News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komunitas Motor Trail Rusak Ladang Bunga Rawa di Ranca Upas saat Touring, Pak Uprit: Kamu Enggak Cinta Lingkungan!

Komunitas motor trail rusak ladang bunga rawa di Ranca Upas saat touring. Video komunitas motor trail yang merusak ladang bunga rawa di Ranca Upas itu diunggah oleh seorang pria.
Rabu, 8 Maret 2023 - 13:21 WIB
Komunitas motor trail rusak ladang bunga rawa di Ranca Upas saat touring
Sumber :
  • Tangkapan Layar/tvOne

Ranca Upas, tvOnenews.comKomunitas motor trail rusak ladang bunga rawa di Ranca Upas saat touring.

Video komunitas motor trail yang merusak ladang bunga rawa di Ranca Upas itu diunggah oleh seorang pria yang bernama Supriatna alias Uprit di TikTok-nya @mang_uprit_mangprang79.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewat video berdurasi empat menit itu, Uprit mengaku sebagai salah satu orang yang membudidayakan bunga rawa (syngonanthus flavidulus).

Dengan nada marah dan kecewa, Uprit menyebut bunga rawa itu langka karena hanya bisa tumbuh di Ranca Upas dan Kamojang.

Komunitas motor trail rusak ladang bunga rawa di Ranca Upas saat touring, Pak Uprit: Kamu enggak cinta lingkungan! Dok: Tangkapan Layar/tvOne

Dia menyesalkan pihak-pihak yang memberikan izin terhadap terselenggaranya acara komunitas motor trail tersebut.

“Buat semuanya, panitia di acara event trail di Ranca Upas, khususnya pihak Perhutani yang memberikan kebijakan dan memberikan izin acara tersebut lihat nih dampaknya! Hancur! Lihat sama mata Anda. Hancur enggak?,” kata Uprit di videonya.

“Sudah saya tanam lagi. Saya kembangbiakan lagi bunga rawa. Tumbuh lagi enggak? Susah! Menghijaukan lokasi ini lama. Butuh waktu. Anda pure hanya ke bisnis. Tidak peduli lingkungan!,” sambungnya.

tvonenews

Uprit meminta pihak yang tersinggung dengan perkataan di videonya untuk langsung berhadapan dengannya.

“Kalau merasa tersinggung, ngobrol sama saya langsung. Saya di kios, tempat jual bunga,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uprit sangat kecewa. Pasalnya, dia sudah memasang tanda untuk tidak merusak ladang itu sebelum acara komunitas motor trail terselenggara. Akan tetapi, tetap saja ladang bunga rawa itu dirusak.

“Sebelum kejadian plang ini sudah berdiri. Mestinya di sini sudah paham. Kamu enggak cinta lingkungan!,” pungkasnya. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT