GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Duga Pelaku Pembunuhan PSK Online di Malam Tahun Baru di Bali Adalah Pelanggannya

Kasus pembunuhan yang terjadi di malam tahun baru di sebuah kamar kos di Denpasar, Bali saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Senin, 2 Januari 2023 - 13:46 WIB
kamar TKP pembunuhan
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Denpasar, Bali - Kasus pembunuhan yang terjadi di malam tahun baru di sebuah kamar kos di Denpasar, Bali saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Polsek Denpasar Selatan, Bali, masih memburu pelaku pembunuhan yang membuat korban Aluna Sagita (26) tewas mengenaskan di sebuah indekos di Griya Tambora, Jalan Tukad Batang Hari I, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, korban diketahui merupakan PSK online yang menjadikan kamar kos tersebut sebagai kamar untuk melayani pelanggannya.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih mencari identitas dari pelaku dan dilakukan penyidikan.

"Yang pasti kita melakukan penyidikan, mudah-mudahan masih ada di Bali," kata Kompol Dwi Permana, saat dihubungi Senin (2/1).

Ia juga mengungkapkan, bahwa korban adalah seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) online dan berasal dari Batam, Provinsi Riau, dan seorang pelaku yang melakukannya adalah pelanggan korban. Sementara, korban dihabisi setelah melayani pelaku.

"Iya betul (korban PSK) online. Diduga yang menjadi pelakunya ini adalah pelanggannya. Korban asalnya dari Batam kalau info dari teman-temannya," imbuhnya.

Sementara, untuk dugaan motif pelaku menghabisi nyawa korban karena ingin memiliki barang-barang korban.

"Kalau dilihat dari barang-barang korban semua dibawa pelaku, termasuk ada handphone, uang dan dompet yang dibawa oleh si pelaku. Jadi motifnya adalah pengen memiliki barang-barang korban," jelasnya.

Selain itu, korban diketahui baru sebulan lebih tinggal di Bali dan TKP bukan tempat indekos korban dan hanya tempat menerima tamu atau pelanggan. Sementara, indekos korban berada di Jalan Tukad Musi, Kota Denpasar.

"Korban hampir sebulan lebih di Bali, kalau dari keterangan saksi. TKP itu bukan tempat indekosnya, dia (korban) indekosnya di Tukad Musi. Jadi dia hanya untuk melayani tamunya di tempat itu," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa sebelumnya pelaku datang seorang diri ke TKP dari keterangan saksi-saksi dan sempat bertemu korban di indekos korban di Tukad Musi.

"Pelaku satu orang yang teridentifikasi ada di lokasi sebelum korban meninggal. Jadi dia datang ke TKP sendiri kemudian keluar juga sendiri keterangan dari saksi dari TKP," ujarnya.

Seperti yang diberitakan, peristiwa pembunuhan terjadi di sebuah indekos di Griya Tambora, Jalan Tukad Batang Hari I, Kelurahan Panjer kecamatan Denpasar Selatan, Bali.

Sementara, korban diketahui seorang perempuan bernama Aluna Sagita (26) yang ditemukan tewas terikat dengan kabel rol di leher korban dan untuk pelaku belum diketahui dan masih dilakukan penyelidikan.

"Pelaku masih lidik," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi Minggu (1/1).

Peristiwa tersebut, terjadi pada Sabtu (31/12) kemarin sekitar pukul 19.30 WITA. Kronologinya, pada malam tersebut korban sudah diketahui tewas oleh saksi bernama Heri Nuryanto dan saksi Shopi Ariani. Saat itu, kedua saksi datang ke TKP dan menyaksikan TKP dalam keadaan sudah ramai.

Kemudian, melihat di depan kamar korban ada tukang kunci yang berusaha membuka pintu dari luar. Lalu, setelah pintu dibuka korban terlihat sudah terlentang dalam keadaan telanjang dengan leher terikat kabel rol dan lidah menjulur keluar. Kepala menghadap ke arah timur, kaki ke barat dengan sebelah di tekuk, handuk di pinggang warna abu-abu hitam dan baju warna hitam di leher korban, dengan kejadian tersebut saksi melapor ke Polsek Denpasar Selatan.

"Modus pelaku, mengikat leher korban dengan kabel rol, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," imbuhnya.

Sementara, barang bukti yang ditemukan di TKP, satu bungkus rokok merk Marlboro, baju korban, satu buah tas yang berisi make up dan kondom yang blm terpakai, empat buah kondom bekas dipakai, satu kabel listrik yang digunakan pelaku, satu buah jam tangan milik korban, satu buah cincin milik korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ada sejumlah barang-barang korbam yang belum ditemukan atau hilang seperti handphone dan identitas korban.

"Belum ditemukannya barang-barang milik korban berupa dua buah handphone merk Iphone 11 dan Iphone 6 s dan identitas korban," ujarnya. (awt/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sanksi Ditangguhkan CAS, Pemain Naturalisasi Timnas yang Diduga Ilegal Ini Resmi Debut di Piala Liga Malaysia

Sanksi Ditangguhkan CAS, Pemain Naturalisasi Timnas yang Diduga Ilegal Ini Resmi Debut di Piala Liga Malaysia

Terlepas sanksi FIFA, pengajuan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) atau Pengadilan Arbitrase Olahraga membuat ketujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia, termasuk Gabriel Palmero mendapat penangguhan hukuman. 
Bikin Pusing John Herdman! Adu Statistik Emil Audero dan Maarten Paes Jelang FIFA Series 2026, Siapa Kiper No. 1 Timnas Indonesia?

Bikin Pusing John Herdman! Adu Statistik Emil Audero dan Maarten Paes Jelang FIFA Series 2026, Siapa Kiper No. 1 Timnas Indonesia?

Dua kiper andalan, Emil Audero dan Maarten Paes, kembali terlibat dalam persaingan panas. Keduanya sama-sama berambisi amankan posisi utama Timnas Indonesia.
Lewat BPBL, Kementerian ESDM dan PLN Wujudkan Penyambungan Listrik Gratis bagi 750 Warga Bengkulu

Lewat BPBL, Kementerian ESDM dan PLN Wujudkan Penyambungan Listrik Gratis bagi 750 Warga Bengkulu

Siang itu, cahaya matahari menembus rimbunnya pepohonan di Lebong Tambang, Kabupaten Lebong, Bengkulu.
Jadi Lawan Timnas Indonesia, 1 Pemain Saint Kitts and Nevis Malah Bernasib Apes dan Memprihatinkan Jelang FIFA Series Maret Nanti

Jadi Lawan Timnas Indonesia, 1 Pemain Saint Kitts and Nevis Malah Bernasib Apes dan Memprihatinkan Jelang FIFA Series Maret Nanti

Timnas Indonesia bersiap hadapi Saint Kitts and Nevis dalam FIFA Series 2026. Namun jelang pertemuan itu, salah satu andalan lawan justru alami nasib apes.
Pakai Marga Batak di Belakang Namanya, Gelandang Pemegang 4 Caps Bersama Norwegia U-20 Ini Minat Bela Timnas Indonesia?

Pakai Marga Batak di Belakang Namanya, Gelandang Pemegang 4 Caps Bersama Norwegia U-20 Ini Minat Bela Timnas Indonesia?

Satu lagi talenta Skandinavia yang mesti dipantau pelatih Timnas Indonesia John Heerdman. Kali ini, ada pemain berdarah Batak dengan 4 caps bersama Norwegia.
Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT