News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangkap Bos Pengendali Narkoba, BNN Bali Temukan 1,4 Kg Sabu yang Dikubur di Pekarangan Rumah

Dari penangkapan satu orang tersangka pengendali bandar narkotika di wilayah Kota Denpasar, BNN Bali menemukan sebanyak 1,4 kilogram narkotika jenis sabu
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 4 Maret 2025 - 11:02 WIB
Petugas BNN Bali saat melakukan penggeledahan di rumah pelaku narkotika, Senin (3/3)
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Dari penangkapan satu orang tersangka pengendali bandar narkotika di wilayah Kota Denpasar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menemukan sebanyak 1,4 kilogram (kg) narkotika jenis sabu yang disembunyikan dengan cara dikubur di halaman rumah milik tersangka SP (51).

Selain mengamankan otak bandar narkoba SP, petugas BNN Bali juga menangkap dua pengendar lainnya berinisial WR (45) dan PHS (37) yang merupakan jaringan dari tersangka SP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang haram tersebut, ditemukan saat petugas BNN Bali melakukan penggeledahan atau menggerebek rumah tersangka SP di daerah Monang-maning, atau di Jalan Gunung Batukaru, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan, bahwa jaringan tersangka SP ini merupakan jaringan peredaran gelap narkotika yang cukup lihai dan beroperasi di wilayah Denpasar serta mempunyai jaringan yang cukup luas. 

"Semoga dengan diungkapnya jaringan ini, dapat memutus jaringan peredaran gelap narkotika di Bali," kata Brigjen Pol Rudy, dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/3).

Kemudian, dari hasil dari penggeledahan yang dilakukan pada Jumat (10/1) lalu, dengan melibatkan kepala lingkungan dan pecalang sebagai saksi dalam proses penggeledahan, untuk barang bukti yang ditemukan di rumah tersangka SP ialah ribuan gram sabu atau 1.447,57 gram netto dalam kemasan Chinese tea merk Qing Shan utuh dan siap edar yang disembunyikan terkubur di dalam tanah di halaman atau pekarangan rumah tersangka SP.

Sementara, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi intelijen dan akhirnya pada Kamis (8/1) petugas BNN berhasil menangkap seorang residivis berinisial WR (45) di daerah Ubung, Denpasar, yang berperan sebagai pengedar dengan barang bukti paket kristal bening narkotika jenis sabu dengan berat 45,51 gram netto yang akan diedarkan di wilayah Kota Denpasar.

Kemudian, berdasarkan pengakuan tersangka WR diketahui barang haram itu berasal dari residivis berinisial SP yang berperan sebagai pengendali dan selanjutnya berhasil ditangkap di daerah Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, bersama temannya yang juga seorang residivis berinisial PHS (37) yang berperan sebagai pengedar dengan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 10,52 gram netto.

Selanjutnya, berdasarkan hasil pendalaman tersangka SP dan PHS akhirnya petugas BNN Bali melakukan penggeledahan menyeluruh di rumah tersangka SP di daerah Monang-maning Denpasar dengan melibatkan unit satwa K9 atau anjing pelacak milik BNNP Bali dan akhirnya ditemukan 1.447,57 gram netto sabu.

Sementara, tersangka SP merupakan residivis dua kali kasus narkotika yang sebelumnya diungkap BNNP Bali pada tahun 2017 dan baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tahun 2022. Sedangkan tersangka lainnya juga merupakan residivis kasus narkotika yaitu PHS yang keluar dari lapas tahun 2021 dan WR yang bebas tahun 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapan saya para tersangka yang merupakan residivis kasus narkotika dan berkali-kali ditangkap dapat dijatuhi hukuman yang seberat -beratnya," ujar Brigjen Pol Rudy.

Adapun ancaman pidana berdasarkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika terhadap para tersangka yakni Pasal 114, Ayat (2) atau Pasal 112, Ayat (2) dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (awt/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT