GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sandiaga Uno Minta Para Bule yang Berbuat Onar Dihukum Pidana Hingga Dilarang Datang ke Indonesia

Dalam kurun waktu satu minggu, beberapa WNA mulai marak membuat keonaran, mulai dari merusak kafe, mencuri mobil truk dan membawanya kabur, hingga memukul warga
Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:00 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno
Sumber :
  • Alfani syukri

Badung, tvOnenews.com - Dalam kurun waktu satu minggu, beberapa warga negara asing mulai marak membuat keonaran, mulai dari merusak kafe lantaran tidak terima dilarang merokok di dalam ruangan ber AC, mencuri mobil truk dan membawanya kabur ke Bandara I Gusti Ngurah Rai dan yang terbaru aksi sorang wisatawan yang mengamuk di lampu merah dan memukul pengendara motor. 

Menanggapi hal tersebut, Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, mayoritas bule berulah di Bali saat berlibur. Menurut Sandiaga, bule yang berulah harus diberikan sanksi hukum pidana dan untuk memberikan efek jera. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika perlu tidak hanya dideportasi tapi dilarang untuk mengunjungi destinasi Indonesia bukan hanya Bali tapi destinasi lainnya, jika mereka kerap melanggar hukum,” kata Sandiaga pada acara Meet & Greet dengan Peserta Famtrip Bulgaria, Panama dan Arab Saudi, Jumat (14/6).

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan tahun 2023 lalu terdapat sebanyak 11,7 juta kunjungan wisatawan terutama di saat cuaca dingin di Eropa. Dari 11 juta ini yg dideportasi hanya 340 orang. Menurutnya jumlah ini sangat sedikit jika dibandingkan dengan wisatawan yang berkunjung. Ia juga mengatakan semua pihak harus memastikan bahwa Bali dan lainnya adalah destinasi yang harus patuh terhadap aturan serta, mengikuti adat istiadat Indonesia. 

Hampir setiap hari, Bali, kata Sandiaga, kedatangan sejumlah 20 ribu wisatawan, maka dari itu penting untuk meningkatkan pemantauan, penindakan, terhadap pelanggaran-pelanggaran hukum. Terlebih jika dilihat di beberapa bulan terakhir ini, jumlah bule berulah di Bali semakin banyak. Kata Sandiaga ini, perlu dukungan bukan hanya aparat penegak hukum, tapi juga masyarakat dan seluruh ekosistem pariwisata untuk terus mengingatkan. 

“Wisatawan kalau minum (alkohol) itu ada batasannya penggunaan narkoba dilarang dan akan ditindak sangat berat kalau narkoba. Kalau alkohol apapun yang bisa memicu perilaku yang melanggar hukum harus dibatasi dan dipantau. Ya kalau mereka hilang kesadaran karena mengonsumsi alkohol yang berlebihan ya dia bisa melakukan kegiatan yang bisa melanggar hukum, tapi norma, ada yang sampai melepas baju dan sebagainya mungkin di negaranya dia tidak begitu,” bebernya. 

Tour guide dan juga akomodasi penyedia minuman beralkohol, juga punya memiliki tugas untuk mengingatkan wisatawan tersebut. Pelaku pariwisata diminta Sandiga harus memberi tahu wisatawannya bahwa di Indonesia ada batasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat wisatawan asing membeli alkohol dan begitu melampaui orderan, waiter atau bartendernya hendaknya menyampaikan ‘no you have enough, too much’ dan mereka tidak boleh pulang begitu saja, harus didampingi dan tidak boleh menyetir kendaraan," tambahnya.

Menurutnya, bule-bule tersebut tidak boleh drinking in driving dan harus didampingi dan ditemani supaya tidak melakukan tindakan-tindakan melawan hukum. "Ada (komunikasi dengan pelaku pariwisata) selalu kita bicarakan dan itu selalu ada pelatihannya dan sertifikasinya,” tutupnya. (asi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT