GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Polisi, Empat Preman Ditangkap Setelah Aniaya dan Rampas Hp Korban di Bandung

Setelah di dalam mobil, korban dipukuli oleh para pelaku dan handphone korban dirampas, hingga mengakibatkan korban luka di bagian dahi.
Rabu, 23 Agustus 2023 - 14:43 WIB
Empat preman yang mengaku polisi.
Sumber :
  • Suhendar

Kabupaten Bandung, tvOnenews.com - Satreskrim Polresta Bandung Jawa Barat berhasil menangkap 4 orang preman, tersangka penganiayaan dan begal di kawasan Bojong Soang, Kabupaten Bandung. Modus para tersangka mengaku sebagai anggota polisi dan menuduh korban sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba. Karena melawan, satu dari empat orang preman tersebut ditembak polisi di kakinya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan bahwa dalam aksinya ini keempat pelaku mengaku sebagai anggota Polsek Bojongsoang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Para pelaku saat itu curiga melihat korban sedang mencari sesuatu di semak-semak, yang dicurigai sedang mencari narkoba," kata Kusworo di Mapolresta Bandung. Selasa, (22/08/2023).

Pada saat itu keempat pelaku mendatangi korban, serta mengaku sebagai petugas polisi dan kemudian membawa korban ke dalam mobil.

“Di dalam mobil pelaku memaksa korban untuk mengaku jika dirinya pengguna narkoba,” ujarnya.

"Setelah di dalam mobil, korban dipukuli oleh para pelaku dan handphone korban dirampas oleh pelaku, hingga mengakibatkan luka di bagian dahi," ucapnya.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Alhasil 3 hari setelah melakukan aksinya, para pelaku berhasil ditangkap, satu pelaku ditembak di tempat karena berusaha melawan petugas.

“Kasus ini memang tidak viral tapi kami tetap maksimal mencari dan kami melakukan penangkapan 3 hari setelah para tersangka melakukan tindakannya,” ditambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah diselidiki lebih lanjut ternyata 3 orang tersangka ini merupakan residivis dari kasus narkoba dan penganiayaan.

Atas perbuatannya keempat pelaku dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, ditambah dengan Undang Undang darurat No. 12 tahu 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun kurungan.(suh/rfi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keras, Pramono Larang Lapangan Padel Dibangun di RTH Milik Pemprov DKI Jakarta

Keras, Pramono Larang Lapangan Padel Dibangun di RTH Milik Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang pembangunan lapangan padel di ruang terbuka hijau (RTH) milik Pemprov DKI Jakarta.
Hendra Basir Dinonaktifkan Sebagai Pelatih Tim Panjat Tebing Indonesia, Sekum FPTI Pastikan Pelatnas Tak akan Terganggu

Hendra Basir Dinonaktifkan Sebagai Pelatih Tim Panjat Tebing Indonesia, Sekum FPTI Pastikan Pelatnas Tak akan Terganggu

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tengah diterpa isu pelecehan seksual dan kekerasan kepada sejumlah atlet yang menyeret nama pelatih, Hendra Basir .
Berita Foto: Antusiasme Warga Padati Program Hapus Tato Gratis

Berita Foto: Antusiasme Warga Padati Program Hapus Tato Gratis

Badan Amil Zakat Nasional Provinsi DKI Jakarta (Baznas) DKI Jakarta kembali menggelar program Hapus Tato Gratis yang disambut antusias masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026).
Skenario Gila Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Diuntungkan, Beban Berat di Pundak Juara Dunia & Peraih Medali Olimpiade?

Skenario Gila Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Diuntungkan, Beban Berat di Pundak Juara Dunia & Peraih Medali Olimpiade?

Apakah Popsivo benar-benar menjadi tim yang paling diuntungkan secara situasi? Ataukah justru tekanan besar akan menjatuhkan tim bertabur bintang di final four Proliga 2026?
Duduk Perkara Matel Tikam Advokat di Tangerang, Bermula dari Cekcok Mobil Tiba-Tiba Ditarik

Duduk Perkara Matel Tikam Advokat di Tangerang, Bermula dari Cekcok Mobil Tiba-Tiba Ditarik

Seorang advokat ditikam oleh sekelompok debt collector atau mata elang (matel) di Tangerang, Banten. Kejadian ini bermula ketika terjadi cekcok antara keduanya.
Nonaktifkan Hendra Basir Sebagai Pelatih Imbas Dugaan Tindak Pelecehan dan Kekerasan, FPTI Gerak Cepat Bentuk TPF

Nonaktifkan Hendra Basir Sebagai Pelatih Imbas Dugaan Tindak Pelecehan dan Kekerasan, FPTI Gerak Cepat Bentuk TPF

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengambil langkah cepat merespon dugaan tindak pelecehan pada sejumlah atlet yang dilakukan oleh pelatih, Hendra Basir.

Trending

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, membenarkan kabar terkait penonaktifan Hendra Basir sebagai kepala pelatih pelatnas panjat tebing.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kabar baik dari Belanda pada Selasa (24/2/2026) dini hari tadi WIB. Satu pemain yang belum pernah dipanggil skuad Garuda kini berpeluang melakoni laga debutnya.
Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar

Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar

Tiyo Ardianto menyampaikan bahwa kritiknya merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT