GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Komunitas Motor Trail Rusak Lingkungan di Ranca Upas, Bupati Bandung Minta Panitia Bertanggung Jawab

Soal komunitas motor trail yang merusak lingkungan di Ranca Upas, Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta panitia dan pihak-pihak terkait bertanggung jawab.
Rabu, 8 Maret 2023 - 13:42 WIB
Soal komunitas motor trail rusak lingkungan di Ranca Upas, Bupati Bandung minta panitia bertanggung jawab
Sumber :
  • Tangkapan Layar/tvOne

Ranca Upas, tvOnenews.com – Soal komunitas motor trail yang merusak lingkungan di Ranca Upas, Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta panitia dan pihak-pihak terkait bertanggung jawab.

"Panitia dan pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya acara harus bertanggung jawab atas kejadian ini," ujar Dadang, Rabu (8/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dadang mengecam kegiatan di kawasan wisata Kampung Cai, Ranca Upas, Kabupaten Bandung itu.

Dia menegaskan pihaknya tidak pernah mendukung atau memberikan izin terhadap kegiatan yang merusak lingkungan.

Apalagi sebagian lahan di Ranca Upas itu diduga rusak karena adanya kegiatan motor trail pada Minggu (5/3/2023) hingga menggerus jenis tanaman langka, yakni bunga rawa.

"Tentunya saya sangat menyayangkan dan mengecam keras kejadian ini," katanya.

Terkait adanya pencatutan logo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung di acara itu, Dadang mengatakan pihaknya merasa dirugikan.

Pasalnya, pencatutan logo itu dilakukan tanpa izin oleh penyelenggara acara.

Pak Uprit: Kamu Enggak Cinta Lingkungan!

Komunitas motor trail rusak ladang bunga rawa di Ranca Upas saat touring, Pak Uprit: Kamu enggak cinta lingkungan! Dok: Tangkapan Layar/tvOne

Video komunitas motor trail yang merusak ladang bunga rawa di Ranca Upas itu diunggah oleh seorang pria yang bernama Supriatna alias Uprit di TikTok-nya @mang_uprit_mangprang79.

Lewat video berdurasi empat menit itu, Uprit mengaku sebagai salah satu orang yang membudidayakan bunga rawa (syngonanthus flavidulus).

Dengan nada marah dan kecewa, Uprit menyebut bunga rawa itu langka karena hanya bisa tumbuh di Ranca Upas dan Kamojang saja.

Dia menyesalkan pihak-pihak yang memberikan izin terhadap terselenggaranya acara komunitas motor trail tersebut.

“Buat semuanya, panitia di acara event trail di Ranca Upas, khususnya pihak Perhutani yang memberikan kebijakan dan memberikan izin acara tersebut lihat nih dampaknya! Hancur! Lihat sama mata Anda. Hancur enggak?,” kata Uprit di videonya.

tvonenews

“Sudah saya tanam lagi. Saya kembangbiakan lagi bunga rawa. Tumbuh lagi enggak? Susah! Menghijaukan lokasi ini lama. Butuh waktu. Anda pure hanya ke bisnis. Tidak peduli lingkungan!,” sambungnya.

Uprit meminta pihak yang tersinggung dengan perkataan di videonya untuk langsung berhadapan dengannya.

“Kalau merasa tersinggung, ngobrol sama saya langsung. Saya di kios, tempat jual bunga,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uprit sangat kecewa. Pasalnya, dia sudah memasang tanda untuk tidak merusak ladang itu sebelum acara komunitas motor trail terselenggara. Akan tetapi, tetap saja ladang bunga rawa itu dirusak.

“Sebelum kejadian plang ini sudah berdiri. Mestinya di sini sudah paham. Kamu enggak cinta lingkungan!,” pungkasnya. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT