News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Cukup Hafal Aturan, Integrasi Ilmu Hukum dan Sosiologi Antar Mahasiswa Berbuah Prestasi Nasional

Perpaduan antara ilmu hukum dan sosiologi, dua bidang yang berbeda tetapi saling berkaitan dalam memahami kehidupan masyarakat. Menguasai satu bidang ilmu saja sering
Jumat, 12 Juni 2026 - 00:36 WIB
Ilustrasi Tak Cukup Hafal Aturan, Integrasi Ilmu Hukum dan Sosiologi Antar Mahasiswa Berbuah Prestasi Nasional
Sumber :
  • Ilustrasi

tvOnenews.com - Menguasai satu bidang ilmu saja sering kali sudah menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Namun di tengah kompleksitas dunia pendidikan tinggi saat ini, semakin banyak kompetisi akademik yang menuntut peserta mampu berpikir lintas disiplin

Salah satu contoh menarik adalah perpaduan antara ilmu hukum dan sosiologi, dua bidang yang berbeda tetapi saling berkaitan dalam memahami kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di berbagai negara maju, pendekatan multidisiplin justru menjadi tren dalam pendidikan tinggi. Universitas-universitas terkemuka seperti Harvard Law School di Amerika Serikat, University of Oxford di Inggris, hingga National University of Singapore (NUS) mendorong mahasiswa hukum mempelajari aspek sosial, budaya.

Bahkan juga soal perilaku masyarakat untuk memahami bagaimana sebuah aturan bekerja dalam praktik. Sebab, hukum tidak lahir di ruang hampa, melainkan tumbuh dari dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Laporan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) juga menunjukkan bahwa kemampuan berpikir lintas bidang menjadi salah satu kompetensi penting abad ke-21. 

Dalam berbagai kompetisi akademik, peserta tidak hanya diuji melalui hafalan teori, tetapi juga kemampuan menganalisis masalah secara komprehensif. 

Karena itu, mahasiswa yang mampu mengintegrasikan ilmu hukum dan sosiologi sering memiliki keunggulan dalam memahami persoalan sosial dari berbagai sudut pandang.

Melansir dari laman resmi, kemampuan menggabungkan dua disiplin ilmu tersebut turut mengantarkan Alviyar Berlian, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti, meraih medali emas sekaligus gelar Absolute Winner atau Juara 1 Nasional kategori mahasiswa dalam ajang National Olympiad of Outstanding Student (NOOS) 2026 bidang Sosiologi yang diselenggarakan Yapresindo pada 15 Maret 2026.

Dalam kompetisi tersebut, ia berhasil menduduki peringkat pertama dari total 38 peserta tingkat perguruan tinggi. Ia memperoleh predikat A+ setelah melalui proses persiapan yang matang serta penguasaan materi yang menyeluruh.

Pencapaian tersebut sekaligus menambah daftar prestasi akademiknya di tingkat nasional. Hingga saat ini, tercatat telah mengoleksi 13 medali dari berbagai kompetisi akademik yang mencakup bidang sejarah, sosiologi, bahasa Inggris, hingga ilmu sosial humaniora.

Beberapa capaian yang pernah diraihnya antara lain medali emas bidang Sejarah dalam Kejuaraan Sains Nasional 2022, medali emas Sosiologi pada Kontes Terbuka Olimpiade Nasional 2022, medali emas National Olympiad of Outstanding Student 2024, hingga medali emas dan gelar Absolute Winner NOOS 2026 bidang Sosiologi.

Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa prestasi akademik tidak selalu ditentukan oleh satu keberhasilan besar, melainkan akumulasi dari proses belajar yang berkelanjutan selama bertahun-tahun.

Menggabungkan Ilmu Hukum dan Sosiologi dalam Kompetisi

Salah satu hal yang menarik dari perjalanannya adalah latar belakang sebagai mahasiswa hukum yang aktif mengikuti kompetisi sosiologi. Keterlibatannya dalam olimpiade sosiologi menjadi cara untuk memperluas perspektif dalam memahami berbagai persoalan masyarakat.

Sosiologi memberikan pemahaman mendalam mengenai perilaku, struktur sosial, dan dinamika masyarakat, sedangkan ilmu hukum menawarkan kerangka regulasi untuk mengatur berbagai fenomena tersebut.

Pendekatan ini membantunya menganalisis persoalan secara lebih komprehensif selama kompetisi. Kemampuan melihat hubungan antara aturan hukum dan realitas sosial menjadi nilai tambah ketika berhadapan dengan soal-soal yang membutuhkan analisis mendalam.

Prinsip serupa juga diterapkan di berbagai negara maju. Di Amerika Serikat misalnya, banyak fakultas hukum menawarkan mata kuliah Sociology of Law atau Law and Society yang membahas hubungan antara hukum dan perilaku sosial. Di Inggris, pendekatan socio-legal studies bahkan berkembang menjadi salah satu cabang kajian hukum yang cukup populer.

Keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya bergantung pada bakat. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam melakukan evaluasi diri setelah setiap kompetisi. Baik kemenangan maupun kekalahan dianggap sebagai sumber pembelajaran yang membentuk strategi persiapan pada kompetisi berikutnya.

Selain penguasaan materi, pentingnya membangun mental kompetitif yang sehat juga harus relevan. Baginya, kompetisi akademik bukan sekadar ajang untuk mengumpulkan medali, melainkan sarana mengembangkan karakter, daya juang, dan kemampuan beradaptasi dengan tantangan baru.

Alviyar  juga mengakui bahwa keberhasilan tersebut tidak diraih seorang diri. Dukungan keluarga, teman, dan lingkungan belajar berperan besar dalam menjaga motivasi selama proses persiapan kompetisi. Doa orang tua, dukungan moral dari sahabat, serta lingkungan yang positif menjadi faktor yang membantu menjaga konsistensi belajar dalam jangka panjang.

Salah satu kisah pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri, berani mencoba tantangan baru, dan tidak membatasi diri pada satu bidang ilmu tertentu.

Ajang National Olympiad of Outstanding Student (NOOS) 2026 sendiri merupakan kompetisi akademik tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Yapresindo. Kompetisi ini dirancang untuk mengukur kemampuan akademik mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya budaya kompetisi yang sehat di lingkungan perguruan tinggi.

Keberhasilan di dunia akademik sering lahir dari keberanian menjelajahi berbagai disiplin ilmu. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kemampuan menghubungkan perspektif hukum, sosial, ekonomi, dan budaya justru menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan.
 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Sita Aset Milik Anwar Sadad dan Stafnya Sebesar Rp22 Miliar di Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim

KPK Sita Aset Milik Anwar Sadad dan Stafnya Sebesar Rp22 Miliar di Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan aset milik Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur 2019-2024, Anwar Sadad (AS) dan stafnya Bagus Wahyudiono (BGS) senilai Rp22 miliar.
Temukan 414 SPPG Tak Aktif, Reformasi BGN Selamatkan Ratusan Miliar Rupiah

Temukan 414 SPPG Tak Aktif, Reformasi BGN Selamatkan Ratusan Miliar Rupiah

Upaya pembenahan tata kelola di internal Badan Gizi Nasional (BGN) membuahkan hasil signifikan. 
Kepemimpinan Baru PP PMKRI Tekankan Semangat Persaudaraan

Kepemimpinan Baru PP PMKRI Tekankan Semangat Persaudaraan

Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas menggelar sidang Kongres MPA XXXIII di Ruteng PMKRI, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (28/7/2026).
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disemprot Menteri HAM: Semoga Cuma Guyonan

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disemprot Menteri HAM: Semoga Cuma Guyonan

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai memberikan tanggapan kritis terkait sayembara berhadiah uang tunai bagi warga yang berhasil menangkap begal, yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
SAP University Alliances Beri Tiga Penghargaan ke Perguruan Tinggi Ini

SAP University Alliances Beri Tiga Penghargaan ke Perguruan Tinggi Ini

Pesatnya transformasi digital global, kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri menjadi fondasi utama dalam melahirkan talenta yang kompeten dan berdaya saing.
126 Ribu Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Apindo Beberkan Tekanan di Dunia Usaha

126 Ribu Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Apindo Beberkan Tekanan di Dunia Usaha

Hingga Mei 2026, 126 ribu pekerja di Indonesia terkena PHK. Apindo mendorong langkah preventif untuk menekan angka PHK di tengah tekanan terhadap ekonomi dan dunia usaha.

Trending

Terungkap! Chat Lama Sarwendah soal Rumah Dilelang Dibuka Pihak Ruben Onsu, Ternyata Sudah Dibahas Sejak 2025

Terungkap! Chat Lama Sarwendah soal Rumah Dilelang Dibuka Pihak Ruben Onsu, Ternyata Sudah Dibahas Sejak 2025

Perselisihan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, belum kunjung reda. Kali ini, pihak Ruben menyoroti polemik rumah yang belakangan ramai.
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disemprot Menteri HAM: Semoga Cuma Guyonan

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Disemprot Menteri HAM: Semoga Cuma Guyonan

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai memberikan tanggapan kritis terkait sayembara berhadiah uang tunai bagi warga yang berhasil menangkap begal, yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Purbaya Tegaskan Batas dan Peran Danantara di KSSK, Sebut Tak Punya Hak Suara dalam Keputusan

Purbaya Tegaskan Batas dan Peran Danantara di KSSK, Sebut Tak Punya Hak Suara dalam Keputusan

Menkeu Purbaya menegaskan peran hadirnya Danantara dalam rapat KSSK tanpa hak suara. Ia menyebut setiap keputusan tetap diambil empat anggota utama KSSK saja.
SAP University Alliances Beri Tiga Penghargaan ke Perguruan Tinggi Ini

SAP University Alliances Beri Tiga Penghargaan ke Perguruan Tinggi Ini

Pesatnya transformasi digital global, kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri menjadi fondasi utama dalam melahirkan talenta yang kompeten dan berdaya saing.
Komentar Balsa Sekulic Usai Cetak Gol Debut dan Bantu Persib Bandung Taklukkan DPMM FC di Piala Presiden 2026

Komentar Balsa Sekulic Usai Cetak Gol Debut dan Bantu Persib Bandung Taklukkan DPMM FC di Piala Presiden 2026

Striker Persib, Balsa Sekulic menjadi pahlawan kemenangan Maung BAndung atas DPMM FC di laga kedua grup A Piala Presiden.
Kepala Bakom Sebut Maraknya Acara Internasional Digelar di Tanah Air Buktikan Indonesia Aman

Kepala Bakom Sebut Maraknya Acara Internasional Digelar di Tanah Air Buktikan Indonesia Aman

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menyebut maraknya acara internasional yang digelar di Tanah Air membuktikan Indonesia merupakan negara yang aman.
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kumamoto, WNI Diimbau Ikuti Arahan Otoritas Jepang

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kumamoto, WNI Diimbau Ikuti Arahan Otoritas Jepang

Gempa Magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 16.35 waktu setempat. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT