News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Rabu, 3 Juni 2026 - 00:38 WIB
Ilustrasi Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Oleh karena itu, penghijauan tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga mendukung kelestarian keanekaragaman hayati.

Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, langkah-langkah sederhana seperti menanam pohon menjadi salah satu kontribusi nyata yang dapat dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu langkah yang dilakukan adalah gerakan penanaman pohon secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 27.000 pohon ditanam di 58 wilayah sebagai bagian dari upaya penghijauan kembali lingkungan dan memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Upaya memperbaiki kualitas lingkungan tidak bisa dilakukan secara individu, melainkan memerlukan kolaborasi yang berkelanjutan agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Gerakan penanaman pohon yang dilakukan secara serentak juga membawa pesan bahwa perubahan besar sering kali berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. 

Sama seperti pohon yang membutuhkan waktu untuk tumbuh dan memberikan manfaat, upaya membangun masyarakat yang lebih sejahtera maupun lingkungan yang lebih baik juga memerlukan proses yang berkelanjutan.

Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni dimanfaatkan PT Permodalan Nasional Madani sebagai pengingat akan pentingnya nilai gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, termasuk terhadap lingkungan hidup. 

 Semangat pemberdayaan masyarakat memiliki kesamaan dengan filosofi menanam pohon. Setiap langkah pemberdayaan pada dasarnya merupakan upaya menumbuhkan harapan yang manfaatnya tidak selalu dapat dirasakan secara instan.

Sebagaimana pohon yang ditanam hari ini membutuhkan waktu sebelum memberikan keteduhan, proses pemberdayaan masyarakat juga memerlukan kesabaran, ketulusan, dan kesinambungan. Direktur Utama PNM Kindaris menegaskan ketika akar telah tumbuh kuat, manfaat yang dihasilkan akan menyebar lebih luas dan dirasakan oleh banyak orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, menghadirkan pelayanan yang berlandaskan keadilan sosial serta memastikan kelompok masyarakat kecil memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang juga sama pentingnya. Tantangan pembangunan ke depan memang semakin kompleks, tetapi kolaborasi dan semangat gotong royong diyakini menjadi modal penting untuk menciptakan perubahan yang lebih besar.

Pada akhirnya, upaya perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT