GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Video Viral Ritual di Gegegerkalong Bandung Ternyata Kelompok Syiah, Ini Komentar Perwakilannya, Warga Sekitar serta MUI

Terhadap rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar yang akan menugaskan timnya untuk mendatangi, Rustana menyambut baik langkah tersebut, agar menjadi terbuka
Selasa, 1 Agustus 2023 - 20:08 WIB
Tangkapan layar video viral, saat kelompok Syiah melakukan ritual di Gegerkalong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Sumber :
  • Istimewa

Ditambahkan, dalam ritual mereka ada cara-cara menyakiti diri, dengan aktifitas inkonstitusional, di dalam masjid tidak diperbolehkan adanya ritual-ritual seperti itu.

"Tidak boleh, itu rumah Allah tentu di dalamnya harus disucikan tidak boleh dikotori. Dan ini tentu dikatakan menyimpang, harus ada ketegasan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian MUI Kota Bandung meminta masyarakat sekitar tetap bisa menahan diri dan jangan terprovokasi, karena faham tersebut memang sudah ada sejak lama. Bukan hanya di Bandung namun juga di daerah lain.

"Mereka salat lima waktu digabung, tentu kan ini sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam," ungkapnya.


Tanggapan Warga Gegerkalong, Bandung

Sementara itu warga Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung memang sudah lama mengetahui adanya faham Syiah di wilayahnya. Namun karena tidak ingin ada gesekan atau konflik, warga berharap agar pihak berwenang atau pemerintah yang bisa membubarkannya.

"Jadi kegiatan itu memang setiap tahun rutin bahkan dari berbagai wilayah jamaah Al Jawad itu memang melakukan ritual tersebut dan itu tidak dilakukan di Masjid  Nurul Falah, namun di depan gedung yang memang berdekatan dengan masjid," kata salah satu tokoh masyarakat sekitar Ustad Cepi Triatna yang ditemui tvOnenews.com Selasa (1/8/2023).

Bahkan beberapa waktu lalu sejumlah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang berdekatan dengan wilayah Gegerkalong sempat mendatangi tokoh masyarakat dan agama di Masjid Nurul Falah.

Mereka khawatir jika masjid yang berdekatan dengan jemaah Al Jawad itu terpengaruh ajaran yang tidak sesuai dengan Al Quran yang beredar di masjid.

"Kebetulan marbot di Masjid Nurul Falah itu mahasiswa UPI, mereka khawatir ada ajaran atau faham yang tidak sesuai dengan ajaran Al Quran," ungkapnya.

Namun demikian kata Cepi, meskipun mengetahui kegiatan kelompok tersebut, tentu tokoh masyarakat agama di sini tidak bisa membubarkan mereka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena selain tidak ingin ada gesekan yang menimbulkan keributan, tentu untuk membubarkannya kewenangan pemerintah," ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DKM Masjid Nurul Falah, Ustad Lili, bahwa sejak ia datang ke Gegerkalong tahun 1994, faham Syiah sudah ada di situ, bahkan  menurut informasi sebagian warga, sejak tahun 1980.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT