News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Minggu, 14 Juni 2026 - 02:39 WIB
ilustrasi Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah
Sumber :
  • Ilustrasi

tvOnenews.com - Kesehatan mental anak kini menjadi isu yang mendapat perhatian serius di berbagai negara, termasuk Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan satu dari tujuh remaja berusia 10 hingga 19 tahun di dunia mengalami gangguan kesehatan mental. 

Namun, banyak kasus yang tidak terdeteksi atau terlambat mendapatkan penanganan karena minimnya kesadaran lingkungan sekitar, terutama keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai negara maju telah menempatkan kesehatan mental anak sebagai bagian penting dari kebijakan publik. Di Finlandia, misalnya, sekolah dan keluarga bekerja sama melalui program pendampingan psikologis sejak usia dini. 

Sementara di Australia, pemerintah secara rutin mengembangkan layanan konseling keluarga dan pendidikan pengasuhan untuk membantu orang tua memahami kebutuhan emosional anak. 

Pendekatan tersebut didasarkan pada berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa hubungan yang hangat antara orang tua dan anak berpengaruh besar terhadap kesehatan psikologis mereka.

Indonesia menghadapi tantangan yang tidak kalah besar. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa sepanjang 2023 hingga 2025 terdapat 116 kasus pengakhiran hidup pada anak usia 10 hingga 18 tahun. 

Kasus terbanyak terjadi pada kelompok usia 13 hingga 17 tahun. Angka tersebut menjadi peringatan bahwa anak dan remaja membutuhkan dukungan yang lebih kuat dari lingkungan terdekat mereka, terutama keluarga, untuk menghadapi tekanan sosial, perubahan emosional, maupun berbagai tantangan di masa pertumbuhan.

Keluarga Menjadi Benteng Pertama Kesehatan Mental Anak

Melansir dari berbagai sumber, para ahli perkembangan anak menilai keluarga merupakan ruang pertama tempat anak belajar mengenali emosi, membangun rasa aman, serta mengembangkan kepercayaan diri. Karena itu, kualitas hubungan antara orang tua dan anak memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mental mereka.

Masa transisi pendidikan, seperti perpindahan dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama atau dari SMP ke SMA, sering menjadi periode yang menantang. Pada fase ini anak menghadapi lingkungan baru, tuntutan akademik yang meningkat, serta perubahan sosial yang dapat memengaruhi kondisi psikologis mereka.

Di tengah situasi tersebut, kehadiran orang tua yang mampu mendengarkan, memahami, dan memberikan dukungan emosional menjadi sangat penting. Lingkungan keluarga yang hangat juga dapat membantu anak menghadapi risiko perundungan, tekanan pergaulan, maupun berbagai persoalan yang muncul selama masa remaja.

Melihat pentingnya peran keluarga tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Program ini menjadi wadah bagi keluarga, khususnya para ibu, untuk memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesehatan mental anak sekaligus memperkuat peran orang tua dalam proses pengasuhan.

Perempuan Berdaya, Anak Lebih Terlindungi

Selain menghadirkan edukasi tentang pengasuhan, kegiatan tersebut juga disertai layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta berbagai aktivitas belajar informal bagi anak-anak. Pendekatan ini dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh keluarga dan masyarakat setempat.

Tak hanya menyasar aspek sosial, program tersebut juga mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengembangan klaster usaha buah pala yang memiliki potensi ekonomi di wilayah Bajawa.

Melalui pendampingan usaha, pelatihan keterampilan, dan akses pembiayaan, perempuan prasejahtera diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi mereka. 

Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa peningkatan kesejahteraan perempuan sering kali berdampak langsung terhadap kualitas hidup keluarga, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pengasuhan anak. Direktur Utama PNM, Kindaris, menilai bahwa pemberdayaan perempuan memiliki efek yang lebih luas dibanding sekadar peningkatan pendapatan rumah tangga.

Ketika seorang ibu memperoleh akses terhadap pengetahuan, dukungan sosial, dan kesempatan ekonomi yang lebih baik, maka ia juga memiliki kapasitas lebih besar dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Ketahanan Keluarga dan Masa Depan Generasi Muda

Hubungan antara kondisi ekonomi keluarga dan kesehatan mental anak semakin banyak dibahas dalam berbagai penelitian global. Ketidakstabilan ekonomi dapat meningkatkan tingkat stres dalam rumah tangga yang pada akhirnya memengaruhi kualitas pengasuhan dan kondisi psikologis anak.

Karena itu, upaya memperkuat ketahanan keluarga tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas orang tua dalam memahami kebutuhan emosional anak.

Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan keluarga yang sehat dan suportif.

"Kami percaya, perempuan yang berdaya dapat membawa perubahan baik di rumah maupun lingkungan sekitarnya. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendukung para ibu agar semakin mandiri, sekaligus lebih memahami pentingnya pola asuh yang penuh perhatian. Kesehatan mental anak adalah tanggung jawab bersama, dan setiap anak berhak tumbuh dalam ruang yang aman, sehat, dan penuh empati," ujar Kindaris.

Pesan tersebut sejalan dengan berbagai temuan internasional yang menunjukkan bahwa kesehatan mental anak tidak dapat dipisahkan dari kondisi keluarga tempat mereka tumbuh. 

Ketika orang tua memiliki pengetahuan yang cukup, dukungan sosial yang kuat, dan kondisi ekonomi yang lebih stabil, peluang anak untuk berkembang secara sehat, baik secara fisik maupun mental, menjadi lebih besar.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental generasi muda, penguatan ketahanan keluarga dan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang aman, suportif, dan penuh kepedulian. (udn) 
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Karma Doan Van Hau, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Itu Resmi Dicoret dari Timnas Vietnam Buat FIFA ASEAN Cup 2026

Karma Doan Van Hau, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Itu Resmi Dicoret dari Timnas Vietnam Buat FIFA ASEAN Cup 2026

Doan Van Hau dipastikan tidak memperkuat Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026. Bek kiri tersebut tidak masuk dalam skuad terbaru The Golden Star.
Kasus Onyo Jadi Sorotan, Ruben Onsu Ungkap Peran Putranya dalam Keluarga, Hidup Bersama dengan Nilai Toleransi

Kasus Onyo Jadi Sorotan, Ruben Onsu Ungkap Peran Putranya dalam Keluarga, Hidup Bersama dengan Nilai Toleransi

Ruben Onsu sebagai ayah merasa bersyukur atas kehadiran Betrand Peto. Ia merasa, kehadirannya melengkapi keluarga kecilnya. Dia juga berbakat penuh talenta.
Ballon d'Or 2026 Memanas: Kane, Mbappé dan Lionel Messi Bersaing, Voting Ditutup 28 September

Ballon d'Or 2026 Memanas: Kane, Mbappé dan Lionel Messi Bersaing, Voting Ditutup 28 September

Persaingan Ballon d'Or 2026 semakin memanas setelah 30 finalis diumumkan, dengan nama-nama seperti Harry Kane, Kylian Mbappé, dan Lionel Messi menjadi sorotan.
Salut! Reza Arap Bantu 27 Sekolah Terdampak Gempa di NTT Pakai Uang Pribadi, Langsung Banjir Pujian

Salut! Reza Arap Bantu 27 Sekolah Terdampak Gempa di NTT Pakai Uang Pribadi, Langsung Banjir Pujian

Reza Oktovian alias Reza Arap mengungkapkan dirinya memberikan bantuan untuk 27 sekolah yang hancur akibat gempa bumi di sekitar Nusa Tenggara Timur (NTT).
Resmi! Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sampaikan Pesan Menyentuh

Resmi! Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sampaikan Pesan Menyentuh

Jay Idzes resmi absen membela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 akibat cedera. Sang kapten menyampaikan pesan untuk skuad Garuda dan suporter.

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan menangkap seorang pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh seseorang yang berada di lembaga pemasyarakatan (lapas).
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis curanmor & narkotika yang pernah protes suami ditembak polisi kini ditangkap akibat peredaran narkoba.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT