GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paranoid Merasa Dibuntuti, Jadi Motif Bule Jerman Rampas Mobil di Bali

Khawatir dibuntuti dan paranoid menjadi alasan warga negara asing (WNA) asal Jerman bernama Class Riese (56) yang ugal-ugalan di jalan setelah merampas mobil warga di Buleleng, Bali.
Senin, 26 September 2022 - 16:05 WIB
Bule Jerman saat diamankan di Mapolres Buleleng, Bali, Senin (26/9). (FOTO Humas Polres Buleleng Bali).
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Buleleng, Bali - Khawatir dibuntuti dan paranoid menjadi alasan warga negara asing (WNA) asal Jerman bernama Class Riese (56) yang ugal-ugalan di jalan setelah merampas mobil warga di Buleleng, Bali. Kepada polisi, ia mengaku merasa dibuntuti oleh seseorang, sehingga membawa kabur milik korban Ikhwanul Arifiyansyah (35).

"Merasa ada yang membuntuti, yang bersangkutan merampas mobil dengan paksa dan dibawa kabur," kata Kasi Humas Polres Buleleng, Bali, AKP Gede Sumarjaya, di Mapolres Buleleng, Bali, Senin (26/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa yang menggemparkan warga buleleng ini berawal dari permintaan seorang warga bernama Ivan yang tinggal di Serangan, Denpasar Selatan, kepada korban melalui telepon pada Jumat (23/9) untuk  menjemput pelaku yang  tinggal di Hotel Kejora, Desa Banyuwedang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, untuk diantarkan ke daerah Serangan, Denpasar. 

Selanjutnya, pada hari itu korban dengan menggunakan mobil milik sendiri jenis Daihatsu, Type Luxio Nopol DK 1659 US, menjemput pelaku ke Buleleng untuk diantarkan ke Denpasar. 

Namun, dalam perjalanan dari Banyuwedang menuju ke Seririt, pelaku tiba-tiba ketakutan dan merasa ada yang membuntuti dari belakang. Pelaku lalu menyuruh korban agar memacu kendaraan lebih cepat dan menyalip kendaraan yang ada di depannya. 

"Yang bersangkutan, bahkan menyuruh korban untuk mengisi bahan bakar di kios pinggir jalan karena melihat kilometer mobil yang disupiri korban tinggal tiga strip dan korban pada saat itu menolaknya karena sudah dekat dengan SPBU," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, setelah kendaraan korban sudah masuk ke SPBU yang ada di daerah Banjar Asem, Buleleng, dan akan mengisi bahan bakar minyak, tiba-tiba pelaku menyuruh korban untuk tidak mematikan mobil dan ingin menyetir mobil sendiri. Pelaku lalu menyuruh korban untuk duduk di belakang kemudi, namun korban menolak. 

Saat itulah pelaku turun dari kendaraan dan langsung merampas kunci mobil dari tangan korban, kemudian pelaku membawa kabur mobil tersebut. Pelaku sempat menabrakkan kendaraan di tempat istirahat SPBU hingga mengakibatkan kendaraan korban mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang, sebelum membawa kabur mobil korban ke arah timur menuju Kota Singaraja, Buleleng.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT