News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WNA Australia yang Ludahi Imam Masjid di Bandung Jadi Tersangka dan Terancam Pidana

WNA Australia bernama Mchartur Brenton Craig Abas Abdullah membuat heboh karena meludahi Imam Masjid Al Muhajir di Sekajati Buah Batu, Kota Bandung, Jawa Barat.
Minggu, 30 April 2023 - 07:37 WIB
WNA Australia Brenton Craig Abbas Abdullah McArthur yang Meludahi Imam Masjid di Bandung, Jawa Barat
Sumber :
  • tim tvOne/Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - WNA Australia bernama Mchartur Brenton Craig Abas Abdullah membuat heboh masyarakat karena meludahi Imam Masjid Al Muhajir di Sekajati Buah Batu, Kota Bandung, Jawa Barat.

WNA Australia yang diduga akan melarikan diri itu telah diamankan oleh jajaran Reskrim Polrestabes Bandung bekerjasama dengan Imigrasi Soekarno Hatta Tangerang Banten pada Jumat malam (28/4/2023),  sekitar pukul 23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

WNA Australia yang diduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan  itu lantaran keberatan dengan suara Murotal Al-Qur'an yang disetel Imam Masjid tersebut kini telah menjadi tersangka.

"Kita telah menaikkan statusnya dari saksi jadi tersangka," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono Sabtu (29/4/2023) di Mako Polrestabes Bandung.

WNA Australia itu dijerat Pasal 335 dan Pasal 315 KUHP terkait perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan dengan ancaman pidana 1 tahun 2 bulan.

tvonenews

Sebelum melakukan penangkapan, Polrestabes Bandung mendapat berita yang viral adanya WNA yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan, di salah satu masjid di wilayah di Buah Batu Bandung.

"Setelah itu kami bergerak cepat dengan tim, langsung bergerak menuju masjid tersebut. Menanyakan ternyata memang benar ada korban yang merasa perbuatan tidak menyenangkan," kata Kombes Pol Budi Sartono.

Budi mengatakan bahwa setelah itu jajaran Reskrim Polrestabes Bandung membuat tim untuk menyusuri keberadaan WNA tersebut.

WNA Australia itu ternyata menginap di hotel didepan masjid tersebut.

"Tapi sudah check out dan kita telusuri dengan paspor yang kita dapat. Alhamdulillah kita berkoordinasi dengan kepala imigrasi khusus Soekarno Hatta, dan saat itu yang bersangkutan akan pulang ke negaranya," katanya.

Satreskrim Polrestabes  Bandung langsung berkoordinasi dengan pihak Imigrasi agar  kepulangan WNA Australia tersebut ditunda sementara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang bersangkutan kita amankan dulu untuk dimintai keterangan di Polrestabes Bandung. Dan Alhamdulillah jam satu malam dini hari pagi kita jemput yang bersangkutan di bandara Soekarno Hatta, sekarang sudah berada di Polrestabes Bandung untuk dimintai keterangan," ungkapnya.

Untuk sementara,  kata Kombes Pol Budi yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan, sembari berkoordinasi dengan pihak kedutaan besar Australia yang ada di Jakarta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT