News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Realisasi Investasi di Banten Diharapkan Melebihi Rp 100 Triliun

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten memproyeksikan realisasi investasi di wilayah Banten hingga akhir tahun 2025 dapat menembus angka Rp100 triliun seiring dengan kinerja positif penanaman modal dari sektor swasta.
Kamis, 18 Desember 2025 - 14:40 WIB
Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Banten, M. Lukman Hakim, di Serang, Kamis (18/12/2025).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten memproyeksikan realisasi investasi di wilayah Banten hingga akhir tahun 2025 dapat menembus angka Rp100 triliun seiring dengan kinerja positif penanaman modal dari sektor swasta.

Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Banten M Lukman Hakim di Serang, Kamis, mengatakan hingga triwulan III 2025, realisasi investasi di Banten baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) telah mencapai Rp91,5 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Realisasi investasi sampai triwulan ketiga kemarin kan Rp91,5 triliun. Jadi perkiraan sampai triwulan keempat itu bisa mencapai Rp100 triliun jika ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Lukman.

Lukman menjelaskan selain investasi, pertumbuhan ekonomi Banten juga ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh kuat sebesar 4,21 persen pada triwulan III, meningkat dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 3,61 persen. 

Hal itu, lanjutnya, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di atas level 100 atau pada zona optimis, serta penjualan kendaraan bermotor roda dua yang tumbuh positif.

"Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan tumbuh signifikan dari 4,8 persen menjadi 6,53 persen. Peningkatan ini didorong oleh membaik nya kinerja industri baja, di mana Krakatau Steel sudah mulai mencatatkan laba di triwulan III, serta peningkatan kapasitas produksi di industri petrokimia," katanya.

Sektor perdagangan juga mencatat pertumbuhan impresif sebesar 5,85 persen, didorong oleh momentum libur sekolah dan hari besar keagamaan yang meningkatkan mobilitas serta belanja masyarakat.

Terkait inflasi, Lukman memaparkan bahwa inflasi Banten pada November 2025 tercatat sebesar 2,56 persen (year-on-year), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,72 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia menyoroti fenomena menarik di mana inflasi di daerah penghasil pangan seperti Kabupaten Lebak 2,93 persen dan Pandeglang 2,90 persen justru lebih tinggi dibandingkan daerah konsumen seperti Tangerang.

"Biasanya inflasi di kabupaten yang sektor pertanian nya tinggi itu lebih fluktuatif. Saat harga cabai naik di petani, dampaknya langsung terasa. Sementara di daerah bukan penghasil, fluktuasi harga sudah terserap oleh rantai pasok sehingga lebih stabil," katanya.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT