News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dendam Gegara Kerap Diikat, Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Ciamis

Dendam gegara kerap diikat, seorang anak, Suratman (43) tega membunuh ayah kandungnya, Samsuri (70) di Dusun Kedawung RT 2 RW 1, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbo
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 22 Mei 2023 - 18:36 WIB
Dendam Gegara Kerap Diikat, Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Ciamis
Sumber :
  • tim tvone - Aditya Tri Wahyudi

Jabar, tvOnenews.com - Dendam gegara kerap diikat, seorang anak, Suratman (43) tega membunuh ayah kandungnya, Samsuri (70) di Dusun Kedawung RT 2 RW 1, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbok, Senin (22/5/2023) siang. 

Hal ini dijelaskan Kapolsek Lakbok, Iptu Agus Hartadin Rivai kepada tvonenews, Senin (22/5/2023). Dia sebutkan, peristiwa pembunuhan itu terjadi ketika korban baru saja pulang dari sawah dan bertemu anaknya di belakang rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga katakan, pada saat itu, pelaku meminta tembakau untuk merokok kepada ayahnya. Korban pun memberikan bungkusan tembakau lalu pergi meninggalkan pelaku. 

"Namun ketika korban berjalan menuju masuk ke dalam rumah, pelaku tiba-tiba memukul kepala korban dengan cangkul hingga korban tersungkur. Belum puas, pelaku kembali mencangkul kepala korban sebanyak empat kali," ujar Iptu Agus Hartadin Rivai.

tvonenews


 
"Keterangan yang kami himpun dari saksi dan keluarga, korban baru saja pulang dari sawah dan mengobrol dengan pelaku di belakang rumahnya hingga terjadi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," sambungnya menjelaskan.

Kemudian dia katakan, korban pertama kali diketahui oleh istri yang juga ibu kandung pelaku. Lalu, teriakan istri korban membuat tetangga berdatangan ke lokasi kejadian.

Setelah itu, ia katakan, warga melihat korban terkapar di tanah dengan luka parah di bagian kepalanya. Warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Sidaharja untuk mendapat pertolongan medis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun sayang nyawa korban tidak tertolong akibat luka parah terkena cangkul di bagian kepalanya," ceritanya.
 
Sementara pelaku yang sudah menganiaya ayah kandungnya itu, masih berdiam diri di lokasi kejadian. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh Babinsa dan Babinmas dibantu warga. Pelaku ini diamankan di Mapolsek Lakbok untuk dimintai keterangan.
 
Menurut Riyanto, kakak korban, pelaku kerap marah kepada korban lantaran sering diikat. Korban mengikat anak kandungnya tersebut lantaran diduga pelaku memiliki gangguan jiwa. 

Bahkan pelaku sudah kerap mengamuk namun dapat ditenangkan oleh pihak keluarganya.
 
"Ketika saya datang melihat adik saya sudah bersimbah darah dan dibawa ke Puskesmas dan keponakan saya masih jongkok di lokasi kejadian," ucap Riyanto.
 
Terkait kebenaran pelaku memiliki gangguan jiwa, Kapolsek Lakbok akan mendalami kasus tersebut bersama Satreskrim Polres Ciamis. Saat ini jenazah korban dibawa ke RSUD Banjar untuk kepentingan otopsi.
 
"Kami masih mendalami dugaan pelaku memiliki gangguan jiwa dan tim Inafis Polres Ciamis masih melakukan olah TKP," pungkas Kapolsek Lakbok. (atw/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT