News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Mataram Diimbau Gencarkan PSN

Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengimbau warga mewaspadai potensi penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan menggencarkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Jumat, 6 Februari 2026 - 14:46 WIB
Kegiatan pengasapan atau "fogging" nyamuk demam berdarah di salah satu fasilitas umum di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengimbau warga mewaspadai potensi penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan menggencarkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Intensitas hujan pekan ini di Kota Mataram mulai turun, tapi kondisi ini justru harus terus diwaspadai," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Emirald Isfihan di Mataram, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, perubahan cuaca hujan, panas, yang terjadi secara tiba-tiba atau tidak menentu justru berpotensi mempercepat berkembang biaknya jentik nyamuk demam berdarah pada genangan air sisa hujan.

Oleh karena itu, masyarakat harus terus waspada dan lebih aktif lagi melakukan gerakan PSN sebagai langkah preventif.

Bahkan seluruh jajaran puskesmas dan bidang pencegahan dan pengendalian penyakit telah diinstruksikan untuk menjalankan prosedur standar PSN.

​"Kami memiliki standar di mana 3x24 jam setelah terjadi hujan, kami melakukan upaya PSN secara bersama-sama dengan masyarakat," katanya.

Langkah itu, terus digencarkan baik ada kasus maupun tidak ada kasus. Selain itu, pihak dinas juga memfasilitasi permintaan pengasapan atau "fogging" dari masyarakat di lokasi-lokasi yang dinilai memiliki potensi risiko tinggi seperti di wilayah Cakranegara dan Sandubaya.

"Upaya tersebut untuk memperketat pengawasan dan langkah antisipasi terhadap kasus di awal tahun 2026," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun tren kasus DBD pada Januari 2026 tercatat cukup landai dengan hanya tiga kasus, namun Dinas Kesehatan tetap waspada mengingat data Januari tahun 2025 jumlahnya lebih tinggi dan kasus DBD selama 202 mencapai 519 kasus.

"Alhamdulillah, dari kasus itu hingga saat ini kami belum ada laporan kasus kematian akibat DBD di Kota Mataram," katanya.(chm)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bintang Muda Wolves Jadi Buruan Liverpool dan Manchester United, Siap-siap Persaingan Sengit

Bintang Muda Wolves Jadi Buruan Liverpool dan Manchester United, Siap-siap Persaingan Sengit

Liverpool dan Manchester United bersaing untuk mendapatkan wonderkid Wolves, Mateus Mane, yang performanya curi perhatian di tengah klubnya terancam degradasi.
Ancaman Serius Tito Karnavian ke Daerah yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana, Warga Bisa Semakin Dirugikan

Ancaman Serius Tito Karnavian ke Daerah yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana, Warga Bisa Semakin Dirugikan

Mendagri sekaligus Kasatgas PRR Tito Karnavian Tito mengancam daerah yang lambat mengirim data penerima bantuan rumah, sehingga berisiko tidak diikutsertakan dalam penyaluran bantuan.
Bocoran Media Italia soal Obrolan John Herdman dan Jay Idzes, Singgung Timnas Indonesia?

Bocoran Media Italia soal Obrolan John Herdman dan Jay Idzes, Singgung Timnas Indonesia?

Media Italia menyoroti kunjungan John Herdman ke markas Sassuolo dan perbincangannya dengan Jay Idzes. Apa yang dibahas?
Bintang Futsal Papua Sebut Tak Ada Tekanan untuk Lawan Iran di Partai Final Piala Asia Futsal 2026  ‎

Bintang Futsal Papua Sebut Tak Ada Tekanan untuk Lawan Iran di Partai Final Piala Asia Futsal 2026  ‎

Brian Ick menilai pendekatan sederhana justru membantu pemain menjaga konsentrasi. Menurutnya, kesiapan mental dan fisik menjadi kunci utama menghadapi laga sebesar partai final Piala Asia Futsal 2026.
Mengapa Elliot Anderson Dinilai Lebih Pas untuk Manchester United Ketimbang Casemiro?

Mengapa Elliot Anderson Dinilai Lebih Pas untuk Manchester United Ketimbang Casemiro?

Casemiro dipastikan akan meninggalkan Manchester United setelah kontraknya berakhir pada akhir musim. Elliot Anderson muncul sebagai kandidat pengganti Casemiro
Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Kasus Apa?

Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Kasus Apa?

Mantan Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno (RMS) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas hari ini.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT