GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Industri penerbangan modern bekerja dengan sistem keselamatan berlapis. Pesawat tidak hanya diperiksa sebelum terbang, tetapi juga terus dipantau sepanjang masa operasionalnya.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:01 WIB
Ilustrasi Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Industri penerbangan global terus berkembang dengan standar keselamatan yang semakin ketat. Di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Singapura, usia pesawat bukan lagi isu utama selama armada memenuhi standar perawatan dan inspeksi berkala. 

Bahkan, sejumlah maskapai dunia masih mengoperasikan pesawat berusia lebih dari 20 tahun dengan tingkat keselamatan tinggi karena ditopang sistem maintenance yang disiplin dan teknologi pemantauan modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data International Air Transport Association (IATA) menunjukkan keselamatan penerbangan global justru terus membaik dalam dua dekade terakhir. 

Salah satu faktor terbesarnya bukan pergantian armada baru secara masif, melainkan peningkatan sistem inspeksi, pelatihan teknisi, hingga kepatuhan terhadap standar airworthiness atau kelaikudaraan. 

Di Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA) menerapkan inspeksi berlapis yang membuat pesawat lama tetap aman dioperasikan.

Fenomena serupa juga terjadi di Eropa dan Jepang. Banyak pesawat komersial berusia lebih dari 15 tahun tetap aktif melayani penerbangan karena menjalani pemeriksaan menyeluruh secara rutin. 

Hal ini memperlihatkan bahwa keselamatan penerbangan modern lebih ditentukan oleh kualitas perawatan dibanding angka usia pesawat semata. 

Di Indonesia sendiri, perdebatan mengenai usia armada kembali mencuat seiring menurunnya pasar penumpang domestik dalam beberapa tahun terakhir.

Kenapa Usia Pesawat Sering Dianggap Berbahaya?

Pasar penerbangan domestik Indonesia tercatat mengalami penurunan sejak 2018. Jumlah penumpang yang sebelumnya mencapai sekitar 102 juta orang kini berada di kisaran 70 juta penumpang per tahun. 

Kondisi ini dipengaruhi banyak faktor, mulai dari pelemahan ekonomi domestik, harga tiket yang tinggi, hingga minimnya persaingan maskapai di pasar nasional.

Di tengah situasi tersebut, aturan pembatasan usia impor pesawat juga menjadi sorotan. Pada era 2015–2016, pemerintah membatasi usia impor pesawat maksimal 15 tahun. K

ebijakan ini dinilai membuat hambatan masuk bagi maskapai baru semakin besar karena biaya sewa armada menjadi jauh lebih mahal.

Pemerintah kemudian menaikkan batas usia impor menjadi 20 tahun melalui Keputusan Menteri Nomor 115 Tahun 2020. Namun, sejumlah pengamat aviasi menilai aturan tersebut masih cukup membatasi jenis armada yang dapat digunakan maskapai nasional.

Di mata masyarakat awam, pesawat tua sering dianggap identik dengan risiko kecelakaan. Padahal, dalam dunia aviasi, usia kalender pesawat bukan indikator utama keselamatan penerbangan. Faktor yang jauh lebih penting adalah kondisi kelaikudaraan dan kualitas perawatan armada.

Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan Penerbangan

Melansir dari Anatara, pengamat aviasi Alvin Lie menjelaskan bahwa pesawat tidak bisa disamakan dengan kendaraan darat. Menurutnya, pesawat berusia 10 hingga 30 tahun tetap dapat dioperasikan secara aman selama memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Terdapat tiga prinsip utama yang menentukan keandalan pesawat, yakni perawatan berjenjang, prinsip safe life dan fail safe, serta standar kelaikudaraan.

Perawatan berjenjang dilakukan melalui inspeksi ketat mulai dari A-Check hingga D-Check. Dalam D-Check, pesawat akan dibongkar hampir sepenuhnya hingga menyisakan kerangka utama. 

Pada tahap ini, teknisi memeriksa korosi, kabel, saluran pipa, hingga struktur detail pesawat untuk memastikan seluruh sistem tetap optimal.

Selain itu, terdapat konsep safe life yang memastikan komponen tertentu diganti sebelum mencapai batas kegagalan. Sementara prinsip fail safe membuat struktur pesawat tetap aman meski salah satu komponennya mengalami kerusakan karena beban masih dapat ditopang bagian lain.

Prinsip ketiga adalah kelaikudaraan atau airworthiness. Izin terbang hanya diberikan apabila pesawat memenuhi seluruh persyaratan teknis dan standar keselamatan yang ditetapkan regulator. Dengan kata lain, pesawat boleh berusia tua, tetapi tetap aman selama lolos inspeksi dan memenuhi standar operasi.

“Pesawat dengan kendaraan lainnya tidak bisa disamakan. Pesawat yang dalam tanda kutip ‘tua’, baik usia 10, 20 ataupun 30 tahun, tetap bisa terjaga dengan tiga prinsip utama,” ujarnya.

Pesawat Tua Justru Dapat Pengawasan Lebih Ketat

Menariknya, pesawat dengan usia operasional tinggi justru mendapatkan perhatian lebih intensif dibanding armada yang lebih muda. Maskapai dan regulator memiliki program tambahan untuk memantau kondisi struktur pesawat yang sudah memiliki jam terbang tinggi.

Program tersebut mencakup fatigue testing, inspeksi struktur tambahan, hingga pencegahan korosi secara lebih detail. Tujuannya untuk memastikan tidak ada kerusakan tersembunyi yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.

“Selain itu, ada juga program khusus untuk pesawat tua. Apabila jam terbang sudah tinggi, maka akan diadakan inspeksi tambahan pada struktur, fatigue testing, juga pencegahan korosi yang lebih ketat,” tambahnya.

Fakta ini menunjukkan bahwa industri penerbangan modern bekerja dengan sistem keselamatan berlapis. Pesawat tidak hanya diperiksa sebelum terbang, tetapi juga terus dipantau sepanjang masa operasionalnya.

Karena itu, keselamatan penerbangan pada akhirnya lebih ditentukan oleh kepatuhan maskapai terhadap standar maintenance, kualitas teknisi, serta pengawasan regulator. Usia pesawat hanyalah angka, sementara faktor paling penting adalah bagaimana armada tersebut dirawat dan dipastikan tetap laik terbang setiap saat. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia 26 Tahun, Punya Segudang Prestasi

Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia 26 Tahun, Punya Segudang Prestasi

Putri Juficha, sosok yang dikenal sebagai Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus runner-up Miss Grand Indonesia 2025, meninggal dunia pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Promo 17% Tiket Kereta Api Jarak Jauh dari PT KAI Masih Ada, Segera Pesan untuk Keberangkatan 17 Agustus 2026

Promo 17% Tiket Kereta Api Jarak Jauh dari PT KAI Masih Ada, Segera Pesan untuk Keberangkatan 17 Agustus 2026

Bagi yang ingin liburan, PT KAI menyediakan promo dengan diskon 17% untuk KA Jarak Jauh, menengah, dan lokal kelas ekonomi komersial di pulau Jawa dan Sumatera
Klub Prancis Ini Bikin Gebrakan, Ganti Tiket Masuk Stadion dengan Syal Pintar Berchip Canggih

Klub Prancis Ini Bikin Gebrakan, Ganti Tiket Masuk Stadion dengan Syal Pintar Berchip Canggih

Syal pintar ini pun akhirnya digunakan pada laga kandang perdana DFCO ketika melawan Pau, Sabtu (15/8/2026) dalam laga pekan kedua kasta kedua Liga Prancis, League 2. 
Menko Polkam Soroti Dinamika di Aceh dan Papua, Minta Masyarakat Tak Terprovokasi dan Tetap Jaga Perdamaian

Menko Polkam Soroti Dinamika di Aceh dan Papua, Minta Masyarakat Tak Terprovokasi dan Tetap Jaga Perdamaian

Menko Polkam Djamari Chaniago mengajak masyarakat menjaga perdamaian Aceh dan kondusivitas Papua serta menyampaikan aspirasi secara damai tanpa kekerasan dan perusakan.
Ramalan Keuangan 17–23 Agustus 2026: 6 Zodiak Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Tak Terduga

Ramalan Keuangan 17–23 Agustus 2026: 6 Zodiak Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Tak Terduga

Minggu ketiga Agustus 2026 membawa peluang baru bagi beberapa zodiak dalam hal keuangan. Siapa saja mereka yang bakal bercuan deras di minggu ketiga bulan ini?
Berkat Program AURA BRI Peduli, Kelompok Usaha Harapan Bersama di Sumedang Buka Peluang Ekonomi di Desa

Berkat Program AURA BRI Peduli, Kelompok Usaha Harapan Bersama di Sumedang Buka Peluang Ekonomi di Desa

Melalui dukungan Program AURA, proses produksi Kelompok Usaha Harapan Bersama yang dirintis sejak 2019 menjadi lebih optimal dan bisa membuka peluang ekonomi di desa.

Trending

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series bakal segera bergulir. Tercatat hampir 100 atlet cilik mengikuti seleksi yang berlangsung di Ibis Style Jakarta Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu (16/8/2026).
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, langsung menerima kabar buruk seusai tampil untuk Ajax Amsterdam. Sang penjaga gawang panen hujatan setelah tampil di Liga Konferensi Eropa.
Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Fortuna Sittard meraih kemenangan perdana di Eredivisie 2026/2027 usai taklukkan SC Cambuur dengan skor 3-1. Dua pemain Timnas Indonesia tampil sebagai starter.
Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Masa depan Rafael Leao di AC Milan kembali menjadi sorotan. Rossoneri kini disebut siap melepas sang winger dengan harga sekitar 40 juta euro.
Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi memiliki tekad dalam menjaga budaya sunda di wilayahnya. Terlebih pada kawasan industri, simak selengkapnya di bawah ini.
Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Kabar terbaru dari pemain keturunan Indonesia di Belgia, Luc Marijnissen. Bek tengah itu resmi tinggalkan FCV Dender dan melanjutkan karier bersama KV Mechelen.
Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Gempa sebelumnya terjadi di NTT, hari ini (16/8) terjadi di Sumatera Utara. Ternyata getarannya sampai di pulau lain, seperti Sulawesi hingga Malaysia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT