News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekilas Tentang Kisah Nyai Mujibah, Penunggu Bendungan Pamarayan dan Sungai Ciujung di Serang Banten

Bagi warga masyarakat Serang Banten tentu sudah tidak asing lagi dengan bendungan Pamarayan yang merupakan bendungan peninggalan kolonial Hindia-Belanda.
Minggu, 25 Desember 2022 - 06:45 WIB
Bendungan Pamarayan
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta - Bagi warga masyarakat Serang Banten tentu sudah tidak asing lagi dengan bendungan Pamarayan yang merupakan bendungan peninggalan kolonial Hindia-Belanda yang sudah ada sejak kurang lebih 121 tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bendungan Pamarayan merupakan bendungan terbesar pertama yang dibangun di tahun 1901 pada masa kolonial Hindia-Belanda dan saat ini sudah tidak dioperasikan karena sudah cukup tua dan menjadi situs bangunan bersejarah dan masuk kedalam salah satu situs Cagar Budaya yang berada di Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Dibalik kisah panjang bangunan bendungan Pamarayan yang sudah berdiri lebih dari seratus tahun tersebut ternyata ada cerita-cerita mistis yang tidak luput menjadi kisah yang diceritakan secara turun temurun terkait bendungan Pamarayan dan sungai Ciujung.

Kisah mistis tentang sungai Ciujung dan bendungan Pamarayan ini dipercayai oleh masyarakat sekitar dan juga dijadikan sebagai himbauan kepada masyarakat untuk tidak berbuat semaunya sendiri karena bisa berakibat fatal kepada diri mereka sendiri.

Berikut ini sekilas tentang kisah mistis bendungan Pamarayan dan sungai Ciujung.

Kisah Nyai Mujibah, adalah cerita mistis yang paling sering diceritakan dan diperdengarkan oleh masyarakat sekitar kepada anak cucu keturunan atau juga kepada masyarakat umum yang datang ke sungai Ciujung dan bendungan Pamarayan.

Menurut cerita yang beredar di tengah masyarakat, Nyai Mujibah adalah sosok penunggu sungai Ciujung dan bendungan Pamarayan yang merajai jin dan siluman lain yang mendiami kedua tempat tersebut.

Nyai Mujibah diceritakan sebagai sosok makhluk ghaib yang menjaga sungai Ciujung dan bendungan Pamarayan, memiliki dua orang anak siluman buaya yang memiliki nama Si Buntung dan Si Koneng.

Terkait Nyai Mujibah sendiri sosok ini dipercaya selalu meminta tumbal dari kalangan manusia.
Nyai Mujibah akan mengambil tumbal dari manusia-manusia yang membuat kerusakan di bendungan Pamarayan ataupun sungai Ciujung, dan ini benar terbukti dengan adanya korban manusia yang hanyut di sungai Ciujung di setiap tahunnya.

Konon menurut cerita yang beredar di tengah masyarakat Pamarayan, Nyai Mujibah memerintahkan Si Buntung dan Si Koneng dalam mencari tumbal. Terakhir kali di tahun 2021 seorang gadis dikabarkan hanyut dan hilang selama kurang lebih tiga haru di sungai Ciujung setelah merayakan ulang tahun bersama pacar dan teman-temannya.

Tidak sedikit paranormal yang merasa ingin tahu dengan sosok Nyai Mujibah dengan mendatangi langsung bendungan Pamarayan dan sungai Ciujung. Meskipun begitu diketahui hanya beberapa paranormal yang mengakui bertemu langsung dengan Nyai Mujibah dan sosok penunggu sungai Ciujung ini hanya mau menemui saat ada sesaji yang tepat untuknya.

Sosok Nyai Mujibah digambarkan sebagai seorang wanita tua yang menyeramkan dan memiliki pandangan nanar penuh dendam.

Dari kisah ini dapat diambil pelajaran bahwa di setiap tempat selalu ada yang diluhurkan, ada aturan yang harus dijaga dan tidak boleh untuk dilanggar.

Oke, mudah-mudahan thread ini bermanfaat dan menambah wawasan dari kita semua. (ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan dipastikan pulang tanpa medali dari Asian Games 2026 setelah kembali gagal mencapai podium.
Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Komisaris PT PSU Muhammad Syarif Lubis mengatakan, pihaknya melakukan audit internal dan menemukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oknum pegawai.
GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tengah bergulir dinilai tidak boleh hanya sekadar berkutat pada persoalan sistem pemilu, pencalonan, atau daerah pemilihan saja.
Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa.
Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI

Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI

Persaingan Ballon d'Or 2026 semakin memanas menjelang malam penghargaan. Legenda Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge menjagokan Harry Kane, bahkan menyebut.
Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Kuasa Hukum Ferdy Sambo Beri Klarifikasi soal Hebohnya Temuan Ombudsman "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Di tengah ramainya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Muncul satu nama, Ferdy Sambo yang diduga merasakan "fasilitas mewah".

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT