News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tumpahan Minyak Cemari Pantai Candidasa Karangasem, Wisatawan Check-Out Lebih Awal

Pantai Candidasa yang berada di  kawasan pesisir Kabupaten Karangasem, Bali, tercemar oleh tumpahan minyak yang mengotori sepanjang pantai.
Senin, 30 Desember 2024 - 20:43 WIB
Tumpahan Minyak Cemari Pantai Candidasa
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Karangasem, tvOnenews.com - Pantai Candidasa yang berada di kawasan pesisir Kabupaten Karangasem, Bali, tercemar oleh tumpahan minyak yang mengotori sepanjang pantai.

Bau menyengat dari cemaran minyak membuat para tamu hotel atau wisatawan yang menginap di sejumlah hotel di daerah Pantai Candidasa check-out atau meninggalkan hotel lebih awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem, Bali, I Wayan Kariasa mengatakan tumpahan minyak itu diketahui pada tiga hari yang lalu atau Sabtu (28/12) pagi.

"Iya sempat tiga hari yang lalu lumayan tumpahannya banyak. Dan kita tidak tahu sumbernya dari mana, yang jelas di pinggir pantai itu banyak minyak warna hitam-hitam itu," kata dia, saat dikonfirmasi, Senin (30/12).

"Terus baunya menyengat, sehingga khususnya penginapan-penginapan yang ada di pinggir pantai itu dengan bau minyak yang begitu menyengat beberapa wisatawan check-out lebih awal dari jadwal dia menginap karena tidak kuat dengan baunya itu," imbuhnya.

Bau dari tumpahan minyak tersebut membuat puluhan hotel terdampak sehingga sejumlah tamu  langsung check-out dari hotel pada hari yang sama.

"Hari itu juga mereka tidak kuat apalagi yang mungkin sesak nafas atau nggak kuat cium, itu mereka langsung pergi ke tempat lain. Yang kemarin itu puluhan hotel yang pasti di pinggir pantai (yang terdampak)," ujarnya.

"Yang check-out duluan kebetulan saya tidak data rill sih. Tapi anggota kita (ada yang bilang) ada yang check-out dua kamar, ada yang bilang tiga kamar. Mungkin puluhan kamar sih yang check-out lebih awal dari jadwal," ujarnya.

Ia menerangkan, kejadian tumpahan minyak itu yang mencemari laut di Pantai Candidasa diketahui pada Sabtu (28/12) pagi dan warnanya hitam pekat dan bau menyengat.

"Info pagi hari itu jadi ada bau minyak, kemudian sampai divideokan lautnya berminyak dan ada warna hitam-hitam. Minyaknya itu hitam seperti solar warnanya agak gelap tapi baunya menyengat dia," ujarnya.

Tumpahan minyak diperkirakan mencemari hampir 2 kilo meter sepanjang Pantai Candidasa. Sebelumnya  kejadian tumpahan minyak bukan yang pertama kali dan dan hampir terjadi setiap tahun, Namun, peristiwa kali ini berdampak pada puluhan hotel.

"Hampir 2 kiloan dan itu beberapa tempat dalam artian di daerah Candidasa kalau nggak di timur ini kan komplek timur kemarin itu sekitar 2 kiloan. Kalau dulu misalnya di bagian komplek baratnya itu juga dulu sempat seperti itu sekitar 1 kilo dan 2 kilo meter juga pantainya kena," ujarnya.

"Dan bahkan dulu pernah di depan salah satu hotel lumayan pekat sekali benar-benar seperti oli melekat lengket. Bahkan ada tamu pas snorkling itu kena jadinya pas naik dia belepotan seperti kena oli," ungkapnya.

Ia menerangkan, bahwa panjang Pantai Candidasa hingga Pantai Buitan di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, itu sekitar 5,7 kilometer dan kemungkinan besar yang tercemar akibat tumpah minyak itu 2 kilo meter.

"(Yang tercemar) sepanjang pantai sekitar 2 kilo meter itu semua di daerah Candidasa. Karena, Pantai Candidasa itu panjangnya sampai Buitan itu sekitar kurang lebih 5,7 kilo meter," jelasnya.

Ia juga mengatakan, bahwa memang Perairan Candidasa seringkali dilewati kapal seperti kapal Ferry dan kapal lainnya.

"Iya kebetulan kan di dekat kita itu, di (daerah) Kecamatan Manggis itu kan ada depo minyak untuk Bali Nusra. Kemudian ada juga parkir kapal ferry yang dipojokan timurnya (Pelabuhan ) Padangbai," jelasnya.

"Pasti ada saja sih setiap tahunnya (tumpahan minyak). Cuman mungkin karena arah anginnya dia pindah-pindah, mungkin ada yang agak di barat atau agak tengah atau di timur," lanjutnya.

Lewat peristiwa itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) di Kabupaten Karangasem, dan mereka yang akan menindaklanjuti dan juga sempat disurvei oleh Bupati dan Wakil Bupati Karangasem yang terpilih untuk melihatnya kemudian dikoordinasikan kepada instansi terkait sih. 

"Kelanjutannya saya sih belum tau, updatenya hari ini seperti apa dan apa sudah ada turun dari tim DLHK Provinsi (atau lainnya)," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, untuk saat ini tumpahan minyak di Pantai Candidasa sudah terurai dan sudah tidak banyak lagi.

"Sudah terurai, mungkin sudah tidak banyak lagi," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap agar pemerintah mencari sumber daripada limbah minyak tersebut dari mana datangnya. Apakah itu sumber limbahnya dari pembuangan kapal atau sebagainya. Sehingga nantinya, bisa diatensi dengan baik karena itu merusak alam bukan hanya serta merta merusak pariwisata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi itu juga merusak alam dan juga merugikan masyarakat secara umum secara publik. Misalnya, ada masyarakat yang berenang, kan pastinya itu juga berakibat fatal. Kemudian yang kedua secara otomatis akan terganggu habitat laut, misalnya untuk nelayan yang mereka mencari ikan dan sebagainya itu pasti terganggu," ujarnya.

"Harapan kita paling tidak, pemerintah betul-betul mencari sumbernya dari mana, kalau sudah ketemu sumbernya yang bertanggung jawab siapa dan itu harus bisa dikelola dengan baiklah. Kalau misalkan itu dari kapal, kapal apa? Terus apakah dia tidak memiliki sebuah manajemen pengelolaan limbah kan gitu, kenapa harus ke buang ke laut," ungkapnya. (awt/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

LavAni berhasil mengantongi kemenangan pertamanya di babak final four Proliga 2026 setelah mereka sukses membungkam Jakarta Garuda Jaya.
Siswa SMK di Bandung Berbondong-bondong Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Ada Apa?

Siswa SMK di Bandung Berbondong-bondong Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Ada Apa?

8 siswa SMK Negeri 1 Bandung bersyukur dibantu Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM). Mereka telah mendapat program Beasiswa Personal Pancawaluya.
Uji Kombinasi Baru, PBSI Ungkap Harapan untuk Pasangan Ganda Putra Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah

Uji Kombinasi Baru, PBSI Ungkap Harapan untuk Pasangan Ganda Putra Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah

PBSI melanjutkan langkah perombakan di sektor ganda putra dengan membentuk pasangan baru antara Bagas Maulana dan Muh Putra Erwiansyah.
Kena Bully di Negara Sendiri, 2 Pengamat Malaysia Terpukau Lihat Beckham Saat Timnas Indonesia Tampil Hadapi Saint Kitts and Nevis: Aset John Herdman

Kena Bully di Negara Sendiri, 2 Pengamat Malaysia Terpukau Lihat Beckham Saat Timnas Indonesia Tampil Hadapi Saint Kitts and Nevis: Aset John Herdman

Beckham Putra Nugraha pukau dua pengamat Malaysia usai cetak 2 gol & raih man of the match saat Timnas Indonesia hajar Saint Kitts and Nevis 4-0 sampai disebut aset John Herdman.
DPRD Curigai Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Capaian OPD Era Pimpinannya

DPRD Curigai Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Capaian OPD Era Pimpinannya

Capaian kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat era pimpinan Gubernur Dedi Mulyadi menuai kecurigaan.
Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan, berbagi kebahagiaan dengan mengajak 15 anak yatim dari Panti Yatim Indonesia (PYI) untuk bermain bersama, di Playtopia Senayan Park, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT