News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akses Pemerataan Diperluas, Distribusi Qurban Tak Lagi Terpusat, Kini Mulai Menjangkau Wilayah Pelosok

Selama ini, penyaluran daging qurban cenderung terpusat di wilayah perkotaan, sementara masyarakat di daerah pelosok masih menghadapi keterbatasan akses.
Sabtu, 4 April 2026 - 23:45 WIB
Akses Pemerataan Diperluas, Distribusi Qurban Tak Lagi Terpusat, Kini Mulai Menjangkau Wilayah Pelosok
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Menjelang Idul Adha 2026, isu pemerataan distribusi hewan qurban kembali menjadi perhatian. 

Selama ini, penyaluran daging qurban cenderung terpusat di wilayah perkotaan, sementara masyarakat di daerah pelosok masih menghadapi keterbatasan akses. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk merancang sistem distribusi yang lebih merata agar manfaat qurban bisa dirasakan secara luas.

Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi. Distribusi yang lebih merata dinilai mampu membantu ketahanan pangan sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah. 

Melansir dari Antara, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui peluncuran Program Sebar Qurban 2026 yang mulai dijalankan di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Program ini diluncurkan di Desa Telaga Banyak, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi titik awal dari upaya memperluas distribusi hewan qurban agar tidak hanya terpusat di kota-kota besar.

Program tersebut mengusung tema “Luaskan Dampak Qurban” yang menekankan bahwa qurban tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga manfaat sosial yang lebih luas. 

Melalui pendekatan ini, masyarakat diajak melihat qurban sebagai bagian dari sistem distribusi pangan yang lebih adil.

Pelaksanaan kegiatan dihadiri sekitar 200 peserta, termasuk perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta peternak lokal. 

Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan sosial. 

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga kemanusiaan, untuk memperluas dampak program. 

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mulai berpartisipasi sebagai pihak yang berqurban.

Dampak terhadap Peternak dan Ekonomi Lokal

Selain menyasar pemerataan distribusi, program ini juga memiliki tujuan untuk memberdayakan peternak lokal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan melibatkan mereka dalam penyediaan hewan qurban, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas serta peluang ekonomi baru di tingkat desa.

“Sebar Qurban memiliki tiga misi utama, memfasilitasi ibadah, menggerakkan peternak lokal, dan berbagi kebahagiaan bagi masyarakat. Dari sinilah kami ingin qurban memberi manfaat yang lebih merata dan berkelanjutan,” tegas Vice President Human Initiative, Romi Ardiansyah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT