News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isu Kenaikan Tarif Visa on Arrival (VoA) Tiga Kali Lipat, Pelaku Pariwisata Resah

Adanya isu kenaikan tarif Visa on Arrival (VoA) hingga tiga kali lipat, menjadi Rp1,5 juta membuat resah pelaku pariwisata di Bali. Mereka menilai kenaikan akan memberatkan wisatawan yang datang ke Bali, dan kontra produktif dengan kebijakan pemulihan Pariwisata. 
Kamis, 14 April 2022 - 18:52 WIB
isu VoAmembuat resah pelaku pariwisata
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Denpasar, Bali - Adanya isu kenaikan tarif Visa on Arrival (VoA) hingga tiga kali lipat, menjadi Rp1,5 juta membuat resah pelaku pariwisata di Bali. Mereka menilai kenaikan akan memberatkan wisatawan yang datang ke Bali, dan kontra produktif dengan kebijakan pemulihan Pariwisata. 

Penolakan wacana kenaikan tarif VoA digaungkan para pelaku pariwisata Bali, yang tergabung dalam Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), yang menolak adanya rencana kenaikan VoA tiga kali lipat itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya, baru menerima selebaran saja tapi kalau itu jadi, kita protes. Iya, kita industri menolak karena pariwisata baru menggeliat," kata Ketua GIPI Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, saat dihubungi, Kamis (14/4).

Ia menerangkan, bahwa pihaknya belum paham selebaran itu dari mana, karena tidak ada kop surat tapi terlihat resmi.

"Belum paham, kita itu dapat selebarannya. Artinya, belum kita pastikan dari mana karena tidak ada kop surat, atau apa. Tapi seperti resmi dan itu membingungkan juga," imbuhnya.

Ia juga mengirimkan isi dari selebaran tersebut dan tertulis, Isi Nota Dinas No. IMI 1-KU.01.03-066, mulai tanggal 16 April 2022.
Kenaikan Harga PNBP untuk : 
1. Visa Kunjungan sekali perjalanan paling lama 60 hari menjadi Rp2.000.000
2. Visa Saat Kedatangan menjadi Rp1.500.000 
3. Memperkenalkan jenis visa kunjungan baru atau dan ITAS Non Kerja yang lebih panjang periode staynya.

Kemudian, Contents of Official Note No. IMI 1-KU.01.03-066. Starting April 16, 2022
PNBP Price Increase for
1. Single Entry visit visa for a maximum of 60 days becomes Rp. 2,000,000
2. Visa on Arrival to Rp.1,500,000
3. Introducing a new type of Visit Visa / and Non-Work ITAS with a longer stay period.

Menurutnya, isi surat di atas itu bila memang benar diberlakukan akan menggangu persaingan Bali untuk memperoleh calon Wisatawan Mancanegara (Wisman) dengan para pesaing, seperti Thailand, Vietnam, Kamboja dan lainnya.

"Justru, ini sangat menganggu kompetitif kita, dan mengurangi daya saing Bali, dan orang jadi mengurungkan (berwisata) ke Bali," jelasnya.

Pihaknya juga dengan tegas akan menolak bila kebijakan tersebut diberlakukan. Karena, menurutnya pariwisata di Bali baru saja menggeliat dan target belum sesuai.

"Target kita 3000 per hari (wisman) belum tercapai, baru 1500. Itupun baru beberapa hari, baru seminggu. Dan terlalu prematur untuk hal-hal yang begituan," ujarnya. 

"Harapannya, iya agar tidak terjadi. Kita kan sering komunikasi dengan pemerintah pusat. Saya pikir Menteri Pariwisata, BUMN  tidak setuju, saya yakin kementerian tidak setuju, cuman iya harus disuarakan oleh industri," ujarnya.

Sementara itu, dikonfirmasi berbeda, Wakil Ketua Bidang Budaya Lingkungan dan Humas Badan Pengurus Daerah PHRI Bali, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya mengatakan, bahwa memang benar ada isu dan wacana seperti itu tapi belum berlaku.

"Belum berlaku sampai saat ini dan belum ada regulasinya. Iya itu baru isu," kata dia.

Pihaknya juga belum mengetahui isu tersebut dari mana. Tapi kemungkinan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"Itu kalau (tidak salah) Kemenkumham. Tapi jelasnya saya belum tau," ujarnya.

Ia juga menerangkan, bahwa VoA itu berlaku 30 hari bagi wisman ke Bali dengan membayar Rp500 ribu per orang. Namun, bila 60 hari biaya bisa mencapai Rp1 juta.

"Biasanya, rata-rata tamu-tamu itu 30 hari. Paling dia tinggal di sini dia menghabiskan dua dan tiga minggu tinggal disini," jelasnya.

Menurutnya, wajar saja bila pelaku industri di Bali menolak adanya kebijakan tersebut. Karena, saat ini masih memberikan relaksasi untuk wisman yang mulai datang. Selain itu, pertimbangannya harus dibandingkan dengan negara pesaing lainnya seperti Thailand.

"Jadi, wajar mereka menolak kalau mereka (wisman) kesini sama keluarga empat orang begitu, kan ada tambahan (biaya)," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, menurutnya bila akan memberlakukan kebijakan itu timing tidak tepat, karena saat ini Bali sedang meningkatkan animo wisman datang ke Bali.

"Tapi, menurut saya harusnya lihat dulu timing-nya yang tidak pas. Karena, kita sedang meningkatkan dulu animo wisatawan dunia. Di samping itu, melihat kondisi (ekonomi) global dan itu mengurangi animo calon wisatawan untuk datang ke Bali atau ke Indonesia. Setiap kebijakan itu, sebaiknya kita undang dulu stekholder dapat dukungan apa tidak," ujarnya. (AWT/hen) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Hanya dapat Pahala, Zikir Juga Bisa Menggugurkan Dosa kata Ustaz Adi Hidayat

Bukan Hanya dapat Pahala, Zikir Juga Bisa Menggugurkan Dosa kata Ustaz Adi Hidayat

Cara mudah menggugurkan dosa
Kesempatan Emas: Atlet Indonesia Bisa Lanjutkan Pendidikan Tinggi Lewat Beasiswa Kemenpora

Kesempatan Emas: Atlet Indonesia Bisa Lanjutkan Pendidikan Tinggi Lewat Beasiswa Kemenpora

Kemenpora kembali membuka kesempatan bagi para atlet untuk mengikuti Program Beasiswa Bidang Keolahragaan bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Liverpool Tegas Pertahankan Curtis Jones, Proposal Inter Milan dan Tottenham Ditolak

Liverpool Tegas Pertahankan Curtis Jones, Proposal Inter Milan dan Tottenham Ditolak

Asa Inter Milan memboyong Curtis Jones pada menit-menit akhir bursa transfer Januari dipastikan kandas. Liverpool mengambil sikap tegas dengan menolak tawaran.
KOI Dorong Atlet Disabilitas Indonesia Terus Menginspirasi Generasi Muda

KOI Dorong Atlet Disabilitas Indonesia Terus Menginspirasi Generasi Muda

Raja Sapta Oktohari, mendorong para atlet disabilitas Indonesia untuk terus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda melalui prestasi mereka di panggung internasional.
Drama Penalti Al Nassr dan Kartu Merah untuk Kapten Al Kholood, Pengamat Tegaskan: Tidak Sportif

Drama Penalti Al Nassr dan Kartu Merah untuk Kapten Al Kholood, Pengamat Tegaskan: Tidak Sportif

Drama penalti dimulai saat wasit mengusir kapten Al Kholood, Hattan Bahebri, dari dalam lapangan, lalu memberi penalti untuk Al Nassr yang dieksekusi oleh Kinglsey Coman.
Buntut Pengunduran Diri Sejumlah Pimpinan OJK, Mohamad Hekal: DPR Tetap Awasi OJK dan BEI

Buntut Pengunduran Diri Sejumlah Pimpinan OJK, Mohamad Hekal: DPR Tetap Awasi OJK dan BEI

Buntut pengunduran diri sejumlah pimpinan OJK dan pejabat eksekutif Bursa Efek Indonesia yang bertepatan dengan terbitnya laporan evaluasi MSCI terhadap pasar

Trending

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

Persib Bandung masih adem ayem di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, tapi peluang merekrut 4 pemain kelas dunia untuk menemani Federico Barba masih terbuka.
Siapa Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano Anak Kandung Denada? Jika Bukan Teuku Ryan, Kini Sosok Rapper Disorot

Siapa Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano Anak Kandung Denada? Jika Bukan Teuku Ryan, Kini Sosok Rapper Disorot

Kehadiran Al Ressa Rizky Rossano menceritakan borok Denada Tambunan di podcast Denny Sumargo kembali memunculkan spekulasi liar siapa sosok ayah kandungnya.
Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Pencarian Juventus soal striker baru yang tak kunjung mendapatkan titik terang berdampak pada kabar tidak terduga menjelang penutupan bursa transfer musim dingin. Nama Alvaro Morata mencuat.
Rizky Ridho Kasih Salam Perpisahan kepada Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Isyarat Jadi Pemain yang Dilepas Persija Jakarta?

Rizky Ridho Kasih Salam Perpisahan kepada Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Isyarat Jadi Pemain yang Dilepas Persija Jakarta?

Meski belum diumumkan secara resmi, namun kapten Persija Jakarta Rizky Ridho seolah memberi isyarat jika Rio Fahmi dan Hansamu Yama akan dilepas Macan Kemayoran
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 1 Februari 2026: Angka Hoki Aries hingga Pisces, Siapa Paling Hoki?

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 1 Februari 2026: Angka Hoki Aries hingga Pisces, Siapa Paling Hoki?

Ramalan keuangan zodiak 1 Februari 2026 membahas Aries hingga Pisces, lengkap dengan angka hoki, peluang rezeki, kondisi finansial, dan zodiak paling hokii
4 Nama Sudah Dikantongi, Langkah John Herdman Bidik Pemain Keturunan Top Eropa Dipuji Media Vietnam

4 Nama Sudah Dikantongi, Langkah John Herdman Bidik Pemain Keturunan Top Eropa Dipuji Media Vietnam

Langkah Timnas Indonesia dalam proyek naturalisasi kembali menyedot perhatian media luar negeri. Media Vietnam puji langkah John Herdman bidik pemain top Eropa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT