News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

53 Warga Jadi Korban Gigitan Hewan Penular Rabies, Distan Mukomuko Akan Eliminasi Ratusan Anjing Liar

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada 2022 berencana eliminasi sekitar 200 ekor anjing yang berkeliaran di permukiman dan fasilitas umum.
Jumat, 12 Agustus 2022 - 04:22 WIB
Anjing yang berkeliaran di Kantor Samsat Kabupaten Mukomuko
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada 2022 berencana mengeliminasi atau memusnahkan sekitar 200 ekor anjing yang berkeliaran di permukiman penduduk dan fasilitas umum di daerah ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita jadi mengeliminasi anjing liar, kita mau usulkan anggarannya di APBD perubahan, jumlahnya sekitar 150 hingga 200 ekor," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Diana, dalam keterangannya di Mukomuko, Kamis (11//8).

Dinas Pertanian setempat memprogramkan eliminasi anjing liar guna menindaklanjuti keluhan warga setempat yang terganggu dengan keberadaan hewan penular rabies yang berkeliaran di jalan raya dan fasilitas umum di daerah ini.

Selain itu, sebanyak 53 warga  yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies, jenis kucing, monyet, dan anjing, selama Januari hingga Juli 2022.

Ia mengatakan, pihaknya selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2018 sampai sekarang batal melaksanakan kegiatan eliminasi anjing liar di daerah ini karena tidak adanya anggaran untuk melaksanakan kegiatan itu di APBD.

Dinas Pertanian setempat mengusulkan anggaran sebesar Rp50 juta di APBD perubahan tahun ini untuk membeli racun dan operasional tim yang melaksanakan kegiatan eliminasi anjing liar.

Ia mengatakan, pihaknya masih tetap menggunakan cara lama, yakni memakai racun "stricnin" untuk memusnahkan anjing liar di daerah itu.

"Kami mau mencari dulu racun stricnin. Kami sudah mencari di Padang tetapi racun tersebut tidak ada di daerah tersebut," ujarnya pula.

Warga di Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko Muklis mengeluhkan gangguan anjing liar di pemukiman penduduk jalan raya di wilayah tersebut.

"Semakin hari jumlah anjing liar di wilayah ini semakin banyak dan binatang ini mengganggu keamanan warga di wilayah ini," ujarnya.

Gerombolan anjing yang tidak jelas pemiliknya ini selain mengganggu pengguna jalan, juga warga yang ingin beraktivitas menangkap ikan pada malam hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa orang warga pernah mengusir gerombolan anjing liar yang mendekat dengan rumah warga, tetapi sebaliknya gerombolan binatang tersebut justru menjadi terusik dan dan berusaha melawan warga.

Beruntung pada saat itu warga cepat menyelamatkan diri dengan cara masuk ke dalam rumahnya agar terhindar dari binatang tersebut. (umm/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT