Gelar Pelatihan Pencegahan Stunting untuk Kader Posyandu di Merapi Timur, PAMA Gandeng Dinkes Lahat Perkuat Edukasi Gizi
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Sebagai komitmen dalam meningkatkan kualitas  kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan angka stunting di wilayah binaan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menggelar Pelatihan Kader Posyandu Binaan di Puskesmas Golden Great Borneo (GGB), Kecamatan Merapi Timur, Lahat, Sumatera Selatan.
Kegiatan ini diikuti oleh 38 kader Posyandu Balita dari desa binaan PAMA, yaitu Desa Sirah Pulau, Desa Gunung Kembang, Desa Prabu Menang, dan Desa Merapi, yang turut didampingi oleh Ketua PKK masing-masing desa.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan penanganan stunting.
Kegiatan tersebut dihadiri Perwakilan Kecamatan Merapi Timur, M. Syukur, Kepala Desa Prabu Menang, Nopriadi, Babinsa Desa Gunung Kembang, Babinsa Desa Prabu Menang, Kepala Puskesmas Golden Great Borneo, dr. Rheni Yunita, serta tim CSR PT Pamapersada Nusantara yang diwakili oleh Danang Prakoso dan Devita Sirait.
Dalam sambutannya, Devita Sirait menyampaikan bahwa keberhasilan program kesehatan di masyarakat tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada peran aktif kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
"Kader Posyandu merupakan mitra strategis dalam mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting. Melalui  pelatihan ini, PAMA berharap kapasitas kader semakin meningkat sehingga mampu memberikan edukasi yang tepat, melakukan pemantauan tumbuh kembang balita secara optimal, serta menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," ujar Devita dikutip Minggu (12/7/2026).
"Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting di wilayah binaan," imbuhnya.
Pelatihan ini menghadirkan Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Vivin, yang menyampaikan Materi mengenai pencegahan stunting, mulai dari faktor penyebab, pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, (HPK) hingga peran kader dalam melakukan edukasi kepada keluarga sasaran.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Golden Great Borneo, dr. Rheni Yunita, memberikan materi mengenai pemenuhan gizi masyarakat, Pentingnya pola makan bergizi seimbang, pemantauan status gizi balita, serta strategi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup sehat.
Load more