News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pejabat Wali Kota Cimahi Jenguk Korban Keracunan di Rumah Sakit

Pejabat Wali Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan melihat langsung para korban keracunan di Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat dan Rumah Sakit Mitra Kasih Kota Cimahi, Minggu ( 23/07/23). 
Senin, 24 Juli 2023 - 08:43 WIB
Pejabat Wali Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan melihat langsung para korban keracunan di RSUD Cibabat dan RS Mitra Kasih Kota Cimahi, Minggu ( 23/07/23).
Sumber :
  • tvOnenews - Endra Kusuma

tvOnenews.com - Pejabat Wali Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan melihat langsung para korban keracunan di Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat dan Rumah Sakit Mitra Kasih Kota Cimahi, Minggu ( 23/07/23). 

Ia ingin memastikan layanan medis terhadap para warga RW 08 dan RW 18, Kelurahan Padasuka, yang keracunan akibat makan nasi kotak terlayani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui peristiwa keracunan menimpa ratusan warga di RW 08 dan RW 18, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah. Mereka keracunan setelah mengkonsumsi nasi kotak di acara Reses DPRD Kota Cimahi Fraksi PPP yang digelar pada Sabtu ( 22/07/23) siang kemarin.

"Dalam laporan yang saya terima, ada warga Cimahi keracunan setelah mengkomsumsi hidangan kegiatan tertentu," ungkap Pejabar Wakil Wali Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan,saat ditemui di RSUD Cibabat, Minggu (23/07/23).

Menurut Dikdik, dalam peristiwa itu ada ratusan warga yang hadir di Gedung olah raga (GOR), Kelurahan Padasuka mengalami keracunan dan 53 kasus diantaranya harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat. 64 kasus lainnya di Rumah Sakit Mitra Kasih dan sisanya 10 kasus di Rumah Sakit Dustira.

“Kita berupaya memberikan layanan medis terbaik kepada warga yang menjadi korban keracunan,’’ ujar Dikdik S. Nugrahawan Harapannya, kondisi para warga bisa kembali sehat seperti biasa.

Lanjut Dikdik, sekarang hal yang paling utama menangani dulu pasien, bisa disaksikan dan ditanya ada yang mengkhawatirnya dan ternyata relatif cukup membaik.

“Tentu ini kasus keracunan ini akan kita dipelajari,kenapa bisa keracunan. Maka dari itu pihaknya akan mengambil sampel makanan untuk uji laboratorium, apakah penyebabnya karena faktor kimiawi atau faktor biologis yang disebabkan bakteri akan cari penyebabnya,” ungkap Dikdik.

Terkait dari pengusaha catering akan diperiksa, Dikdik mengaku tentu sangat diperlukan terutama dalam meminta keterangan. Apakah ada faktor yang salah, namun yang jelas sekarang menangani pasien dulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari data keseluruhan korban keracunan banyak yang keluar masuk, intinya cukup banyak diatas 150 kasus dan kita mengusahakan ada intervensi dari pemerintah Kota Cimahi untuk menggratiskan pengobatannya,” kata Dikdik.

Sementara itu dokter IGD Rumah Sakit Mitra Kasih, dr. Dewi mengatakan dari sekian korban keracunan rata-rata mengalami gejala seperti mual-mual, muntah, dan panas.(ekh/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang

Trending

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT