GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Permukiman Penduduk di Pandeglang Dihujani Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Sejumlah kecamatan yang berada di wilayah pesisir Pandeglang Selatan, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami hujan abu vulkanik diduga dari Gunung Anak Krakatau
Minggu, 24 April 2022 - 20:41 WIB
Abu Vulkanik dari gunung anak krakatau di teras warga Pandeglang
Sumber :
  • Tim tvOne/Siti Ma'rufah

Pandeglang, Banten - Sejumlah kecamatan yang berada di wilayah pesisir Pandeglang Selatan, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami hujan abu vulkanik yang diduga berasal dari Gunung Anak Krakatau yang sedang mengalami letusan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan laporan warga, wilayah yang dihujani abu vulkanik Gunung Anak Krakatau itu terjadi di Kecamatan Labuan, Kecamatan Carita, Kecamatan Panimbang, Kecamatan Cigeulis, dan Pesisir Sumur, Kabupaten Pandeglang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abu vulkanik yang berwarna hitam seperti butiran halus berwarna hitam ini mulai turun pada Minggu siang 24/04/2022. Paparan abu vulkanik ini juga tampak mengotori setiap tanaman atau tumbuhan yang berada di sekitar lokasi permukiman penduduk. 

Soffy Shovia, warga Kecamatan Cigeulis mengatakan, hujan abu vulkanik itu baru disadari warga saat sedang memetik sayuran.

"Iya lagi hujan abu, sayuran aja tadi banyak kotor," katanya. 

Selain membuat kotor tanaman milik warga, abu juga menimbulkan rasa perih pada mata.

"Perih ke mata, baru sadar kalau itu dari Gunung Anak Krakatau yang lagi erupsi," jelasnya. 

Sementara Johani, warga setempat mengaku, abu hitam tersebut mengotori setiap lantai rumah warga hingga sejumlah kendaraan yang terparkir.

"Udah hampir lima kali nyapu rumah, kotor sama abu vulkanik," ujarnya. 

Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau, Deni Mardiono mengatakan, Gunung Anak Krakatau masih terpantau mengalami erupsi menyemburkan abu ke udara. Kata Deni, angin saat ini mengarah ke arah timur.

"Ya Gunung Anak Krakatau masih erupsi, arah angin saat ini ke timur," ungkap Deni. 

Dia meminta masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Apabila keluar rumah selalu pakai masker untuk menghindari paparan abu vulkanik, tetap patuhi rekomendasi dari badan geologi bahwa masyarakat atau wisatan tidak diperbolehkan mendekati kawah GAK dalam radius 2 kilometer dari kawahnya," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Magma Indonesia menujukan, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih, kelabu dan hitam dengan intensitas tebal tinggi sekitar 300-3000 meter dari puncak.

Gunung Anak Krakatau juga mengalami 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 40-55 mm, dominan 50 mm. Tak hanya itu, suara gemuruh dari aktivitas erupsi masih terdengar oleh warga yang berada di pesisir pantai. (smh/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Buka Suara soal Dugaan Penculikan WNI oleh Tentara Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Misi Kemanusiaan Gaza

Polri Buka Suara soal Dugaan Penculikan WNI oleh Tentara Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Misi Kemanusiaan Gaza

Polri buka suara soal dugaan penculikan WNI dan dua jurnalis Republika oleh tentara Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026.
Garuda Calling! Nizar Zulfikar Comeback, Ini Daftar Skuad Timnas Voli Indonesia

Garuda Calling! Nizar Zulfikar Comeback, Ini Daftar Skuad Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia akan dipimpin oleh pelatih baru Sergio Veloso. Pelatih asal Spanyol ini pun akan debut di laga AVC Nation Cup pada Juni mendatang. 
Aksi Sigap Ajudan Sherly Tjoanda Mendadak Viral, Gubernur Malut Cukup Ayunkan Tangan Langsung Paham Maksudnya

Aksi Sigap Ajudan Sherly Tjoanda Mendadak Viral, Gubernur Malut Cukup Ayunkan Tangan Langsung Paham Maksudnya

Sosok ajudan Sherly Tjoanda terekam kamera sigap merespon ayunan tangan dari Gubernur Malut. Momen sigap ajudan Sherly Tjoanda langsung viral di media sosial.
Nasib AI Peppers Mulai Terungkap, KOVO Sebut Temukan Pemilik Baru Klub Liga Voli Korea yang Hampir Dibubarkan

Nasib AI Peppers Mulai Terungkap, KOVO Sebut Temukan Pemilik Baru Klub Liga Voli Korea yang Hampir Dibubarkan

Adalah perusahaan platform siaran internet, SOOP yang sebelumnya dikenal sebagai AfreecaTV, disebut siap mengambil alih AI Peppers
Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral Turis Malaysia Dituduh Belum Bayar di RM Padang Pagi Sore PIK, Berujung Seruan Boikot Meski Restoran Sudah Minta Maaf

Viral turis Malaysia dituduh belum bayar makan di RM Pagi Sore PIK hingga muncul seruan boikot di media sosial, walaupun kini pihak restoran sudah minta maaf.
DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

DEN dan ITS Bahas Strategi Energi Biru untuk Transformasi Ekonomi Pesisir

Dewan Energi Nasional bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember memperkuat pemahaman pemangku kepentingan dalam menentukan arah kebijakan energi nasional.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar Sementara Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Andalan

Daftar sementara pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri bakal menjadi sakah satu andalan.
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menyampaikan keputusan tegas untuk warganya yang punya utang pinjol ataupun utang di bank. Sherly Tjoanda tegaskan soal utang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT