GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terjebak di Myanmar, Niat Mayang Ingin Bahagiakan Keluarga

Mayang sudah berusaha mencari pekerjaan di tanah air dengan melamar di beberapa perusahaan. Namun tidak kunjung mendapatkan panggilan interview.
Jumat, 5 Mei 2023 - 14:58 WIB
Mayang korban TPPO bersama puluhan korban lainya masih disekap di Myanmar
Sumber :
  • Cepi Kurnia

Bandung, tvonenews.com - Niat hati ingin mencari peruntungan di negeri orang , Mayang salah satu korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) oleh agensi bodong, kini harus menderita bersama puluhan korban lainya.

Menurut Kakak Korban, Valeria Buring, adiknya tertipu dan terjebak di Myanmar, setelah sebelumnya dia kehilangan pekerjaan akibat pandemi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mayang sudah berusaha mencari pekerjaan di tanah air dengan melamar di beberapa perusahaan. Namun tidak kunjung mendapatkan panggilan interview.

"Tahun itu dia gak ada kerjaan terus melamar, terus melamar sampai akhirnya nemu ini gitu. Karena merasa mencari pekerjaan tadi dan akhirnya memutuskan mungkin ini jalannya,"kata Valeria Buring saat ditemui tvOnenews.com, Kamis (4/5/2023) di kediamannya di Perumahan Setiabudi, Regency di Bandung, Jawa Barat.

Mayang pergi bersama seorang rekannya sesama dari Bandung dan satu lagi orang lagi bergabung dari Sukabumi. Mereka lalu pergi ke Bekasi untuk menemui sebuah agensi dari pekerjaan tersebut.

"Rasa khawatir sempat ada, saya sempat tanya dan minta shareloc tapi anehnya, sama agensi itu tidak boleh banyak ngomong atau ngasih informasi termasuk shareloc lokasi dia ketemu agensi itu,"kata Valeria.

Mayang tiba di Bekasi tanggal 22 Oktober 2022, lalu pada tanggal 23 Oktober berangkat ke luar negeri melalui Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten.

Kecurigaan itu makin besar, setelah adiknya mengabari, bahwa ia awalnya akan bekerja di Thailand, namun kemudian diberangkatkan lagi ke negara Myanmar.

"Dan dia bilangnya dapat kerjaan sebagai admin di depan komputer/kaya costumer servis pokonya duduk di depan komputer, dengan gajih sepuluh sampai lima belas juta, dan awalnya di Thailand tapi malah di Myanmar,"katanya.

Seiring berjalannya waktu, Lanjut Valeria, dirinya sempat menghubungi adiknya seminggu sekali, namun lama kelamaan makin sulit menjadi sebulan sekali. Malah sampai sekarang sudah tidak bisa dihubungi lagi.

"Terakhir sempat dia bilang, sudah gak betah aneh ternyata, dirinya suruh nipu berdalih investasi padahal bodong, kalau gak sampai target dapat hukuman, push up hingga penyetruman,"ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga berharap pemerintah dapat  bertindak  cepat, karena keluarga merasa khawatir jika terjadi sesuatu.

"Apalagi saat ini saya sudah tidak bisa berkomunikasi sama sakali dengan adik saya itu."ungkapnya.(ck/rfi)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.
Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT