News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atasi Konflik Pulau Rempang, Pemerintah Bentuk Satgas, Moeldoko Minta Warga Serahkan Tanahnya

Moeldoko mengatakan, pemerintah sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menyelesaikan kekisruhan di Pulau Rempang. Ini fokus yang akan dilakukan satgas.
Jumat, 22 September 2023 - 12:54 WIB
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko saat meninjau Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (22/9).
Sumber :
  • Kadafi

Denpasar, tvOnenews.com - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko merespon soal konflik lahan yang terjadi di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Moeldoko mengatakan, pemerintah sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menyelesaikan kekisruhan di Pulau Rempang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada dua penyelesaian yang menjadi fokus Satgas tersebut, yaitu dengan yudisial dan melakukan pendekakatan-pendekatan non yudisial.

"Pemerintah sudah membentuk satgas untuk menyelesaikan dengan baik. Intinya bahwa kalau kita melihat ada dua penyelesaian yudisial oleh satgas itu, tapi juga bisa melakukan pendekatan-pendekatan non yudisial," kata dia, usai meninjau Pelabuhan Sanur, di Denpasar Selatan, Jumat (22/9/2023).

Menurutnya, bahwa ada warga yang salah membeli lahan sehingga dengan sadar menyerahkan lahan tersebut ke pemerintah.

"Karena ternyata, banyak dari teman-teman yang secara sadar, memahami, bahwa dia telah salah membeli, akhirnya dengan kesadaran sendiri menyerahkan tanpa ada sebuah proses. Kalau ada kompensasi itu nanti dibicarakan antara mereka dengan pihak yang berkaitan," ujarnya.

"Jadi, saya pikir masyarakat yang memang salah membeli atau tertipu dan seterusnya, sebaiknya menyerahkan saja. Karena pada akhirnya nantinya akan terlihat mana sebenarnya, yang siapa nanti yang jual," lanjutnya.

Kemudian, memang ada yang memaksa dengan melakukan perlawanan memakai massa. Moeldoko menghimbau agar hal tersebut tidak perlu dilakukan.

"Yang kedua memang ada yang maksa dengan perlawanan, bisa kita lihat perlawanan ada yang menggunakan massa dan seterusnya. Saya himbau untuk tidak perlu itu. Tidak perlu, karena ini untuk kepentingan yang lebih besar," katanya.

Pihaknya juga membenarkan, memang dalam soal Rempang ada komunikasi yang kurang tepat atau tidak ada komunikasi lebih awal sehingga masyarakat taunya ada pembebasan lahan.

"Memang kita sering begitu (komunikasi kurang tepat). Kita, sering ada persoalan-persoalan yang tidak berkomunikasi lebih awal. Sehingga taunya masyarakat mungkin kok tau-tau ada kegiatan begini dan seterusnya. Ini memang sekali lagi teman-teman sekalian, kalau urusan komunikasi kita sering mengucapkan mudah tetapi sering praktik di lapangannya tidak seperti itu," tuturnya.

"Tapi KSP berusaha untuk memahami situasi dan kita mencoba dari pendekatan non yudisialnya ada pihak-pihak yang bisa kita komunikasikan. Udahlah, untuk kepentingan negara, untuk kepentingan masyarakat yang lebih besar, sebaiknya dari pada berhadapan dengan persoalan-persoalan hukum dan (seterusnya), akhirnya banyak yang menyerahkan," ujarnya. (awt/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ajak Masyarakat Mendoakan, Dedi Mulyadi soal Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur: Saya Harap Peristiwa Itu Jadi Kecelakaan Terakhir Kereta Api

Ajak Masyarakat Mendoakan, Dedi Mulyadi soal Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur: Saya Harap Peristiwa Itu Jadi Kecelakaan Terakhir Kereta Api

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/3036). 
KAI Daop 7 Madiun Minta Warga Patuhi Aturan di Perlintasan 

KAI Daop 7 Madiun Minta Warga Patuhi Aturan di Perlintasan 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur meminta warga mematuhi aturan di perlintasan kereta api, menyusul insiden tertempernya truk oleh kereta api di perlintasan resmi terjaga antara Stasiun Blitar–Garum.
Pasca Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Kemenhub Bongkar Temuan Awal Saat Sidak Pool Taksi Green SM

Pasca Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Kemenhub Bongkar Temuan Awal Saat Sidak Pool Taksi Green SM

pengecekan mencakup kesiapan kendaraan sebelum beroperasi, kompetensi pengemudi, hingga kondisi kesehatan pengemudi.
Kontroversi VAR di Liga Champions, Bayern Disebut Dirugikan Keputusan Penalti di Laga Kontra PSG

Kontroversi VAR di Liga Champions, Bayern Disebut Dirugikan Keputusan Penalti di Laga Kontra PSG

Mantan wasit Liga Inggris, Andy Davies, mengklaim bahwa Bayern Munich dirugikan oleh keputusan penalti dalam duel Liga Champions. Mereka kalah dengan skor 4-5 dalam laga leg pertama melawan Paris Saint-Germain di babak semifinal.
Sidang Dakwaan Kasus Penganiayaan Andrie Yunus Digelar Hari Ini

Sidang Dakwaan Kasus Penganiayaan Andrie Yunus Digelar Hari Ini

Pengadilan Militer II-08 Jakarta dijadwalkan menggelar sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus hari ini
Reaksi Takjub Luis Enrique usai PSG Menang Dramatis atas Bayern: Kami Pantas Menang, Imbang, dan Kalah Sekaligus

Reaksi Takjub Luis Enrique usai PSG Menang Dramatis atas Bayern: Kami Pantas Menang, Imbang, dan Kalah Sekaligus

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, merasa takjub dengan duel yang baru dimenangkan olehnya melawan Bayern Munich. Mereka menang dengan skor 5-4 di leg pertama semifinnal Liga Champions 2025-2026.

Trending

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Dinamika Timnas Indonesia kembali jadi perbincangan panas. Mulai dari pemain yang tersisih, keputusan pelatih tuai kritik, hingga kabar mengejutkan dari FIFA.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT