News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendidikan Formal Anak-Anak Badui Luar, Wakil Bupati Lebak: Minimal Mereka Mampu Calistung

Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten siap bantu anak-anak Badui Luar dapatkan pendidikan formal, agar anak-anak yang berada di pedalaman bisa membaca dan berhitung.
Senin, 1 Agustus 2022 - 13:19 WIB
Anak-anak Badui Luar belajar menulis dan membaca tanpa didampingi guru dan belajar sambil tiduran di bale-bale di pemukiman Badui di Kadu Ketug Kabupaten Lebak.
Sumber :
  • ANTARA/Mansur

Lebak, Banten - Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten siap membantu anak-anak Badui Luar untuk mendapatkan pendidikan formal, agar anak-anak yang berada di pedalaman bisa membaca dan berhitung.

 "Kita berharap anak-anak di pedalaman minimal mampu calistung," kata Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, di Kabupaten Lebak yang dipusatkan di Kawasan Pemukiman Masyarakat Badui Luar di Kampung Kaduketug, Lebak, Senin (1/8/2022)
Pemerintah Kabupaten Lebak siap membantu anak-anak Badui Luar yang ingin sekolah formal. Bahkan, pemerintah daerah akan membangun sarana pendidikan yang lokasinya berdekatan dengan pemukiman Badui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka anak-anak Badui Luar yang ingin sekolah formal, namun tetap tidak melanggar adat istiadat setempat.

"Kami tetap menghargai dan menghormati keyakinan adat masyarakat Badui," katanya.

Menurut dia, saat ini, anak-anak Badui juga ada yang belajar pada pendidikan non formal yakni Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Mereka pengelola PKBM memiliki teknik tersendiri untuk menampung anak-anak Badui agar mampu calistung.

"PKBM lokasinya di sekitar pemukiman Badui agar anak-anak Badui mau belajar. Namun demikian, pihaknya berharap kedepan anak-anak Badui Luar mau sekolah formal."Jelasnya.

 Saat ini, kata Wakil Bupati, banyak putra-putri Badui kini menjadi Polisi, TNI hingga Aparatur Sipil Negara (ant/mii).

"Kami berharap anak-anak di pedalaman menerima pendidikan, namun tetap tidak melanggar kaedah-kaedah adat mereka,"katanya menjelaskan.

Sementara itu, Mae (30) warga Badui Luar mengaku bahwa dirinya sempat belajar di PKBM Kencana Ungu Leuwidamar hingga Paket C atau setara SMA.

Namun, dirinya tidak melanjutkan sekolah formal karena dilarang dengan adat.

"Kami kini mampu untuk calistung dan tidak buta huruf," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Jumadi (14) warga Badui Luar mengatakan dirinya pernah belajar di PKBM hingga sampai Paket B atau setara SMP, namun kini berhenti.

"Kami tidak bisa sekolah formal, karena terhalang adat,"katanya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka
Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dua pemain yang berhasil membawa Jakarta BIN meraih gelar juara Proliga 2024, Megawati Hangestri dan Kara Bajema, kembali bertemu di babak final four musim ini.
Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa terjadi di jalan Yogya-Wates, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Jumat (3/4/2026).
Mulai Sendiri Perang dengan Iran, Trump Rencana Akhiri Ketegangan karena Takut Kalah di Kongres

Mulai Sendiri Perang dengan Iran, Trump Rencana Akhiri Ketegangan karena Takut Kalah di Kongres

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan sedang berupaya mencari jalan untuk mengakhiri perang dengan Iran, karena ia khawatir kalah di Kongres.
Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha Rokok M Suryo Mangkir dari Panggilan KPK, Kasus Dugaan Korupsi Cukai Kian Disorot Publik

Pengusaha rokok M Suryo mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan korupsi cukai. Publik desak KPK bertindak tegas dan transparan.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT