News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minim Akses Pendidikan Hukum, Indonesia Timur Dapat Dukungan Sekolah Tinggi Hukum

Akses terhadap pendidikan hukum di Indonesia masih belum merata, terutama di kawasan timur yang kerap menghadapi keterbatasan infrastruktur dan sumber daya
Selasa, 14 April 2026 - 23:37 WIB
Ilustrasi Minim Akses Pendidikan Hukum, Indonesia Timur Dapat Dukungan Sekolah Tinggi Hukum
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Ketimpangan akses pendidikan tinggi di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama di kawasan timur. 

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menunjukkan bahwa sebagian besar perguruan tinggi, termasuk program studi hukum, masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini membuat banyak calon mahasiswa di Indonesia Timur harus merantau jauh atau bahkan mengurungkan niat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya dan akses.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat bahwa angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di beberapa provinsi Indonesia Timur masih berada di bawah rata-rata nasional. 

Hal ini berdampak langsung pada ketersediaan sumber daya manusia di bidang strategis, termasuk sektor hukum. 

Akibatnya, distribusi advokat, hakim, dan aparat penegak hukum cenderung tidak merata, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas layanan hukum di daerah.

Contoh nyata terlihat di sejumlah wilayah seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur, di mana jumlah perguruan tinggi hukum masih terbatas dibandingkan wilayah barat Indonesia. 

Padahal, kebutuhan akan tenaga hukum yang memahami konteks lokal sangat penting, terutama dalam menangani persoalan adat, konflik agraria, hingga akses keadilan bagi masyarakat terpencil. 

Inilah yang membuat pembangunan Sekolah Tinggi Hukum di Indonesia Timur menjadi langkah strategis dan relevan.

Akses terhadap pendidikan hukum di Indonesia masih belum merata, terutama di kawasan timur yang kerap menghadapi keterbatasan infrastruktur dan sumber daya. 

Kehadiran Sekolah Tinggi Hukum di wilayah ini menjadi kebutuhan mendesak, mengingat pentingnya mencetak sumber daya manusia yang memahami sistem hukum secara komprehensif. 

Tanpa dukungan pendidikan yang memadai, kesenjangan kualitas penegakan hukum berpotensi terus melebar.

Di tengah tantangan tersebut, pembangunan Sekolah Tinggi Hukum di Indonesia Timur dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi hukum nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data menunjukkan bahwa jumlah perguruan tinggi hukum masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara wilayah timur memiliki akses yang lebih terbatas. 

Kondisi ini berdampak pada distribusi advokat, hakim, dan praktisi hukum yang belum merata. Upaya untuk menjawab persoalan ini mulai terlihat melalui inisiatif berbagai pihak, termasuk organisasi advokat. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Keluarga Shin Tae-yong Heran STY Masih Bolak-balik Indonesia, hingga Jurnalis Belanda 'Sindir' Kualitas Maarten Paes

Terpopuler: Keluarga Shin Tae-yong Heran STY Masih Bolak-balik Indonesia, hingga Jurnalis Belanda 'Sindir' Kualitas Maarten Paes

Tiga kabar panas seputar sepak bola nasional masuk dalam daftar terpopuler. Berikut rangkuman lengkap 3 artikel terpopuler yang paling banyak menyita perhatian.
Media Vietnam 'Ramal' Timnas Indonesia Tak Keluar Jadi Juara di Piala AFF 2026

Media Vietnam 'Ramal' Timnas Indonesia Tak Keluar Jadi Juara di Piala AFF 2026

Salah satu media Vietnam dalam laporannya secara terang-terangan menyebut bahwa kedigdayaan Timnas Indonesia bisa runtuh di gelaran Piala AFF 2026 mendatang.
Ditanya soal Penanganan Kasus Pelecehan Seksual FH UI, Rektor UI: Kita Lawan

Ditanya soal Penanganan Kasus Pelecehan Seksual FH UI, Rektor UI: Kita Lawan

Sebagian publik menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Bahkan tak sedikit mahasiswa menuntut rektorat untuk bertindak tegas dan pelaku disanksi
Bertemu Empat Mata dengan Macron, Ini Agenda yang Dibawa Prabowo

Bertemu Empat Mata dengan Macron, Ini Agenda yang Dibawa Prabowo

Di Istana Élysée, kedatangan Presiden Prabowo disambut oleh pasukan kehormatan (guard of honor) Prancis
Bisa Cetak Gol ke-100 di Usia 40 Tahun, Sang 'Mutiara Hitam' Timnas Indonesia Ini Juga Nikmati Hidup Jadi PNS

Bisa Cetak Gol ke-100 di Usia 40 Tahun, Sang 'Mutiara Hitam' Timnas Indonesia Ini Juga Nikmati Hidup Jadi PNS

Sang "Mutiara Hitam" Timnas Indonesia ini membuktikan, bahwa api semangatnya tak kunjung padam, baik saat mengenakan seragam dinas maupun jersey Persipura.
Lebanon Bicarakan Gencatan Senjata Langsung dengan Israel: Berdasarkan Kedaulatan Nasional!

Lebanon Bicarakan Gencatan Senjata Langsung dengan Israel: Berdasarkan Kedaulatan Nasional!

Menteri Luar Negeri Lebanon Youssef Raggi mengatakan Lebanon yang memegang wewenang untuk bernegosiasi atas nama Lebanon

Trending

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Kabar-kabarnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ingin merombak Gedung Sate. Bukan secara sembarangan tapi memiliki alasan khusus nih
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mendorong kalangan Gen Z untuk memiliki rumah sebelum menikah daripada menghamburkan uang untuk pesta pernikah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT