dia tidak sempat mengurus itu (orok bayi) makannya dia ditaruk di situ," ujarnya.

Kemudian, setelah dirawat tiga hari di rumah sakit, baru MP memberitahukan saudaranya bahwa ada orok di kamar kosnya. Sehingga, orok tersebut langsung dievakuasi oleh petugas.

"Dia (MP) belum menikah baru  pacaran. Hasil lidik sementara dan pemeriksaan saksi-saksi itu karena ke guguran biasa. Belum ada indikasi kesengajaan digugurkan," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyebutkan, bahwa pacar MP juga tidak tau kalau MP sedang hamil dan hingga saat ini tidak ada indikasi bahwa hal tersebut karena aborsi atau sengaja digugurkan.

"Pacarnya malah tidak tau kalau pacarnya hamil. Kemarin dari pihak keluarga tidak mempermasalahkan soal itu karena dianggap keguguran biasa," ujarnya. (awt/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan adanya perubahan pajak bermotor menjadi sistem jalan berbayar. Begini penjelasan lengkapnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT