News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Pembangunan RSUD Waropen Terancam Batal, Warga Harus Tempuh 7 Jam untuk Berobat

Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, telah menerima langsung aspirasi dari para kepala suku yang meminta pemerintah pusat segera menindaklanjuti proyek RSUD Rumah Rodo Fabo.
Minggu, 26 April 2026 - 18:49 WIB
Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, didampingi unsur Dinas Kesehatan saat meninjau rencana lokasi pembangunan RSUD Type C dan RS Rodo Fabo.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com – Harapan masyarakat Kabupaten Waropen, Papua, untuk memiliki rumah sakit sendiri kini berada di ujung ketidakpastian. 

Proyek pembangunan RSUD Rumah Rodo Fabo yang masuk dalam program Public Health Transformation Center (PHTC) atau Quick Win Presiden RI, Prabowo Subianto terancam batal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanda-tanda itu mulai terlihat dari mandeknya proses administrasi. Lebih dari 60 hari sejak pemenang tender diumumkan, kontrak proyek bernilai lebih dari Rp200 miliar tersebut tak kunjung diteken. Situasi ini memicu dugaan adanya rencana pembatalan oleh Kementerian Kesehatan. 

Di Waropen, kabar ini langsung menyulut kegamangan warga. Bagi mereka, rumah sakit bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan kebutuhan mendesak yang selama ini belum terpenuhi.

Tokoh masyarakat Waropen, Johannis Suweni, menggambarkan beratnya kondisi yang dihadapi warga setiap kali membutuhkan layanan medis.

"Hingga saat ini, masyarakat Waropen masih menghadapi keterbatasan ekstrem dalam mengakses layanan kesehatan. Untuk mendapatkan penanganan medis yang layak, warga terpaksa menempuh perjalanan panjang menuju kabupaten lain terdekat dengan waktu tempuh mencapai 6 hingga 7 jam, di tengah keterbatasan sarana transportasi yang tidak selalu tersedia," tutur Johannis, Minggu (26/4). 

Perjalanan panjang itu, kata Johannis, bukan sekadar melelahkan, tetapi juga berisiko. Dalam situasi darurat, keterlambatan sering kali tak terhindarkan.

"Tidak sedikit kasus yang membutuhkan penanganan segera justru berujung pada keterlambatan medis, beberapa warga Waropen yang membutuhkan penanganan kesehatan, meninggal dalam perjalanan, akibat sulitnya akses dan lambannya penanganan," ungkapnya.

Kondisi inilah yang membuat rencana pembangunan RSUD begitu dinanti. Namun ketika proyek tersebut justru terancam batal, kekecewaan warga pun memuncak.

Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, mengaku telah menerima langsung aspirasi dari para kepala suku yang meminta pemerintah pusat segera bertindak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iya benar, para kepala suku di Waropen menyampaikan kepada saya terkait dugaan pembatalan pembangunan RSUD Rumah Rodo Fabo. Mereka meminta saya untuk mendesak pemerintah pusat agar segera merealisasikan pembangunan rumah sakit di Waropen pada tahun 2026,” kaya Mote.

Desakan juga datang dari Ketua DPR Provinsi Papua, Denny Henrry Bonai. Ia menilai kebutuhan rumah sakit di Waropen sudah tidak bisa ditunda lagi, mengingat selama sekitar lima tahun terakhir masyarakat belum memiliki akses layanan kesehatan yang layak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Spanyol: Marc Marquez Tertahan, Marco Bezzecchi Masih Tak Tersentuh di Puncak

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Spanyol: Marc Marquez Tertahan, Marco Bezzecchi Masih Tak Tersentuh di Puncak

Update klasemen MotoGP 2026 usai GP Spanyol pada Minggu (26/4/2026), di mana Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) masih menguasai posisi puncak sedangkan Marc Marquez (Ducati Lenovo) gagal bawa pulang poin.
Pemkot Yogyakarta Cari Tempat Penitipan Lain untuk Tampung Korban Daycare Little Aresha

Pemkot Yogyakarta Cari Tempat Penitipan Lain untuk Tampung Korban Daycare Little Aresha

Pemkot Yogyakarta mengatakan, pihaknya mencari daycare atau tempat penitipan anak terpercaya untuk menampung korban penganiayaan di Daycare Little Aresha.  
Buntut Kasus Daycare Little Aresha, DPR Desak Pemerintah Audit ke Seluruh Daycare di Indonesia

Buntut Kasus Daycare Little Aresha, DPR Desak Pemerintah Audit ke Seluruh Daycare di Indonesia

Buntut kasus penganiayaan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Anggota Komisi VIII DPR RI desak pemerintah lakukan evaluasi menyeluruh dan audit nasional
Berlinang Air Mata, TKW Ilegal di Mesir Ini Curhat ke Dedi Mulyadi, Utang Puluhan Juta Langsung Diberi Solusi

Berlinang Air Mata, TKW Ilegal di Mesir Ini Curhat ke Dedi Mulyadi, Utang Puluhan Juta Langsung Diberi Solusi

Dengan berliang air mata, TKW ilegal di Mesir curhat ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, utang puluhan juta langsung diberi solusi, dan beri pesan mendalam.
Kemnaker Beberkan Penyebab Utama 4.163 Peserta Magang Nasional Mundur

Kemnaker Beberkan Penyebab Utama 4.163 Peserta Magang Nasional Mundur

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) baru-baru ini beberkan penyebab Utama 4.163 peserta magang nasional mundur. Hal ini langsung dibeberkan Kepala Barenbang
Digitalisasi Kopdes Merah Putih Dikebut, Menkomdigi Ungkap 3 Fokus Utamanya

Digitalisasi Kopdes Merah Putih Dikebut, Menkomdigi Ungkap 3 Fokus Utamanya

Menkomdigi menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya sebatas adopsi teknologi, tetapi menjadi langkah konkret untuk meningkatkan tata kelola Kopdes Merah Putih.

Trending

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top skor akhir Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) mengakhiri perjuangan dengan mempertahankan rekor sebagai satu-satunya pemain lokal yang tembus 10 besar.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Tanpa Eliano Reijnders dan Beckham Putra Nugraha, John Herdman Panggil 3 Pemain Persib untuk TC Timnas Indonesia

Tanpa Eliano Reijnders dan Beckham Putra Nugraha, John Herdman Panggil 3 Pemain Persib untuk TC Timnas Indonesia

Alih-alih memanggil Eliano Reijnders dan Beckham Putra, John Herdman justru memanggil tiga nama Persib yang belum pernah dipanggilnya.
Pelatih Gresik Phonska Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Gelar Juara dari Jakarta Pertamina Enduro, Akui Megawati Hangestri Cs Terbaik di Proliga 2026

Pelatih Gresik Phonska Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Gelar Juara dari Jakarta Pertamina Enduro, Akui Megawati Hangestri Cs Terbaik di Proliga 2026

Pelatih Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia, Alessandro Lodi mengungkapkan biang kerok tim besutannya bisa kalah dari Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026. Ia mengakui bahwa Megawati Hangestri dan kawan-kawan adalah skuad terbaik.
John Herdman Buat 2 Skuad Berbeda? Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia di TC Piala AFF 2026

John Herdman Buat 2 Skuad Berbeda? Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia di TC Piala AFF 2026

Menariknya, tampaknya John Herdman akan membuat dua skuad berbeda untuk tampil di agenda FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala AFF 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT