News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karhutla Kalimantan Jadi Sorotan, Banyak Hotspot Terdeteksi tapi Masyarakat Diminta Tak Panik

Karhutla di Kalimantan menjadi perhatian setelah banyak hotspot terdeteksi. Data hotspot merupakan indikator awal yang masih membutuhkan pemeriksaan di lapangan
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:39 WIB
Karhutla Kalimantan Jadi Sorotan, Banyak Hotspot Terdeteksi tapi Masyarakat Diminta Tak Panik
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com -  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius di Kalimantan. Dalam beberapa hari terakhir, informasi mengenai titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah menyebar cepat di tengah masyarakat. 

Banyaknya titik yang terdeteksi kemudian memunculkan kekhawatiran baru, terutama karena karhutla kerap dikaitkan dengan kabut asap, gangguan kesehatan, hingga terganggunya aktivitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi tersebut membuat kewaspadaan menjadi penting. Namun, masyarakat juga diminta tidak langsung menyimpulkan bahwa setiap titik panas yang terdeteksi merupakan kebakaran hutan yang sedang meluas. 

Data hotspot merupakan indikator awal yang masih membutuhkan pemeriksaan di lapangan. Karena itu, informasi yang beredar tanpa verifikasi justru berpotensi menciptakan kepanikan dan mengaburkan kondisi sebenarnya.

Persoalan karhutla di Kalimantan Barat bahkan mendapat perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto yang turun ke lapangan untuk meninjau penanganan karhutla di wilayah tersebut pada Sabtu (22/8/2026). 

Di tengah meningkatnya perhatian publik, Guru Besar Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak sekaligus Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Prof H Gusti Hardiansyah, mengingatkan pentingnya membaca data secara proporsional dan memastikan kondisi di lapangan sebelum menyebarkan informasi.

Hotspot Bukan Berarti Semua Titik adalah Kebakaran

Gusti meminta masyarakat membedakan data hotspot dengan kebakaran yang benar-benar terjadi. Menurutnya, pemberitaan yang terlalu menonjolkan jumlah titik panas tanpa menjelaskan proses verifikasi dapat membuat situasi terlihat lebih mengkhawatirkan.

“Kalau saya lihat nih, kita harus bedakanlah dengan data ya. Saya merasa seminggu ini terlalu panik. Pemberitaan-pemberitaan itu panik kesannya,” ujar Gusti, Sabtu (22/06/26).

Ia menjelaskan, informasi hotspot antara lain berasal dari Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi), platform digital resmi Kementerian Kehutanan, serta data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Namun, data tersebut tetap perlu melalui proses ground truthing, yakni pengecekan langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Padahal di lapangan ya, yang paling perlu itu kan, data tadi dibilang data hotspot dari SiPongi, dari BMKG, itu kan perlu di ground truthing ya,” paparnya.

Gusti mencontohkan laporan mengenai sejumlah hotspot di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Setelah dilakukan pengecekan langsung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama tim, jumlah titik yang benar-benar menunjukkan adanya kebakaran ternyata lebih sedikit dibandingkan data awal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Taisei Marukawa Bisa Jadi Debutan Baru John Herdman, Jalani Naturalisasi Demi Bisa Bela Timnas Indonesia

Taisei Marukawa Bisa Jadi Debutan Baru John Herdman, Jalani Naturalisasi Demi Bisa Bela Timnas Indonesia

Taisei Marukawa tengah menjalani naturalisasi jalur mandiri setelah lima tahun tinggal di Indonesia. Dia pun menargetkan untuk bisa membela Timnas Indonesia. 
Cristiano Ronaldo Akhirnya Bongkar Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Tegaskan Belum Pensiun

Cristiano Ronaldo Akhirnya Bongkar Alasan Tinggalkan Timnas Portugal, Tegaskan Belum Pensiun

Cristiano Ronaldo akhirnya blak-blakan mengungkap alasan di balik keputusannya meninggalkan timnas Portugal. Meski mengakui tindakannya layak mendapat hukuman.
Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo meminta profesionalisme TNI-Polri diperkuat menghadapi ancaman baru. Kemampuan intelektual, teknologi, pendidikan, dan latihan menjadi sorotan.
Literasi Keuangan Makin Naik, Tapi Literasi Asuransi Turun: Gen Z Paling Berisiko?

Literasi Keuangan Makin Naik, Tapi Literasi Asuransi Turun: Gen Z Paling Berisiko?

Gen Z semakin mudah mengakses layanan keuangan digital, tetapi literasi asuransi masih rendah. Ini pentingnya edukasi finansial bagi mahasiswa sejak dini.
Review Film Bapak Paling Jujur: Ketika Calon Gubernur Tak Bisa Bohong, Tapi Justru Kehilangan Filter

Review Film Bapak Paling Jujur: Ketika Calon Gubernur Tak Bisa Bohong, Tapi Justru Kehilangan Filter

Review film Bapak Paling Jujur, drama komedi Fajar Nugros tentang calon gubernur yang tak bisa berbohong dan kehilangan filter dalam berbicara. Bagaimana
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk

Trending

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo meminta profesionalisme TNI-Polri diperkuat menghadapi ancaman baru. Kemampuan intelektual, teknologi, pendidikan, dan latihan menjadi sorotan.
Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Bintang Inter Miami, Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun mengenakan jersey La Albiceleste.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT