News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

11 Puskesmas di Kota Mataram Ditargetkan Buka Layanan Sore

Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menargetkan agar 11 puskesmas se-Kota Mataram buka layanan sore.
Sabtu, 22 November 2025 - 15:28 WIB
Layanan di salah satu puskesmas di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menargetkan agar 11 puskesmas se-Kota Mataram buka layanan sore. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi pasien yang tidak bisa datang pada jam kerja normal.

"Kami targetkan akhir tahun 2025, semua puskesmas buka layanan poliklinik sore," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirlad Isfihan di Mataram, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan, pembukaan layanan sore di puskesmas segera digelar karena dari uji coba layanan poliklinik sore di Puskesmas Karang Taliwang mulai akhir Oktober 2025, dinilai efektif dan memberikan waktu layanan yang fleksibel bagi masyarakat.  Karena itulah, Dinkes Kota Mataram segera melaksanakan program serupa pada puskesmas-puskesmas lainnya di Kota Mataram.

Setelah Puskesmas Karang Taliwang, katanya, menyusul Puskesmas Ampenan, Karang Pule, Tanjung Karang, dan Puskesmas Babakan.

"Sisanya kami targetkan tahun ini juga sudah buka layanan sore, sebagai respons terhadap kebutuhan pelayanan dan tingginya angka kunjungan," katanya.

Menurutnya, angka kunjungan pasien di puskesmas rata-rata melayani antara 100 hingga 200 pasien per hari. Jika satu puskesmas rata-rata 100-200 pasien, maka pasien yang berkunjung ke puskesmas sehari bisa mencapai 2.000 lebih, sebab di Kota Mataram terdapat 11 puskesmas. Meskipun angka kunjungan terlihat tinggi, Emirald berharap hal itu tidak berarti jumlah masyarakat yang sakit meningkat drastis.

"Tetapi menjadi indikasi positif bahwa kesadaran masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan meningkat," katanya.

Sementara menyinggung, kekhawatiran kekurangan tenaga medis atau kewalahan ketika semua puskesmas membuka layanan sore, Emirald meyakinkan hal itu sudah diantisipasi. Pihaknya optimistis petugas tidak kewalahan sebab dengan adanya pengaturan tugas yang disesuaikan dengan kemampuan dan jumlah personil yang ada di masing-masing puskesmas.

"Insya Allah, petugas kami cukup dan siap karena sudah ada pengaturan jadwal," katanya.

Apalagi, untuk layanan poliklinik sore tersebut hanya membuka satu poliklinik yakni poliklinik umum untuk menangani masalah kesehatan masyarakat secara umum.

"Kalau untuk layanan poliklinik khusus seperti gigi, ibu hamil, dan anak, tetap dilayani pada jam kerja atau pagi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan, pembukaan layanan poliklinik sore tersebut selain upaya peningkatan layanan masyarakat juga menjadi sumber pembiayaan inovasi untuk menutupi operasional puskesmas yang saat ini sudah berstatus BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Untuk itulah, melalui layanan poliklinik sore diharapkan dapat menambah pendapatan sehingga jika petugas di puskesmas mampu memberikan layanan terbaik maka akan semakin banyak kepesertaan BPJS.

"Begitu juga dengan pasien umum. Mereka tentu akan memilih fasilitas layanan kesehatan yang dinilai baik dan memuaskan," katanya.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK OTT Kantor Bea Cukai Kemenkeu Jakarta

KPK OTT Kantor Bea Cukai Kemenkeu Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Rabu (4/2/2026). OTT ini dilakukan di kantor Bea Cukai Kemenkeu, Jakarta.
Dokter Oky Lapor Polisi Usai Alami Teror hingga Ancaman dalam Karangan Bunga

Dokter Oky Lapor Polisi Usai Alami Teror hingga Ancaman dalam Karangan Bunga

Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus dugaan teror terhadap dokter Oky yang mengaku menirima kiriman karangan bunga bermuatan fitnah dan pencemaran nama baik.
Menpar Widi Kena Sentil Lagi Gara-gara Jawab Pertanyaan DPR Lewat Medsos

Menpar Widi Kena Sentil Lagi Gara-gara Jawab Pertanyaan DPR Lewat Medsos

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menyentil Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana yang dinilai menjawab pertanyaan lewat medsos.
Sikap Ronaldo Soal Comeback ke MU Dikonfirmasi oleh Mantan Rekan Setimnya

Sikap Ronaldo Soal Comeback ke MU Dikonfirmasi oleh Mantan Rekan Setimnya

Cristiano Ronaldo dikabarkan mogok bermain setelah Benzema gabung Al-Hilal. Orang dekat buka suara soal masa depan CR7 yang kini penuh tanda tanya di Al-Nassr.
Sebelum Kehabisan, Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H+10 Lebaran, Begini Cara Pesannya

Sebelum Kehabisan, Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H+10 Lebaran, Begini Cara Pesannya

Sejumlah pemudik berlomba-lomba memperebutkan tiket kereta api jarak jauh selama periode menjelang Idul Fitri atau mudik Lebaran 2026. Tiket sudah bisa dipesan
Profil Nicholas Mjosund, Striker Diaspora Rosenborg yang Kini Dipanggil Timnas Indonesia U-17

Profil Nicholas Mjosund, Striker Diaspora Rosenborg yang Kini Dipanggil Timnas Indonesia U-17

Mengenal Nicholas Mjosund, striker muda Rosenborg berdarah Indonesia yang kini kembali masuk skuad Timnas Indonesia U-17.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT