News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Sekolah di Mataram Mulai Diganti Sesuai Tahun Berdiri

Dinas Pendidikan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat, resmi memberlakukan perubahan nama Sekolah Dasar (SD) negeri di kota itu, yang disesuaikan dengan urutan tahun berdiri bersamaan dengan pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027.
Selasa, 23 Juni 2026 - 13:13 WIB
Salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang sudah mengubah namanya sesuai dengan urutan tahun didirikan.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Dinas Pendidikan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat, resmi memberlakukan perubahan nama Sekolah Dasar (SD) negeri di kota itu, yang disesuaikan dengan urutan tahun berdiri bersamaan dengan pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027.

"Sesuai Surat Keputusan (SK) mulai Senin (22/6/2026), saat pembukaan SPMB, semua SD negeri sudah mulai melakukan perubahan nama SD sesuai SK yang ditetapkan," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram H Yusuf di Mataram, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti SD Negeri 15 Mataram kini sudah berubah menjadi SD Negeri 49 Mataram dan SD Negeri 1 Mataram yang berada di Jalan Bugenvil menjadi SD tertua di Kota Mataram.

"Jumlah SD negeri di Kota Mataram saat ini tercatat sebanyak 142 unit, tersebar di enam kecamatan se-Kota Mataram," katanya.

Dikatakan, perubahan nama SD negeri se-Kota Mataram itu sebagai upaya pemerataan satu wilayah. Selama ini nama SD di sesuaikan dengan tiga nama kecamatan induk , sementara di Mataram kini sudah ada enam kecamatan.

Dengan adanya perubahan nama tersebut, maka SD negeri se-Kota Mataram hanya ada satu nama wilayah yakni Mataram. Tidak ada lagi nama SD 2 Cakranegara atau SD 2 Ampenan, namun yang ada hanya SD 2 Mataram dan seterusnya sesuai urutan tahun berdiri.

Sementara saat ini SD di Kota Mataram tercatat sebanyak 142 unit, sehingga nama-nama SD tersebut akan diganti sesuai dengan urutan tahun berdiri mulai dari SD Negri 1 Mataram, SD Negeri 2 Mataram, SD Negeri 3 Mataram, hingga SD Negeri 142 Mataram.

"Perubahan nama SD itu kami ambil untuk menciptakan keseragaman dan penyesuaian identitas sekolah di seluruh kecamatan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu bertujuan menghilangkan sekat kewilayahan antar-kecamatan, seperti Kecamatan Mataram, Cakranegara, Ampenan, Sekarbela, Sandubaya dan Selaparang, agar seluruh sekolah memiliki identitas yang seragam sebagai sekolah di Ibu Kota Provinsi NTB.

"Sementara untuk sekolah tingkat SMP di Kota Mataram, saat ini sudah menggunakan nama sesuai urutan tahun berdiri mulai dari SMP Negeri 1 Mataram hingga SMP Negeri 24 Mataram," katanya.(chm)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Taufik Hidayat Sejak Masa Sekolah Terungkap, Mantan Debt Collector yang Tega Siksa Wanita Bandung

Rekam Jejak Taufik Hidayat Sejak Masa Sekolah Terungkap, Mantan Debt Collector yang Tega Siksa Wanita Bandung

Jagat media sosial mendadak digegerkan oleh aksi keji bin biadab yang diduga dilakukan oleh Taufik Hidayat alias TH (30). Pria ini mendadak menjadi buronan ...
Gara-gara Taufik Hidayat, Ayah YTR Tak Kenal Wajah Anaknya dan Pingsan Saat Pertama Datangi RSHS Bandung

Gara-gara Taufik Hidayat, Ayah YTR Tak Kenal Wajah Anaknya dan Pingsan Saat Pertama Datangi RSHS Bandung

Keluarga YTR ungkap fakta mengejutkan di podcast Maia Estianty. Ayah YTR pingsan dan tak kenal wajah anaknya akibat penyekapan sadis oleh Taufik Hidayat.
Tak Terduga, 3 Pebulu Tangkis Indonesia Ini Malah Pilih Pindah Kewarganegaraan setelah Raih Medali Olimpiade

Tak Terduga, 3 Pebulu Tangkis Indonesia Ini Malah Pilih Pindah Kewarganegaraan setelah Raih Medali Olimpiade

Tiga legenda bulu tangkis Indonesia ini pernah meraih medali Olimpiade, tetapi kemudian memilih pindah kewarganegaraan. Siapa saja dan bagaimana kisah mereka?
Menkes Ungkap Imunisasi Bayi dan Ibu Hamil Meningkat pada 2026

Menkes Ungkap Imunisasi Bayi dan Ibu Hamil Meningkat pada 2026

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan vaksinasi atau imunisasi bagi bayi dan ibu hamil pada 2026.
Soal Penangguhan Penanganan Roy Suryo, Kapolri: Kewajiban Kami Sudah Selesai

Soal Penangguhan Penanganan Roy Suryo, Kapolri: Kewajiban Kami Sudah Selesai

Kejari Jaksel mengabulkan permohonan penangguhan penahanan tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi.
Pemotor dan Anak yang Dilempar Molotov saat Melintas di Koja Jakarta Utara Tak Alami Luka

Pemotor dan Anak yang Dilempar Molotov saat Melintas di Koja Jakarta Utara Tak Alami Luka

Polisi masih mendalami soal insiden pengemudi motor yang diduga dilempar molotov oleh OTK di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Trending

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Meski Sudah Resmi WNI, 3 Bintang Liga Eropa Ini Belum Pernah Bela Timnas Indonesia di Era John Herdman

Meski Sudah Resmi WNI, 3 Bintang Liga Eropa Ini Belum Pernah Bela Timnas Indonesia di Era John Herdman

Meski sudah WNI dan mendapat izin FIFA untuk membela Timnas Indonesia, tiga pemain di Liga Eropa ini belum pernah memperkuat skuad Garuda pada era John Herdman.
Seluruh Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan dan Penyekapan 3 Tahun oleh Pacar Ditanggung Pemprov Jabar

Seluruh Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan dan Penyekapan 3 Tahun oleh Pacar Ditanggung Pemprov Jabar

KDM menegaskan pihak keluarga tidak perlu lagi mengkhawatirkan urusan administrasi medis karena seluruh akomodasi ditanggung langsung hingga korban pulih total
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT