GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

EV Kini Lebih Terjangkau, VinFast Hadirkan Skema Baru dengan Gratis Baterai 2 Tahun

Di Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi lebih dari 285 juta jiwa, kebutuhan mobilitas harian terus meningkat seiring urbanisasi yang pesat.
Jumat, 27 Maret 2026 - 12:08 WIB
Interior Vinfast.
Sumber :
  • Vinfast Indonesia

tvOnenews.com - Di Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi lebih dari 285 juta jiwa, kebutuhan mobilitas harian terus meningkat seiring urbanisasi yang pesat. Dari Jakarta hingga Surabaya dan Bandung, transportasi bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga komponen signifikan dalam pengeluaran rumah tangga. 

Dalam konteks ini, biaya bahan bakar, perawatan, dan depresiasi kendaraan semakin membebani konsumen, terutama di tengah volatilitas harga bahan bakar. Sebuah analisis terbaru menyoroti salah satu keuntungan elektrifikasi yang sering terlewatkan, yaitu berkurangnya paparan terhadap fluktuasi harga bahan bakar. Berbeda dengan harga minyak yang sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik dan pasokan global, tarif listrik cenderung jauh lebih stabil. Secara praktis, hal ini memungkinkan pemilik kendaraan listrik (EV) memiliki biaya operasional yang lebih terprediksi dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, biaya bahan bakar memiliki porsi besar dari total biaya operasional kendaraan. Dengan tingginya frekuensi perjalanan harian di kota-kota besar, di mana masyarakat menempuh puluhan kilometer setiap hari, perubahan kecil pada harga bahan bakar pun dapat berdampak signifikan terhadap anggaran bulanan rumah tangga.

Di sisi lain, kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) relative kurang efisien. Data menunjukkan bahwa dari seluruh energi yang dihasilkan bahan bakar, hanya sekitar 15–20% yang benar-benar digunakan untuk menggerakkan kendaraan, sementara sisanya terbuang sebagai panas. Sebaliknya, sistem penggerak listrik modern mampu mengonversi lebih dari 60% energi yang tersimpan menjadi gerak. 

Perbedaan efisiensi ini memiliki implikasi ekonomi yang nyata. Semakin rendah energi yang terbuang, semakin rendah pula biaya per kilometer, yang menjadi salah satu pendorong utama adopsi EV secara global. Pasar seperti Indonesia, di mana konsumen sangat sensitif terhadap biaya operasional, perbedaan ini menjadi semakin signifikan. Seiring kenaikan harga bahan bakar, keunggulan ekonomis EV pun semakin terlihat jelas.

Selain biaya yang lebih rendah, EV juga menawarkan manfaat penting lainnya, yaitu prediktabilitas. Bagi konsumen Indonesia, khususnya kelas menengah yang terus berkembang, kemampuan untuk mengelola dan memproyeksikan pengeluaran menjadi semakin penting. Beralih ke kendaraan listrik secara signifikan mengurangi ketidakpastian akibat fluktuasi Harga bahan bakar. Biaya listrik, yang umumnya diatur atau dipengaruhi oleh kebijakan energi domestik, cenderung lebih stabil dan mudah diproyeksikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral