News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Komodo, Pesona Kakatua Juga Mengisi Taman Nasional Komodo

Cacatua Sulphurea Occidentalis atau yang disebut Kakatua Jambul Kuning hidup di beberapa titik yang tak berpenghuni di Taman Nasional Komodo. Suara khas mereka yang nyaring akan terdengar di siang hari, spesies ini biasa terlihat terbang tinggi di bibir pantai menuju kaki bukit.
Jumat, 13 Mei 2022 - 12:29 WIB
Cacatua Sulphurea Occidentalis atau yang disebut Kakatua Jambul Kuning hidup di beberapa titik yang tak berpenghuni di Taman Nasional Komodo
Sumber :
  • Tim Tvone-Vera Bahali


Labuan Bajo, NTT - Cacatua Sulphurea Occidentalis atau yang disebut Kakatua Jambul Kuning hidup di beberapa titik yang tak berpenghuni di Taman Nasional Komodo. Suara khas mereka yang nyaring akan terdengar di siang hari, spesies ini biasa terlihat terbang tinggi di bibir pantai menuju kaki bukit.

Kakatua Jambul Kuning menjadi salah satu kekayaan Taman Nasional Komodo. Burung ini tersebar hampir di seluruh pulau di kawasan TNK dan menempati lembah-lembah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hewan ini menjadi salah satu objek konservasi Balai Taman Nasional Komodo karena jumlahnya yang relatif sedikit dan terbilang kritis. Ukuran Kakatua Jambul Kuning lebih kecil dari kakatua yang ada di Sumatera dan Jawa. Pesonanya berasal dari warna bulunya yang putih bersih dengan jambul dan sayap dalam berwarna kuning.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Lukita Awang mengatakan, populasi kakatua di Taman Nasional Komodo sejak lima tahun terakhir mengalami peningkatan. Data diperoleh dari monitoring yang dilakukan secara rutin oleh tim ranger BTNK.

“Populasi kakatua di Taman Nasional Komodo sejak lima tahun terakhir mengalami peningkatan. Jumlah kakatua di TNK kurang lebih 1020-an. Terjadi peningkatan karena ranger yang menjaga habitat komodo, berdampak pada spesies lainnya,” tutur Lukita.

Monitoring yang dilakukan tim ranger BTNK dilakukan di 10 titik. Agar bisa memantau kakatua, ranger harus naik ke bukit yang lebih tinggi dari lembah. Kakatua banyak beraktivitas di atas pohon yang rindang dengan biji-bijian sebagai pakan.

“Sepuluh titik pengamatan yang kita lakukan setiap tahun terdiri dari 3 titik di pulau Rinca dan Pulau Bero, kemudian ada tujuh titik yang kita lakukan pengamatan di Pulau Komodo,” terang Lukita.

Baru-baru ini, tim Ranger BTNK kembali melakukan pemantauan Kakatua Jambul Kuning di Pulau Kerora, kawasan TNK. Hasil pemantauan, populasi kakatua di titik tersebut pun terbilang bertambah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam monitoring ini, kita melihat dinamika populasinya. Yang kita lakukan adalah selain mendata jumlahnya, juga melihat pohon pakan dan pohon istirahatnya bagaimana," kata Lukita.

Setiap hari Kakatua Jambul Kuning akan keluar dari pohon tidur saat matahari terbit. Mereka lalu terbang di sekitar lembah untuk mencari makan. Jenis makanan mereka adalah biji-bijian. Setelah seharian mencari makan, satwa ini akan kembali ke pohon tidur saat matahari terbenam. Suara mereka akan menghilang seiring gelapnya malam. (Vbi/Ask)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT