News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Bali Gelar Simulasi Pengamanan Kota Jelang Pemilu Serentak

Polda Bali menggelar simulasi pengamanan dalam kota untuk mengantisipasi gangguan kamtibnas dalam Pemilu serentak yang rencananya digelar pada 14 Febuari 2024.
Selasa, 3 Oktober 2023 - 13:14 WIB
Simulasi Pengamanan Jelang Pemilu Serentak
Sumber :
  • alfani syukri

Denpasar, tvOnenews.com - Polda Bali menggelar simulasi pengamanan dalam kota untuk mengantisipasi gangguan kamtibnas dalam Pemilu serentak yang rencananya digelar pada 14 Febuari 2024 mendatang. Kegiatan ini digelar di Lapangan Puputa Magarana Niti Mandala Denpasar (Lapangan Renon), pada Senin (2/10) pagi dengan melibatkan 1000 personel. 

Kapolda Bali Irjen Pol Ida Bagus Kade Putra Narendra yang memantau langsung latihan Sistem Pengamanan Dalam Kota (Sispamkota) tersebut menyatakan, latihan ini digelar untuk mencapai dua tujuan, yakni untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak personel Polri yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu serentak mendatang. Selain itu untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) Polri, dengan dilandasi penguasaan taktis dan teknis kepolisian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Latihan pengamanan Pemilu ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sebelum kampanye, masa kampanye, masa tenang, pemungutan suara, sampai pada perhitungan dan penetapan pemenang. Hal ini untuk memberi gambaran tentang pola tindak aparat saat melaksanakan pengamanan sehingga tidak terjadi benturan di lapangan," ujar Karena. 

Selain melakukan simulasi pengamanan pengendalian masa, dalam latihan kemarin digelar simulasi pengamanan kampanye calon presiden. Misalnya pada saat salah seorang pasangan calon presiden melakukan kampanye, terjadi insiden pengadangan oleh selompok orang tak dikenal menggunakan bom. 

“Menghadapi situasi tegang ini, pengawal pasangan calon dan Brimob Polda Bali mengambil peran penting menyelamatkan pasangan calon berserta seluruh tim dengan melumpuhkan pelaku. Usai melumpuhkan pelaku selanjutnya dilakukan sterilisasi lokasi oleh Gegana. Sementara pelaku yang berhasil dilumpuhkan dilarikan ke RS menggunakan ambulans Biddokes Polda Bali,” terang Narendra. 

Digambarkan dalam simulasi ini terjadi kericuhan di salah satu TPS, gara-gara salah satu pasangan calon tidak terima dengan hasil rekapitulasi suara oleh KPPS. 

Situasi di TPS berhasil diredam dan surat suara diamankan ke kantor KPUD Bali. Ternyata massa yang menolak hasil pemungutan suara itu tetap tidak terima dan melakukan demo anarkis di kantor KPUD Bali. Massa datang mengepung kantor KPUD Bali. Mereka melakukan pengrusakan, pembakaran, dan penjarahan. 

Situasi ini membuat Kota Denpasar darurat. Aksi pembakaran dan penjarahan terjadi di mana-mana. Merespons kejadian tersebut personel Dalmas dan Brimob turun ke kantor KPUD Bali. Dalam upaya pengamanan agar kantor penyelenggara Pemilu itu tidak diduduki massa, aparat harus bertindak tegas dengan melepas tembakan. Beberapa pentolan pendemo diterjang peluru polisi. 

Mendapat respon tegas dari aparat kepolisian, massa pendemo balik kanan. Perlahan situasi Kota Denpasar  pulih dan normal kembali.

"Latihan ini kita lakukan antisipasi kondisi yang terjelek. Kita tidak boleh under estimate. Kita harus siap menghadapi situasi dan kondisi yang terjelek. Jangan kita lihat tenang. Air tenang menghanyutkan," ungkap Kapolda usai melihat latihan kesiapan anak buahnya kemarin.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, Polda Bali melakukan berbagai upaya, misalnya berkoordinasi dengan penyelenggara Pemilu.

"Kita sudah berapa kali gelar rapat dengan KPU. Bantuan operasi bila terjadi kondisi buruk saya sudah koordinasi dengan bapak Pangdam IX/Udayana," tuturnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai melihat kesigapan para anak buahnya dalam latihan kemarin, Kapolda mengaku belum puas. Karena belum puas, maka latihan serupa akan digelar lagi di setiap Polres/Polresta.

"Latihan ini untuk mengecek kesiapan anggota dan juga peralatan yang akan digunakan. Oleh karena itu, anggota harus mahir dan cakap," tegasnya. (asi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT