News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penemuan Gua Jaman Hindu-Budha, Diperkirakan untuk Bertapa atau Mediasi Penyucian Diri

Penemuan gua jaman dulu yang terletak di Banjar Dalem, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, diperkirakan sudah ada sejak jaman Hindu-Budha. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mendatangi lokasi, memperkirakan gua tersebut digunakan untuk bertapa atau mediasi penyucian diri.
Kamis, 9 Juni 2022 - 18:07 WIB
penemuan gua di Tabanan, Bali
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Tabanan, Bali - Penemuan gua jaman dulu yang terletak di Banjar Dalem, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, diperkirakan sudah ada sejak jaman Hindu-Budha

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mendatangi lokasi, memperkirakan gua tersebut digunakan untuk bertapa atau mediasi penyucian diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu, setidaknya sudah jaman Hindu-Budda. Gua pertapaan untuk memenangkan diri atau penyucian diri," kata I Gusti Made Suarbhawa selaku Peneliti Ahli Madya, Organisasi Riset Arkeologi Bahasa dan Sastra, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), saat dihubungi Rabu (8/6).

Ia menerangkan, pada tanggal 21 Maret 2022 lalu, dari Brin sempat mendatangi lokasi gua. Tapi, belum melakukan penelitian secara kaidah keilmuan dan ilmiah, hanya sebatas melakukan observasi.

"Sempat peninjauan awal dan belum melakukan penelitian dalam artian yang betul-betul menggunakan kaidah-kaidah dalam penelitian ilmiah. Tapi, baru sebatas observasi awal, kita belum berani memastikan secara pasti," terangnya.

Suarbhawa yang merupakan mantan Kepala Balai Arkeologi Bali menyebutkan, bila dilihat dari konteks tempatnya, gua itu di sekitarnya juga ditemukan tempat-tempat suci, seperti penirtaan atau tempat pemandian suci dan juga daerah pertemuan sungai.

"Di sebelahnya ada tempat suci dan juga air penirtaan dan memang gua itu lebih mengarah artifikusial di dalamnya ada semacam ceruk-ceruk lagi. Meskipun, pembuatannya terkesan tidak rapi karena kondisi tanahnya agak rapuh," sebutnya.

"Ada kemungkinan itu sebagai tempat pertapaan atau meditasi dalam konteks penyucian diri. Karena, secara lokasional itu dekat sungai dan tempat-tempat suci. Ada, pura-pura yang kaitannya dengan penirtaan, semacam tempat orang kalau ritual keagamaan itu mencari tempat air suci untuk keperluan upacara di tempat lainnya," jelasnya.

Selain itu, gua tersebut tak jauh dari sungai yang bisa saja tempat penyucian diri dan gua itu bisa saja sebagai tempat bertapa atau meditasi untuk menenangkan diri.

"Karena dalam konsep Agama Hindu itu (ada) yang setelah melewati tahapan-tahapan brahmacari dan tahapan itu perlu penempaan ilmu. Bisa saja, ketika orang penempaan ilmu atau mendalami kerohanian dengan cara bermeditasi di tempat-tempat seperti itu, memperdalam atau memperkuat rohani," ungkapnya.

Namun, sejak kapan gua itu berdiri pihaknya belum berani memastikan karena belum dilakukan penelitian secara mendalam. Selain itu, belum ditemukan adanya penemuan bekas aktivitas di gua tersebut. Kendati demikian, dari petunjuk gua itu sudah ada sejak jaman Hindu-Budha.

"Kalau dari konteksnya kita belum berani memastikan karena belum melihat temuan-temuan permukaan atau temuan di sekitarnya. Karena lantai gua yang biasanya menyimpan bekas-bekas aktivitas itu teruruk akibat erosi ataupun masuknya lumpur-lumpur tertentu," ujarnya.

Sementara, terkait bahwa gua itu direncanakan menjadi cagar budaya menurutnya hal itu adalah ranah dari Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam hal ini Dinas Kebudayaan.

"Kalau kami dari para peneliti sebatas mencari informasi dalam artian data ilmiahnya berkenaan gua kapan (berdiri), fungsinya apa dan sebagainya. Tapi, sekali lagi baru sebatas kunjungan awal, belum ada tindak lanjut untuk penelitian mendalam baru sebatas observasi berapa ukuran gua dan sebagainya, itu saja," jelasnya.

Menurutnya, untuk kedepannya terkait penelitian gua tersebut tergantung dari pihak Pemda Kabupaten Tabanan, karena hal itu seusai dengan Undang-undang budaya dan yang mempunyai kewenangan tindak lanjut tentu pihak Pemkab Tabanan.

"Dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan masyarakat selaku pemilik karena sekarang pemerintah itu sebatas regulator yang mempunyai itu bagaimana berbasis masyarakat," ujarnya.

Ia juga berharap, dengan adanya penemuan gua itu adalah salah satu peninggalan yang langka dan di sekitarnya didukung beberapa tempat-tempat suci.

"Tentu di sini perlu untuk mengungkap lebih lanjut dan yang terpenting bagaimana melestarikan bangunan itu dan pemantapannya sesuai kebutuhan masyarakat dan juga peluangnya seperti apa. Itu gua bagian dari tempat suci karena gua tidak berdiri sendiri," kata dia.

"Konteksnya di sebelahnya ada bangunan-bangunan suci sekarang. Bangunan Pura Penirtaan karena ada keberadaan sumber mata air dan banyak di sekitarnya. Itu daerah pertemuan sungai dan daerah-daerah yang dianggap suci. Ada vibrasi positif di daerah pertemuan sungai," ujarnya. 

Sebelumnya gua tersebut, ditemukan di pekarangan rumah warga bernama I Ketut Nada pada Bulan Maret 2022 lalu. Saat itu, rencananya akan membangun kamar mandi dan saat melakukan penataan ada tanah yang amblas dan ditemukan lubang di bawah tanah dan ada empat relung atau ceruk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, gua tersebut diperkirakan memiliki jalur memanjang ke arah selatan sepanjang 10 meter dan di dalamnya untuk ceruk pertama di sisi utara dengan ketinggian 1,2 meter dan lebar 1,4 meter. Ceruk kedua di sebelah timur dengan ukuran 1,3 meter dan lebar 1,2 meter. 

Kemudian, ceruk ketiga bersebelahan dengan ceruk kedua dengan tinggi 1,1 meter dan lebar 1,1 meter. Sedangkan ceruk keempat di sebelah ceruk ketiga dengan ukuran 1,2 meter dan lebar 1,9 meter. (awt/hen) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT