News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Khusyuknya Sholat Idul Fitri di Ruteng dan Pesan Ketua MUI Manggarai yang Bikin Adem

Ribuan jamaah melaksanakan sholat Idul Fitri 1443 Hijriah di Masjid Baiturahman Ruteng Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Senin (2/5/2022).
Senin, 2 Mei 2022 - 13:38 WIB
Sholat Id di Masjid Baiturrahman, Ruteng, Manggarai, NTT
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai, NTT - Setelah melewati puasa Ramadhan selama sebulan penuh, ribuan jamaah melaksanakan sholat Idul Fitri 1443 Hijriah di Masjid Baiturahman Ruteng Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Senin (2/5/2022).

Dari pantauan tvonenews, umat Muslim Kota Ruteng mulai berbondong-bondong datang ke masjid sejak pukul 06.20 WITA. Sementara pelaksanaan sholat id dimulai pukul 07.30 WITA. Umat tampak khusyuk dan khidmat berdoa di Hari Kemenangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun 2022 merupakan momen yang dinanti-nantikan setelah dua tahun pelaksanakan salat besar seperti Idul Adha dan Idul Fitri ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

Wajah Masjid Baiturahman sekarang jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya. Masjid yang dibangun tahun 1985 ini baru selesai direnovasi total. Selain tampak megah, daya tampung masjid yang berada di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Tenda ini diperbesar sehingga menampung lebih dari 3.000 jamaah.

Meskipun daya tampungnya makin besar sehingga umat bisa Sholat Id di lantai 1 dan lantai 2 untuk jamaah perempuan, tetapi umat yang tidak kebagian di dalam terpaksa melaksanakan sholat di luar masjid yakni di halaman juga di depan jalan raya. 

Prokes memang telah dilonggarkan oleh pemerintah yang dipimpin H. Jamaluddin serta Khatib H. Rofi Al Mukhlis ini tetap mengikuti protokol kesehatan.

Pesan Idul Fitri

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Manggarai, H. Amir Faisal Kelilaw mengaku bersyukur karena salat Idul Fitri bisa digelar setelah sempat ditiadakan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah puji syukur kepada hadirat Allah SWT, Tuhan yang mahakuasa, kita kembali berjumpa pada hari ini umat Islam khususnya di Kota Ruteng ini dapat melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri setelah vakum akibat pandemi. Saya senang umat begitu antusias dan taat prokes," ujar Kelilaw.

"Ini momentum yang memang selama ini ditunggu-tunggu dan syukur kepada Tuhan yang memberikan jalan semuanya dan ke depan kita sudah mulai hidup aman ya tapi kita tetap taan pada prokes yang dicanangkan pemerintah," imbuhnya.

Tokoh Muslim bumi Congka Sae ini juga mengartikan makna puasa Ramadhan sebagai pertarungan melawan hawa nafsu serta mengandung falsafah pendidikan. 

Sementara Idul Fitri menurutnya, tidak saja sebagai rutinitas rukun Islam tapi lebih dari itu umat Islam di bulan Syawal digolongkan oleh Allah sebagai orang yang mendapat kemenangan dan kembali ke fitrahnya semula (Ied al-Fitri).

"Kurang lebih satu bulan melaksanakan ibadah puasa tentu sebuah pertarungan yang luar biasa melawan hawa nafsu. Ini luar biasa kami keluar dengan kemenangan mengibarkan panji-panji kemenangan setelah bertarung melawan hawa nafsu selama sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa," tuturnya.

"Puasa juga merupakan pendidikan bagaimana umat dilatih, dibina. Inti dari pada kotbah tadi itu mengajak umat untuk selalu berada pada kebaikan dan kalau omong tentang kebaikan semua agama mengajarkan kita tentang kebaikan. Dengan jalur-jalur kebaikan itu kebaikan bisa ditingkatkan," ujarnya menambahkan.

Tokoh 75 tahun ini berharap semoga Idul Fitri bisa dijadikan pelajaran setiap jamaah untuk selalu melahirkan kebaikan-kebaikan baru dan mencetus nurani untuk terus berbagi meringankan beban sesama umat manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau puasa dan Idul Fitri diartikan sebagai perjuangan besar maka ini harus menjadi pelajaran untuk memperbaiki diri, menata hidup untuk berhubungan baik dengan semua orang, menciptakan kerukunan yang baik dengan semua agama itulah kewajiban umat manusia. Semua agama mengajarkan seperti itu. Berusaha untuk memperbaiki prilaku semua manusia ke arah yang lebih baik," ujar dia lagi.

Ketua MUI Mangarai juga menyampaikan terima kasih kepada aparat keamanan TNI dan Polri yang bertugas mengamankan salat dan Lebaran 1 Syawal 1443 H. (jku/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT