Upaya Pemerataan Pendidikan Pasca Bencana, 4 Siswa Aceh Tamiang Raih Program Beasiswa
- Istimewa
Aceh, tvOnenews.com - Sejumlah pihak terus melakukan pemerataan akses pendidikan bagi wilayah Aceh Tamiang pasca dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Upaya tersebut diwujudkan dengan memberikan empat orang siswa asal Aceh Tamiang usai meraih program beasiswa tingkat perguruan tinggi.
Seleksi yang diadakan oleh Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti ini diikuti oleh siswa-siswa dari sejumlah sekolah, termasuk SMK Negeri 1 Kuala Simpang dan SMA Negeri 1 Kejuruan Muda hingga empat orang terpilih sebagai penerima beasiswa yakni Muhammad Ramdan, Ardianti, Wan Fakhri Rifat Zakwa, dan Husna Yasmin.
Bagi pihak sekolah dan orang tua, kehadiran program ini menjadi angin segar dianataranya Yulli Mahardika, Operator PDSS SMA Negeri 1 Kejuruan Muda.
Ia mengungkapkan bahwa kesempatan ini sangat berarti bagi siswa di Aceh Tamiang pasca bencana alam yang menimpa
"Ini menjadi harapan baru. Kami sangat terharu karena ini adalah peluang besar bagi siswa-siswi kami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Yulli.
Hal senada disampaikan salah satu orang tua murid penerima beasiswa, Wan Akhyar.
Menurutnya dukungan beasiswa ini memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri di lingkungan akademik yang lebih luas.
“Saya berterima kasih kepada Universitas Budi Luhur. Program Beasiswa Nusantara ini sangat membantu anak saya untuk melanjutkan pendidikan," ujar Wan Akhyar
Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro berharap Program Beasiswa Nusantara ini dapat melahirkan generasi muda yang kompeten, berdaya saing, dan mampu membawa dampak positif bagi daerah asalnya.
Program ini juga menegaskan peran pendidikan tinggi sebagai ruang mobilitas sosial bagi siswa-siswi dari berbagai wilayah Indonesia.
“Dengan terselenggaranya seleksi di Aceh Tamiang, Budi Luhur University memperkuat upaya pemerataan akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong lahirnya talenta muda daerah yang siap berkembang di tingkat nasional,” pungkasnya.(raa)
Load more