Permudah Nelayan, Pemprov Banten Normalisasi Muara Sungai di Karangantu
- Antara
tvOnenews.com - Untuk mendukung dan mempermudah aktivitas melaut para nelayan di kawasan Karangantu, Kota Serang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersinergi dengan pemerintah pusat merealisasikan proyek normalisasi muara Sungai Cibanten.
Gubernur Banten Andra Soni di Serang, Rabu, mengatakan bahwa pengerukan muara tersebut merupakan jawaban atas keluhan panjang para nelayan yang kesulitan menyandarkan dan menggerakkan kapalnya akibat pendangkalan parah selama kurang lebih 30 tahun.
"Alhamdulillah melalui koordinasi yang baik dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), program ini bisa terlaksana. Penanganan nya kurang lebih sepanjang 1,5 kilometer di area muara untuk mengatasi pendangkalan dan mengangkat bangkai kapal yang selama ini menghambat alur pelayaran nelayan," ujar Andra.
Dalam upaya memulihkan kembali urat nadi perekonomian pesisir Karangantu, Pemprov Banten secara intensif mengawal jalannya dua fokus pengerjaan utama di lapangan, meliputi pengerukan sedimen mengangkat endapan lumpur pekat yang menyumbat muara dengan volume diperkirakan mencapai 190 ribu meter kubik.
Serta evakuasi bangkai kapal menyingkirkan sekitar 80 bangkai kapal nelayan yang telah terbengkalai berpuluh-puluh tahun dan menutupi jalur keluar masuk kapal.
Gubernur memastikan komitmen Pemprov Banten dalam mendukung kesejahteraan nelayan dan warga pesisir Karangantu tidak akan berhenti pada tahap pengerukan di tahun 2026 ini saja. Pemerintah provinsi telah merancang pengajuan lanjutan kepada pusat untuk penataan kawasan secara komprehensif.
"Penanganan ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depannya penanganan akan mencakup penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH), pelebaran atau normalisasi sungai, hingga perkuatan tebing sungai agar tidak terjadi longsoran dari sisi kanan dan kiri," tegas Gubernur.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengapresiasi langkah komprehensif Pemprov Banten yang dinilai cepat tanggap merespons kebuntuan infrastruktur yang merugikan para nelayan di wilayahnya. Ia menyebut respons positif dari pusat murni merupakan buah dari ekspos dan koordinasi kuat Gubernur Banten sejak akhir 2025.
"Ini adalah bukti komitmen bersama antara Pemprov Banten dan Pemkot Serang. Kami menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan tidak diam. Karena tanpa ada ekspos dan koordinasi kuat dari Pemprov ke pusat, permasalahan puluhan tahun di daerah ini tidak akan terselesaikan," tutur Budi.
Load more